{"id":85738,"date":"2023-12-15T11:33:44","date_gmt":"2023-12-15T04:33:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?p=85738"},"modified":"2025-08-04T07:49:18","modified_gmt":"2025-08-04T00:49:18","slug":"tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","title":{"rendered":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini. Sektor ini diperkirakan mampu memberikan kontribusi sebesar <a href=\"https:\/\/press.un.org\/en\/2023\/sgsm21880.doc.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">USD 10-15 triliun <\/a>terhadap perekonomian global pada 2030, walaupun pada saat bersamaan pertanyaan etika timbul karena potensi perkembangannya yang pesat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Namun penerapan AI untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan restorasi ekosistem masih belum terlihat. Seperti pernyataan Sekretaris Jenderal PBB, Ant\u00f3nio Guterres <a href=\"https:\/\/press.un.org\/en\/2023\/sgsm21880.doc.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">pada Juli tahun ini<\/a>, AI berpotensi untuk \u201cmeningkatkan aksi iklim\u201d, namun AI juga membawa beberapa risiko iklim \u2013 dan sosial \u2013 dan faktor-faktor ini meningkatkan urgensi untuk mengembangkan AI  dengan cara yang dapat diandalkan, aman, dan adil.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebagai contoh, kita dapat menggunakan AI untuk mengembangkan sistem peringatan dini yang responsif dan efektif terhadap iklim ekstrem, memprediksi dengan lebih baik tumbuhan yang akan ditanam seiring perubahan kondisi, dan memahami titik-titik pengaruh yang dapat membangun ketahanan iklim jangka panjang sekaligus memastikan mitigasi risiko dalam waktu dekat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Namun sebagai komunitas global, kita belum memiliki rekam jejak yang cukup untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi dapat dirasakan oleh pihak-pihak yang paling membutuhkan. Konteks yang unik dan tantangan yang dihadapi oleh komunitas di garis depan sering diabaikan, dan bias algoritmik dapat memperburuk ketidakadilan dan memperkuat diskriminasi.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Sebagaimana catatan <em>Global Partnership on AI<\/em> dalam <a href=\"https:\/\/www.gpai.ai\/projects\/climate-change-and-ai.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">laporan terbarunya<\/a>, \u201csemakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa pihak-pihak dengan sumber daya yang paling sedikit (seperti mereka di Global Selatan) memiliki kecenderungan untuk menjadi yang paling menderita karena perubahan iklim (merekalah yang menanggung beban terbesar dari dampak iklim) dan transfer kekuasaan terkait transformasi digital (hilangnya lembaga dan kendali).\u201d<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berarti komunitas riset, investasi swasta, dan sektor publik harus segera bekerja sama dalam menentukan di mana AI dapat diterapkan pada tantangan lanskap dan iklim, dan menyusun kerangka penerapan AI secara adil dan bertanggung jawab. Seperti yang sering diungkapkan cerita <em>science fiction<\/em>, kunci untuk memaksimalkan dampak positif dari teknologi  \u2013 yaitu dampak yang adil bagi sebagian besar populasi \u2013 adalah dengan memastikan bahwa teknologi ini berpusat pada manusia, diterapkan secara adil, dan selaras untuk mewujudkan dampak nyata pada tingkat individu dan komunitas.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Perkembangan teknologi AI harus berlandaskan etika, ramah pengguna, dan dibangun secara adil dengan mempertimbangkan Global Selatan. Artinya, pembuat kebijakan, penyandang dana, investor, dan peneliti harus memprioritaskan kebutuhan, hak, dan suara masyarakat, memastikan bahwa inovasi teknologi dan kebijakan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, pertimbangan etika, dan keadilan sosial.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Kita memerlukan desain yang bijaksana, yang memerintahkan sistem AI diatur dan berkembang sedemikian rupa untuk menghasilkan lebih banyak inklusi dan keadilan, dengan berpusat pada komunitas dan aksi lokal. Alih-alih mengarah pada perbaikan teknologi, kita justru dapat memanfaatkan potensi AI yang luar biasa dalam mengumpulkan, menganalisis, dan mendistribusikan data untuk mempromosikan dan memperkuat inisiatif akar rumput, pengetahuan masyarakat adat, kearifan lokal, dan tindakan yang dipimpin oleh masyarakat sebagai katalis yang kuat untuk mencapai tujuan yang terukur, berdampak, dan solusi iklim global yang berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Akses yang lebih baik dan lebih luas terhadap bukti, data, dan pengetahuan lokal yang kuat dapat meningkatkan proses pengambilan keputusan terkait strategi hutan, pohon, dan agroforestri bagi masyarakat, negara, masyarakat sipil, dan sektor swasta. Ketika solusi tersebut memberikan harapan tinggi, AI dapat membantu memfasilitasi peningkatan lintas konteks dan skala.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">AI juga dapat memainkan peran penting dalam menginformasikan dan meningkatkan kebijakan finansial di bidang keanekaragaman hayati dan pasar karbon, memastikan kebijakan-kebijakan tersebut dioptimalkan secara strategis untuk memberikan dampak dan keberlanjutan. Namun, inisiatif semacam ini tentu meminta lembaga penelitian dan pemerintah untuk menyediakan data relevan secara terbuka, menjadikan data sebagai barang publik (seperti yang dilakukan CIFOR-ICRAF dalam penelitiannya).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Hal ini mengharuskan kita untuk mendorong pendekatan \u2018kesamaan\u2019 yang demokratis dan mengurangi silo data (data yang terpisah) sehingga memastikan interoperabilitas sistem data dan AI. Kesatuan ekosistem yang kohesif dalam memfasilitasi penelitian lain serta pelaku publik dan swasta untuk mengembangkan apa yang telah dilakukan dan memanfaatkan teknik yang telah terbukti. Hal ini mendorong pembelajaran dan adaptasi cepat, memungkinkan identifikasi strategi yang efektif dan penolakan terhadap strategi yang kurang bermanfaat.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">AI juga dapat membantu kita menjembatani disparitas data penting yang saat ini memperburuk kesenjangan dan <a href=\"https:\/\/www.imf.org\/en\/Blogs\/Articles\/2022\/11\/28\/bridging-data-gaps-can-help-tackle-the-climate-crisis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">menghambat proses pengambilan keputusan<\/a> terkait isu iklim dan restorasi, khususnya di negara-negara berpenghasilan rendah. Misalnya, mereka dapat mengumpulkan data untuk membantu pembuat kebijakan memahami dampak kebijakan yang memberikan insentif terhadap pengurangan emisi dan meningkatkan ketahanan iklim.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">AI  juga memfasilitasi pengambilan sampel data secara terus-menerus, yang mana CIFOR-ICRAF  merupakan pendukung untuk kuat kegiatan ini. Kerangka <em>Land Degradation Surveillance Framework<\/em> <a href=\"http:\/\/landscapeportal.org\/blog\/2015\/03\/25\/the-land-degradation-surveillance-framework-ldsf\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">(LDSF)<\/a> yang kami gunakan untuk mengumpulkan data secara berkala dari sejumlah lokasi utama, telah meningkatkan pemahaman kami dan strategi terkait kesehatan lanskap dan restorasi secara signifikan, berbeda dengan apa yang bisa kami peroleh melalui satu kerangka kerja pengawasan degradasi lahan. Melanjutkan pendekatan ini, aplikasi <a href=\"https:\/\/regreeningafrica.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Regreening Africa<\/a> menggabungkan AI dan ilmu pengetahuan masyarakat untuk melayani ratusan ribu petani dan merestorasi lahan terdegradasi di delapan negara di Afrika sub-Sahara.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\">Seiring dengan perkembangan revolusi AI, kami berkomitmen terhadap kepemimpinan yang penggunaannya berpusat pada manusia untuk bidang iklim dan keanekaragaman hayati, dan untuk membina kemitraan, dialog, dan inisiatif yang selaras dengan visi keberlanjutan global. Maukah Anda bergabung dengan kami?<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400;\"><em>\u00c9liane Ubalijoro adalah CEO Center for International Forestry Research dan World Agroforestry (CIFOR-ICRAF).<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini. Sektor ini diperkirakan mampu memberikan kontribusi sebesar USD 10-15 triliun terhadap perekonomian global pada 2030, walaupun pada saat bersamaan pertanyaan etika timbul karena potensi perkembangannya yang pesat. Namun penerapan AI untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan restorasi ekosistem masih belum terlihat. Seperti pernyataan Sekretaris [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":506,"featured_media":85739,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12057,12105],"tags":[],"language":[2171],"location":[],"tag-bahasa":[11519,6686,11520],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[8518],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[11451],"class_list":["post-85738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bentang-alam","category-hutan-masyarakat","language-bahasa-indonesia","tag-bahasa-ai","tag-bahasa-iklim","tag-bahasa-kecerdasan-buatan","type-bahasa-opini"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini. Sektor ini diperkirakan mampu memberikan kontribusi sebesar USD 10-15 triliun terhadap perekonomian global pada 2030, walaupun pada saat bersamaan pertanyaan etika timbul karena potensi perkembangannya yang pesat. Namun penerapan AI untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan restorasi ekosistem masih belum terlihat. Seperti pernyataan Sekretaris [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-15T04:33:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-04T00:49:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"799\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"\u00c9liane Ubalijoro\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@elianeubalijoro\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\"},\"author\":{\"name\":\"\u00c9liane Ubalijoro\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4235e925ac1dbd7c88fdf312864368c2\"},\"headline\":\"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim\",\"datePublished\":\"2023-12-15T04:33:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-04T00:49:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\"},\"wordCount\":826,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp\",\"articleSection\":[\"Bentang alam\",\"Hutan masyarakat\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2023\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\",\"name\":\"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp\",\"datePublished\":\"2023-12-15T04:33:44+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-04T00:49:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/12\\\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp\",\"width\":799,\"height\":533,\"caption\":\"Peneliti tengah mengukur pertumbuhan pohon menggunakan aplikasi RerGeening Africa. Foto oleh: Kelvin\\\/CIFOR-ICRAF\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4235e925ac1dbd7c88fdf312864368c2\",\"name\":\"\u00c9liane Ubalijoro\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g23b92e36aa8b2b4064a3db1c50b2f14b\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"\u00c9liane Ubalijoro\"},\"description\":\"\u00c9liane Ubalijoro is the chief executive officer of the Center for International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF) and the director general of ICRAF. An accomplished leader with a background in agriculture and molecular genetics, she serves on several boards and has been recognized for outstanding contributions to innovation, gender equity, and sustainable prosperity creation.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/elianeubalijoro\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/eliane\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/85738\\\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim","og_description":"Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini. Sektor ini diperkirakan mampu memberikan kontribusi sebesar USD 10-15 triliun terhadap perekonomian global pada 2030, walaupun pada saat bersamaan pertanyaan etika timbul karena potensi perkembangannya yang pesat. Namun penerapan AI untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan restorasi ekosistem masih belum terlihat. Seperti pernyataan Sekretaris [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2023-12-15T04:33:44+00:00","article_modified_time":"2025-08-04T00:49:18+00:00","og_image":[{"width":799,"height":533,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","type":"image\/webp"}],"author":"\u00c9liane Ubalijoro","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@elianeubalijoro","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim"},"author":{"name":"\u00c9liane Ubalijoro","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4235e925ac1dbd7c88fdf312864368c2"},"headline":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim","datePublished":"2023-12-15T04:33:44+00:00","dateModified":"2025-08-04T00:49:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim"},"wordCount":826,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","articleSection":["Bentang alam","Hutan masyarakat"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2023","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim","name":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","datePublished":"2023-12-15T04:33:44+00:00","dateModified":"2025-08-04T00:49:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","width":799,"height":533,"caption":"Peneliti tengah mengukur pertumbuhan pohon menggunakan aplikasi RerGeening Africa. Foto oleh: Kelvin\/CIFOR-ICRAF"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tentang Pohon dan Robot: Bagaimana AI Bisa Menjadi Solusi Iklim"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4235e925ac1dbd7c88fdf312864368c2","name":"\u00c9liane Ubalijoro","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g23b92e36aa8b2b4064a3db1c50b2f14b","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d66534d233232c4c871a6a830c219a2ef5bc2340ef7a257ba2d98a56647315ae?s=96&d=mm&r=g","caption":"\u00c9liane Ubalijoro"},"description":"\u00c9liane Ubalijoro is the chief executive officer of the Center for International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF) and the director general of ICRAF. An accomplished leader with a background in agriculture and molecular genetics, she serves on several boards and has been recognized for outstanding contributions to innovation, gender equity, and sustainable prosperity creation.","sameAs":["https:\/\/x.com\/elianeubalijoro"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/eliane"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/85738\/tentang-pohon-dan-robot-bagaimana-ai-bisa-menjadi-solusi-iklim#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/52334754527_24826b8928_c.jpg.webp","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/506"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=85738"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85738\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85742,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/85738\/revisions\/85742"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/85739"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=85738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=85738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=85738"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=85738"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=85738"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=85738"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=85738"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=85738"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=85738"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=85738"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=85738"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=85738"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=85738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}