{"id":79494,"date":"2022-10-18T16:00:22","date_gmt":"2022-10-18T09:00:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?p=79494"},"modified":"2022-10-18T16:16:59","modified_gmt":"2022-10-18T09:16:59","slug":"set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","title":{"rendered":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut"},"content":{"rendered":"<p>Lahan gambut dunia sangat penting untuk mitigasi perubahan iklim berkat simpanan karbonnya yang besar. Tetapi, para peneliti dan perumus kebijakan tidak dapat memaksimalkan nilainya jika tidak diukur, dipantau, dan dilaporkan secara konsisten.<\/p>\n<p>Hal tersebut mungkin akan berubah berkat kerangka metodologi yang diusulkan dan ditetapkan dalam penelitian terbaru untuk membantu memberikan bukti yang diperlukan dalam melindungi, memulihkan, dan mengelola lahan gambut secara berkelanjutan \u2013 dan, secara tidak langsung, penangkapan karbon.<\/p>\n<p>\u201cKami mengusulkan bagaimana kami bisa menstandardisasi pengumpulan data lahan gambut,\u201d kata Mark Reed, Peneliti Utama dari studi baru yang diterbitkan dalam Jurnal <em>Mires and Peat<\/em>.<\/p>\n<p>\u201cTujuan kami adalah agar semakin banyak peneliti yang mengumpulkan data tentang variabel yang sama dengan cara yang dapat dengan mudah disintesis,\u201d tambah Reed, Profesor Kewirausahaan Pedesaan dan Co-Direktur Pusat Tantangan Modal Alam Berkembang, Kolese Pedesaan Skotlandia, Edinburgh.<\/p>\n<p>\u201cHal ini akan berdampak secara signifikan, karena ketika data lahan gambut dikumpulkan menggunakan variabel yang sama dengan cara yang mudah disintesis, ini memungkinkan kebijakan berbasis bukti yang lebih kuat.\u201d<\/p>\n\n<p>Makalah penelitian membahas masalah-masalah mendasar: bagaimana mengumpulkan dan mensintesis bukti dari berbagai studi untuk menginformasikan kebijakan dan praktik, ketika hasil yang berbeda telah diukur dengan cara yang berbeda; atau, mungkin, kumpulan data dan model belum sepenuhnya atau secara konsisten dilaporkan.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi hal ini, penulis \u2013 berdasarkan lokakarya dengan peneliti lahan gambut dan perumus kebijakan dari seluruh dunia selama periode tiga tahun \u2013 mengusulkan seperangkat variabel kunci, yang dikenal sebagai \u201cset domain inti\u201d, sebagai bagian dari kerangka metodologi yang diperlukan untuk membantu ilmu pengetahuan menginformasikan kebijakan dengan lebih baik. Mengidentifikasi dan memprioritaskan hasil harus diukur dalam penelitian dan pemantauan lahan gambut sebagai kunci.<\/p>\n<p>Reed dan rekan penulis lainnya membahas langkah-langkah untuk membakukan metode pengukuran dan pelaporan hasil dalam penelitian dan pemantauan lahan gambut. Mereka mencatat bahwa pendekatan kerangka metodologis yang ada juga dapat diterapkan di bidang lain dari konservasi, ekologi, ilmu lingkungan, dan dengan demikian membantu mengurangi &#8216;limbah penelitian&#8217; \u2013 di mana temuan tidak dapat digunakan di luar lokasi.<\/p>\n<p>Mengingat pentingnya peran lahan gambut dalam siklus karbon global, sangat penting untuk meningkatkan standarisasi pengumpulan dan pelaporan data sebagai upaya memungkinkan sintesis bukti.<\/p>\n<p>Hasil inti ini kemudian dikelompokkan dalam empat bidang: iklim, laju akumulasi dan dekomposisi gambut, perubahan biomassa; hidrologi, termasuk pengukuran langsung kedalaman air; keanekaragaman hayati, termasuk kelimpahan dan komposisi spesies indikator lahan gambut dan luas habitat; dan api, termasuk luas dan kedalaman kebakaran.<\/p>\n\n<p>Lahan gambut terdiri dari vegetasi yang membusuk dan terakumulasi dalam kondisi tergenang air. Lahan gambut yang utuh telah menjadi penyerap karbon jangka panjang, dan meskipun lahan gambut hanya menutupi kurang dari tiga persen permukaan tanah global, perkiraan menunjukkan bahwa lahan gambut mengandung karbon dua kali lebih banyak dibandingan hutan tropis dunia, menurut <a href=\"https:\/\/www.globalpeatlands.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Inisiatif Lahan Gambut Global<\/a>.<\/p>\n<p>Lahan gambut dapat ditemukan di sebagian besar belahan dunia, dari Inggris, Indonesia, hingga Kanada bagian utara; daerah permafrost, dataran tinggi, daerah pesisir, hutan hujan tropis, dan hutan boreal.<\/p>\n<p>Para peneliti didorong untuk mengajukan pertanyaan seperti apa yang ingin diketahui tentang lahan gambut yang diminati; apa domain untuk menentukan hasil di lahan gambut ini; target apa yang harus diukur di setiap jenis lahan gambut; hasil apa yang paling penting untuk diukur; bagaimana setiap hasil harus diukur; dan bagaimana dan kapan data harus dilaporkan untuk disintesis dan diinterpretasikan secara efektif.<\/p>\n<p>Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi tantangan standarisasi metode untuk pengumpulan data, manajemen, analisis, pelaporan dan penggunaan kembali. Ini menggambarkan penelitian yang dipublikasikan sebagai \u201clangkah pertama\u201d menuju pembuatan kumpulan data yang dapat disintesis untuk menginformasikan kebijakan, praktik berbasis bukti, kontribusi terhadap konservasi, restorasi, dan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.<\/p>\n\n\n<p><em>Riset ini merupakan bagian dari program Inisiatif Lahan Gambut Global yang dipimpin UNEP, dan UK Workshop didukung oleh IUCN UK Peatland Programme.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lahan gambut dunia sangat penting untuk mitigasi perubahan iklim berkat simpanan karbonnya yang besar. Tetapi, para peneliti dan perumus kebijakan tidak dapat memaksimalkan nilainya jika tidak diukur, dipantau, dan dilaporkan secara konsisten. Hal tersebut mungkin akan berubah berkat kerangka metodologi yang diusulkan dan ditetapkan dalam penelitian terbaru untuk membantu memberikan bukti yang diperlukan dalam melindungi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":309,"featured_media":79495,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090,96,190],"tags":[],"language":[2171],"location":[],"tag-bahasa":[6686,2622,2596],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[2431],"type-francais":[],"coauthors":[8801],"class_list":["post-79494","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","category-mangroves","category-peatlands","language-bahasa-indonesia","tag-bahasa-iklim","tag-bahasa-lahan-gambut","tag-bahasa-mangrove","type-bahasa-berita","type-english-news"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lahan gambut dunia sangat penting untuk mitigasi perubahan iklim berkat simpanan karbonnya yang besar. Tetapi, para peneliti dan perumus kebijakan tidak dapat memaksimalkan nilainya jika tidak diukur, dipantau, dan dilaporkan secara konsisten. Hal tersebut mungkin akan berubah berkat kerangka metodologi yang diusulkan dan ditetapkan dalam penelitian terbaru untuk membantu memberikan bukti yang diperlukan dalam melindungi, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-18T09:00:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-18T09:16:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sandra Cordon\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\"},\"author\":{\"name\":\"Sandra Cordon\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/2fc5053b2bc7ccacb70ea5c3e19e1a5a\"},\"headline\":\"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut\",\"datePublished\":\"2022-10-18T09:00:22+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-18T09:16:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\"},\"wordCount\":653,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/52209167785_c890937bce_k.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\",\"mangroves\",\"Peatlands\"],\"inLanguage\":\"id\",\"copyrightYear\":\"2022\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\",\"name\":\"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/52209167785_c890937bce_k.jpg\",\"datePublished\":\"2022-10-18T09:00:22+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-18T09:16:59+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/52209167785_c890937bce_k.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/52209167785_c890937bce_k.jpg\",\"width\":2048,\"height\":1365,\"caption\":\"Potret alam di Desa Dompas, Riau. Foto oleh:\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/2fc5053b2bc7ccacb70ea5c3e19e1a5a\",\"name\":\"Sandra Cordon\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g752bfcaebdf30af278cb537d5d2caa5f\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Sandra Cordon\"},\"description\":\"A longtime journalist in her native Canada and in her adopted home of Italy, Cordon is a contributing writer and editor with GLF and CIFOR. Cordon worked across Canada with the national news agency The Canadian Press (CP) before focusing on monetary policy as a speechwriter with The Bank of Canada. She holds degrees in political science and journalism and is at present working towards her Master's degree in International Relations with Queen Mary University in London.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/sandra_cordon\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/79494\\\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut","og_description":"Lahan gambut dunia sangat penting untuk mitigasi perubahan iklim berkat simpanan karbonnya yang besar. Tetapi, para peneliti dan perumus kebijakan tidak dapat memaksimalkan nilainya jika tidak diukur, dipantau, dan dilaporkan secara konsisten. Hal tersebut mungkin akan berubah berkat kerangka metodologi yang diusulkan dan ditetapkan dalam penelitian terbaru untuk membantu memberikan bukti yang diperlukan dalam melindungi, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2022-10-18T09:00:22+00:00","article_modified_time":"2022-10-18T09:16:59+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1365,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sandra Cordon","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut"},"author":{"name":"Sandra Cordon","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/2fc5053b2bc7ccacb70ea5c3e19e1a5a"},"headline":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut","datePublished":"2022-10-18T09:00:22+00:00","dateModified":"2022-10-18T09:16:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut"},"wordCount":653,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","articleSection":["Forests News","mangroves","Peatlands"],"inLanguage":"id","copyrightYear":"2022","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut","name":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","datePublished":"2022-10-18T09:00:22+00:00","dateModified":"2022-10-18T09:16:59+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","width":2048,"height":1365,"caption":"Potret alam di Desa Dompas, Riau. Foto oleh:"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u2018Set Domain Inti\u2019 untuk Pengukuran dan Pelaporan Lahan Gambut"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/2fc5053b2bc7ccacb70ea5c3e19e1a5a","name":"Sandra Cordon","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g752bfcaebdf30af278cb537d5d2caa5f","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f7cfd73756cc797141d32e4bf7b8297d4d36b376caaab8ee81a07c33aaeaba1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Sandra Cordon"},"description":"A longtime journalist in her native Canada and in her adopted home of Italy, Cordon is a contributing writer and editor with GLF and CIFOR. Cordon worked across Canada with the national news agency The Canadian Press (CP) before focusing on monetary policy as a speechwriter with The Bank of Canada. She holds degrees in political science and journalism and is at present working towards her Master's degree in International Relations with Queen Mary University in London.","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/sandra_cordon"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/79494\/set-domain-inti-untuk-pengukuran-dan-pelaporan-lahan-gambut#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/52209167785_c890937bce_k.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79494","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/309"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=79494"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79494\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79503,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/79494\/revisions\/79503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/79495"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=79494"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=79494"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=79494"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=79494"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=79494"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=79494"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=79494"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=79494"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=79494"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=79494"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=79494"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=79494"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=79494"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}