{"id":7537,"date":"2012-02-24T03:34:40","date_gmt":"2012-02-23T20:34:40","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=7537"},"modified":"2015-11-11T16:51:44","modified_gmt":"2015-11-11T09:51:44","slug":"perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","title":{"rendered":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan"},"content":{"rendered":"<p>BOGOR, Indonesia (24 Februari, 2012)_Pada Bulan Juni 2012 mendatang, sekitar 40.000 peserta diharapkan menghadiri salah satu pertemuan lingkungan paling penting generasi ini \u2013 Rio+20. Agenda sementara telah dirilis, mengusung slogan \u201cMasa Depan yang Kita Inginkan\u201d dan mengidentifikasi tujuh isu penting untuk tujuan baru pembangunan berkelanjutan yang akan dirilis di Rio: mata pencarian, energi, kota, makanan, air, laut dan bencana.<\/p>\n<p>Namun jika hutan hanya disebut sekilas dalam dokumen tersebut, dan terpisah dari isu-isu kunci lainnya, apakah Rio+20 akan benar-benar menolong kita membangun masa depan yang kita inginkan?<\/p>\n<p>Hutan menyusun sampai 31% dari keseluruhan masa lahan dunia. Sumber daya yang disediakan hutan sangat penting bagi penghidupan sehari-hari dari hampir 1,6 milyar penduduk \u2013 lebih dari seperempat populasi dunia.<\/p>\n<p>Hutan adalah kunci bagi banyak jasa ekosistem, termasuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, mempengaruhi pola cuaca, menangkap dan menyimpan karbon, menyediakan makanan dan kayu bakar bagi sebagian besar masyarakat miskin dan rentan, mendukung keanekaragaman hayati dan menciptakan mata pencarian.<\/p>\n<p>Hilangnya hutan dalam agenda tahun ini sangatlah mengherankan. Pertemuan Rio pertama memberi penekanan besar pada hutan yang selanjutnya membuka peluang bagi semua perjanjian lingkungan internasional utama, seperti Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) dan Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati (UN CBD).<\/p>\n<p>Pertemuan Rio sangat penting untuk mencari landasan baru dan menyelesaikan masalah-masalah yang mengemuka di abad 21, karenanya para pembuat kebijakan harus mengenali peran penting hutan terkait masalah-masalah utama yang akan dibahas dalam pertemuan ini. Contohnya, program Pengurangan Emisi dari (pencegahan) Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD) telah memainkan peran besar dalam negosiasi internasional dengan membantu mengintegrasikan hutan dalam solusi perubahan iklim. Melalui mekanisme ini, kita saat ini memiliki harapan serius terciptanya kemajuan, hal yang tidak kita miliki selama dua dekade lalu.<\/p>\n<p>Penelitian oleh Center for International Forestry Research (CIFOR) dan lembaga lainnya menunjukkan bahwa hutan memainkan peran sangat penting, namun kurang dihargai, dalam ketujuh isu kunci yang akan didiskusikan di Rio+20.<\/p>\n<p><strong>Hutan dan mata pencarian<\/strong><\/p>\n<p>Sumberdaya hutan sangat penting bagi penghidupan sehari-hari dari sekitar satu milyar penduduk. Studi global terbaru oleh Jejaring Kemiskinan dan Lingkungan CIFOR (CIFOR\u2019s Poverty and Environment Network (PEN)) menemukan bahwa pendapatan dari hutan menyumbangkan hampir seperempat dari pendapatan total rumah tangga bagi masyarakat yang tinggal di dalam dan di sekitar hutan. Pendapatan dari hutan bahkan lebih besar daripada pertanian.<\/p>\n<p>Banyak perangkat yang ada untuk mengkaji kemiskinan dan pendapatan \u2013 seperti Survey Pengukuran Standar Hidup oleh Bank Dunia (<a href=\"http:\/\/econ.worldbank.org\/WBSITE\/EXTERNAL\/EXTDEC\/EXTRESEARCH\/EXTLSMS\/0,,contentMDK:21610833~pagePK:64168427~piPK:64168435~theSitePK:3358997,00.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">World Bank\u2019s Living Standard Measurement Survey<\/a>) \u2013 belum berhasil menangkap arti penting pendapatan dari sumber daya alam. Nilai sesungguhnya dari hutan bagi penghidupan penduduk miskin pedesaan di dunia tetap saja tidak terlihat.<\/p>\n<p><strong>Hutan dan energi<\/strong><\/p>\n<p>Menurut badan PBB, Food and Agriculture Organization (FAO), di beberapa bagian Afrika, kayu bakar memenuhi hampir 90% konsumsi energi primer. Para peneliti meyakini bahwa deforestasi di seluruh wilayah Tanduk Afrika, terutama untuk memanen kayu api, menjadi kontributor utama terjadinya kekeringan meluas di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, naik turunnya harga minyak dan meningkatnya kepedulian tentang perubahan iklim telah membawa pembaharuan komitmen untuk energi terbarukan. Hal ini mendorong kebutuhan akan bahan bakar nabati seperti yang dihasilkan dari kelapa sawit, jarak dan kedelai. Budidaya tanaman-tanaman penghasil bahan bakar nabati tersebut berkontribusi terhadap hilangnya hutan, yang mengurangi dan bahkan menghilangkan dampak positif bahan bakar ini bagi atmosfir.<\/p>\n<p><strong>Hutan dan makanan<\/strong><\/p>\n<p>Hutan adalah karunia sumber nutrisi. Di wilayah pedalaman Lembah Kongo, contohnya, banyak masyarakat yang bergantung pada daging satwa liar hasil buruan di hutan untuk memenuhi sampai 80% kebutuhan akan lemak dan protein dalam makanannya.<\/p>\n<p>Hutan juga menyediakan barang dan jasa yang mendukung sektor pertanian dengan menyediakan rumah bagi lebah, kelelawar, dan agen penyerbuk tanaman pertanian lainnya. Karena tingginya harga komoditi pertanian sepanjang waktu dan akan terus tinggi sampai dekade berikutnya, maka intensifikasi pertanian untuk memastikan keamanan pasokan pangan masa depan dan mengurangi dampak lingkungan negatif tidak akan mungkin terwujud tanpa menyelamatkan hutan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_7381\" aria-describedby=\"caption-attachment-7381\" style=\"width: 260px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/7368\/ignoring-forests-wont-bring-rio20s-future-we-want\/cameroon-2009-acenter-for-international-forestry-researchcolince-menel\/\" rel=\"attachment wp-att-7381\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-7381\" title=\"Center For International Forestry Research\/Colince Menel\" src=\"\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/water-260x190.jpg\" alt=\"\" width=\"260\" height=\"190\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-7381\" class=\"wp-caption-text\">Center For International Forestry Research\/Colince Menel<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Hutan dan air<\/strong><\/p>\n<p>Air adalah sumberdaya terbarukan. Namun, pemborosan penggunaannya, kecepatan pertumbuhan populasi manusia, dan meningkatnya kebutuhan air per kapita, secara keseluruhan menjadikan ketersediaan pasokan air yang cukup dan aman sebagai sumber utama keprihatinan, biaya dan ketegangan internasional.<\/p>\n<p>Daerah hutan tangkapan (air) merupakan sumber air tawar yang penting bagi penggunaan manusia yang memasok sekitar 75% air yang dapat digunakan secara global. Hilangnya hutan dituding menjadi penyebab berbagai masalah (lingkungan) dari mulai banjir sampai kegersangan dan penurunan kualitas air secara drastis.<\/p>\n<p><strong>Hutan dan kota<\/strong><\/p>\n<p>Di banyak pusat perkotaan yang sedang berkembang, arang kayu merupakan pilihan bahan bakar. Di Dar es Salaam, ibukota Tanzania, proporsi rumah tangga yang menggunakan arang kayu sebagai sumber energy utma meningkat dari 47% menjadi 71% antara tahun 2002 dan 2007.<\/p>\n<p>Perdagangan global produk-produk hutan, yang sebagian besar terjadi pusat-pusat perkotaan, adalah usaha yang menguntungkan. Nilai totalnya mencapai $327 milyar pada tahun 2004 (atau 3,7% dari nilai perdagangan global dari seluruh produk komoditas menurut Departemen Sosial dan Ekonomi PBB).<\/p>\n<p><strong>Hutan dan laut<\/strong><\/p>\n<p>Ekosistem pantai \u2013 seperti hutan bakau \u2013 sangat penting untuk mengendalikan perubahan iklim. Telah terjadi kerusakan sekitar 20% bakau dunia selama 25 tahun terakhir. Hal ini telah menyebabkan pelepasan karbon yang terakumulasi selama ratusan tahun dan terganggunya fungsi perlindungan alami pantai terhadap terjangan badai dan kejadian-kejadian terkait cuaca lainnya.<\/p>\n<p>Bakau juga penting bagi perikanan pantai, dimana banyak jenis ikan dan krustasea menggunakan hutan bakau sebagai tempat membesarkan anaknya. Studi terbaru mencatat penurunan perikanan akibat deforestasi bakau dan berdampak pada hilangnya kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir pantai di Thailand, Indonesia dan Meksiko.<\/p>\n<p><strong>Hutan dan bencana<\/strong><\/p>\n<p>Pada tahun 2006, masyarakat pedalaman di Kalimantan Timur, Indonesia mengalami kerugian besar akibat bencana banjir bandang yang menenggelamkan ribuan rumah dan persawahan sampai setinggi dua meter. Hutan sekitar menjadi sumber penting penyedia kebutuhan penghidupan dasar masyarakat yang rentan ini sampai berbulan-bulan setelah bencana. Selain itu, pemanenan kayu dapat berpengaruh pada terjadinya tanah longsor. Jika ada lebih banyak hutan di wilayah dengan kemiringan curam di Kalimantan Timur, maka hal ini dapat membantu memperlambat dan menahan aliran air hujan.<\/p>\n<p>Jelas bahwa hutan memiliki arti sangat penting terkait masalah-masalah yang akan dibahas. Rio+20 menawarkan kesempatan untuk mendiskusikan hutan dalam konteks masalah-masalah dunia yang paling mendesak dan mengintegrasikannya menjadi bagian dari solusinya. Dokumen pengantar yang dibuat tidak mencerminkan kontribusi penting hutan terhadap penyelesaian masalah-masalah yang akan dibahas tersebut.<\/p>\n<p>Akan ada beberapa pertemuan persiapan Rio+20 dalam beberapa bulan ke depan; hal ini merupakan kesempatan mengoreksi tidak adanya perhatian terhadap hutan dalam agenda Rio+20.<\/p>\n<p>Pengabaian hutan hanya akan memastikan bahwa masalah-masalah Rio+20 tak akan terselesaikan sepenuhnya.<\/p>\n<p><em>Artikel ini pada awalnya dipublikasikan di The Conversation. Baca artikel aslinya di <a href=\"http:\/\/theconversation.edu.au\/ignoring-forests-wont-bring-rio-20s-future-we-want-5257\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">sini<\/a>.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOGOR, Indonesia (24 Februari, 2012)_Pada Bulan Juni 2012 mendatang, sekitar 40.000 peserta diharapkan menghadiri salah satu pertemuan lingkungan paling penting generasi ini \u2013 Rio+20. Agenda sementara telah dirilis, mengusung slogan \u201cMasa Depan yang Kita Inginkan\u201d dan mengidentifikasi tujuh isu penting untuk tujuan baru pembangunan berkelanjutan yang akan dirilis di Rio: mata pencarian, energi, kota, makanan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":37618,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2476,2679,2610,2541,2954,2553,2596,2589,2604,2502,2819,2472,2822],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3087],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[241],"class_list":["post-7537","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-adaptasi","tag-bahasa-air","tag-bahasa-bencana-alam","tag-bahasa-energi","tag-bahasa-jaringan-kemiskinan-dan-lingkungan","tag-bahasa-makanan-hutan","tag-bahasa-mangrove","tag-bahasa-mata-pencaharian","tag-bahasa-mitigasi","tag-bahasa-penyerapan-karbon","tag-bahasa-redd","tag-bahasa-rio20","tag-bahasa-tujuan-pembangunan-berkelanjutan","type-bahasa-analisis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BOGOR, Indonesia (24 Februari, 2012)_Pada Bulan Juni 2012 mendatang, sekitar 40.000 peserta diharapkan menghadiri salah satu pertemuan lingkungan paling penting generasi ini \u2013 Rio+20. Agenda sementara telah dirilis, mengusung slogan \u201cMasa Depan yang Kita Inginkan\u201d dan mengidentifikasi tujuh isu penting untuk tujuan baru pembangunan berkelanjutan yang akan dirilis di Rio: mata pencarian, energi, kota, makanan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2012-02-23T20:34:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-11-11T09:51:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"748\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"495\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Louis Verchot\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\"},\"author\":{\"name\":\"Louis Verchot\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/d0a6bd0ed9cb8565f528ad93ea507706\"},\"headline\":\"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan\",\"datePublished\":\"2012-02-23T20:34:40+00:00\",\"dateModified\":\"2015-11-11T09:51:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\"},\"wordCount\":1055,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2012\\\/02\\\/pangare.png\",\"articleSection\":[\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2012\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\",\"name\":\"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2012\\\/02\\\/pangare.png\",\"datePublished\":\"2012-02-23T20:34:40+00:00\",\"dateModified\":\"2015-11-11T09:51:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2012\\\/02\\\/pangare.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2012\\\/02\\\/pangare.png\",\"width\":748,\"height\":495,\"caption\":\"Foto milik Fernando Pangar\u00e9\\\/flickr.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/d0a6bd0ed9cb8565f528ad93ea507706\",\"name\":\"Louis Verchot\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g3c4c3c83439a3e909668ed5f6277fb05\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Louis Verchot\"},\"description\":\"Louis Verchot is CIFOR\u2019s Director of Environment Research. He leads the biophysical research at CIFOR and ensures that ecosystem research contributes to all areas of CIFOR\u2019s work. He also leads CIFOR\u2019s climate change team working specifically on mitigation actions like REDD+, climate change adaptation, bioenergy, and low emissions development. This work aims to produce technical improvements and methods for better climate change adaptation and mitigation, and supports equitable development by providing evidence to stakeholders and raises awareness so that the interests of rural land users are considered. The program also improves capacity and imparts new skills to national partners so that they use these new skills to inform policy processes to ensure policy is built on evidence, knowledge and data. Dr. Verchot\u2019s research focuses on greenhouse gas production in soils and understanding how land use and land-use change affect the atmosphere. This work contributes to assessing the impact of land management decisions and is applied in national greenhouse gas inventories and in measurement and reporting systems for REDD+. Dr. Verchot is a regular contributor to the IPCC Task Force on National Greenhouse Gas Inventories and the UN Framework Convention on Climate Change. He has also supported the development of methods for the Verified Carbon Standard (VCS) and the Climate, Community and Biodiversity Alliance (CCBA).\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/louis-verchot\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/7537\\\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan","og_description":"BOGOR, Indonesia (24 Februari, 2012)_Pada Bulan Juni 2012 mendatang, sekitar 40.000 peserta diharapkan menghadiri salah satu pertemuan lingkungan paling penting generasi ini \u2013 Rio+20. Agenda sementara telah dirilis, mengusung slogan \u201cMasa Depan yang Kita Inginkan\u201d dan mengidentifikasi tujuh isu penting untuk tujuan baru pembangunan berkelanjutan yang akan dirilis di Rio: mata pencarian, energi, kota, makanan, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2012-02-23T20:34:40+00:00","article_modified_time":"2015-11-11T09:51:44+00:00","og_image":[{"width":748,"height":495,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","type":"image\/png"}],"author":"Louis Verchot","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan"},"author":{"name":"Louis Verchot","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/d0a6bd0ed9cb8565f528ad93ea507706"},"headline":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan","datePublished":"2012-02-23T20:34:40+00:00","dateModified":"2015-11-11T09:51:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan"},"wordCount":1055,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","articleSection":["Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#respond"]}],"copyrightYear":"2012","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan","name":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","datePublished":"2012-02-23T20:34:40+00:00","dateModified":"2015-11-11T09:51:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","width":748,"height":495,"caption":"Foto milik Fernando Pangar\u00e9\/flickr."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perundingan Rio+20 tidak akan menghasilkan \u2018masa depan yang kita inginkan\u2019 jika mengabaikan hutan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/d0a6bd0ed9cb8565f528ad93ea507706","name":"Louis Verchot","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g3c4c3c83439a3e909668ed5f6277fb05","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/12e867f5c94b686f6f4f9b9846515664ea1450d0a70a694f90e4f9379fb0e0fb?s=96&d=mm&r=g","caption":"Louis Verchot"},"description":"Louis Verchot is CIFOR\u2019s Director of Environment Research. He leads the biophysical research at CIFOR and ensures that ecosystem research contributes to all areas of CIFOR\u2019s work. He also leads CIFOR\u2019s climate change team working specifically on mitigation actions like REDD+, climate change adaptation, bioenergy, and low emissions development. This work aims to produce technical improvements and methods for better climate change adaptation and mitigation, and supports equitable development by providing evidence to stakeholders and raises awareness so that the interests of rural land users are considered. The program also improves capacity and imparts new skills to national partners so that they use these new skills to inform policy processes to ensure policy is built on evidence, knowledge and data. Dr. Verchot\u2019s research focuses on greenhouse gas production in soils and understanding how land use and land-use change affect the atmosphere. This work contributes to assessing the impact of land management decisions and is applied in national greenhouse gas inventories and in measurement and reporting systems for REDD+. Dr. Verchot is a regular contributor to the IPCC Task Force on National Greenhouse Gas Inventories and the UN Framework Convention on Climate Change. He has also supported the development of methods for the Verified Carbon Standard (VCS) and the Climate, Community and Biodiversity Alliance (CCBA).","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/louis-verchot"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/7537\/perundingan-rio20-tidak-akan-menghasilkan-masa-depan-yang-kita-inginkan-jika-mengabaikan-hutan#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2012\/02\/pangare.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7537","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7537"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7537\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7537"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7537"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7537"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=7537"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=7537"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=7537"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=7537"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=7537"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=7537"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=7537"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=7537"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=7537"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=7537"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}