{"id":70410,"date":"2021-01-05T12:11:50","date_gmt":"2021-01-05T05:11:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?p=70410"},"modified":"2022-06-17T22:22:43","modified_gmt":"2022-06-17T15:22:43","slug":"indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","title":{"rendered":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan"},"content":{"rendered":"<p>Satu Tim Koordinasi Strategis Manajemen Lahan Basah dibentuk oleh <a href=\"https:\/\/www.bappenas.go.id\/en\/profil-bappenas\/visi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Badan Perencanaan Pembangunan Nasional<\/a> (Bappenas) pada Oktober, dalam upaya menselaraskan upaya Indonesia mewujudkan <a href=\"https:\/\/sdgs.un.org\/goals\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Tujuan Pembangunan Berkelanjutan<\/a> (SDG) dan memprioritaskan pembangunan rendah karbon.<\/p>\n<p>Salah satu tugas tim adalah bertanggung jawab dalam perencanaan, sinkronisasi kebijakan, data dan informasi, selain implementasi pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Demikian dinyatakan pemerintah dalam keputusan yang diterbitkan.<\/p>\n<p>Indonesia, negara dengan <a href=\"https:\/\/unfccc.int\/sites\/default\/files\/draftpeatlandco2report.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">luas lahan gambut terbesar ketiga dunia<\/a> setelah Kanada dan Rusia, juga memiliki lahan gambut tropis teluas di dunia, yang menyimpan sekitar 60 miliar ton karbon.<\/p>\n<p>Apalagi, bentuknya sebagai kepulauan menyajikan sejumlah besar mangrove, yang menyimpan lebih dari 3 miliar ton karbon \u2013 <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/3\/j1533e\/J1533E02.htm#:~:text=As%20can%20be%20seen%20from,found%20in%20just%20ten%20countries.\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">terbanyak dibanding temuan di<\/a> benua manapun. Indonesia menjadi bagian dari <a href=\"https:\/\/www.globalpeatlands.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Inisiatif Lahan Gambut Global<\/a> dan negara pendiri <a href=\"https:\/\/www.tropicalpeatlands.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Lahan Gambut Tropis Internasional<\/a>.<\/p>\n<p>Menjaga karbon tetap tersimpan menjadi vital agar pemanasan global terkendali dan memenuhi target <a href=\"https:\/\/unfccc.int\/process-and-meetings\/the-paris-agreement\/the-paris-agreement\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Perjanjian Paris<\/a> mengenai perubahan iklim, kata para ilmuwan. Perjanjian yang disepakati pada perundingan iklim 2015, menetapkan untuk mencegah kenaikan temperatur rata-rata lebih dari 1,5 hingga 2 derajat Celsius di atas masa pra-industri.<\/p>\n<p>Di bawah perjanjian itu, tiap negara diharuskan menyediakan data emisi gas rumah kaca dan target reduksi pada pasca-2020. Indonesia berkomitmen menurunkan emisi sebesar 29 persen hingga 41 persen pada 2030 melalui <a href=\"https:\/\/unfccc.int\/process-and-meetings\/the-paris-agreement\/nationally-determined-contributions-ndcs\/nationally-determined-contributions-ndcs\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Komitmen Kontribusi Nasional <\/a> (NDC).<\/p>\n\n<p>\u201cMengingat sudah menjadi fokus penelitian internasional terkait ekosistem lahan gambut dan pengembangan strategi untuk mengatasi perubahan iklim, upaya meningkatkan efisiensi melalui koordinasi lintas pemerintahan dan dengan pemangku kepentingan lain dari komunitas penelitian sudah sangat tepat,\u201d kata Daniel Murdiyarso, ilmuwan utama Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) dan seorang ahli lahan basah.<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari tim kerja baru sinkronisasi kebijakan multi-pemangku kepentingan, ia akan mengkolaborasikan data dan informasi, serta manajemen, bersama dengan perwakilan dari <a href=\"https:\/\/www.conservation.org\/indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Konservasi Internasional Indonesia<\/a> dan <a href=\"https:\/\/indonesia.wetlands.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Lahan Gambut Internasional Indonesia<\/a>, selain <a href=\"https:\/\/brg.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Badan Restorasi Gambut dan Mangrove<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.menlhk.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan<\/a>, <a href=\"https:\/\/www.pertanian.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kementerian Pertanian<\/a>, <a href=\"https:\/\/bnpb.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Badan Nasional Penanggulangan Bencana<\/a>, <a href=\"https:\/\/kkp.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kementerian Kelautan dan Perikanan<\/a> dan lainnya.<\/p>\n<p>Konservasi Internasional, CIFOR, dan Lahan Gambut Internasional Indonesia saat ini tengah mengimplementasikan proyek bersama \u201c<a href=\"https:\/\/www.conservation.org\/projects\/mitigation-adaptation-through-conservation-and-sustainable-livelihoods-in-indonesia%27s-peat-and-mangrove-ecosystems\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Mitigasi, Adaptasi melalui Konservasi dan Penghidupan Berkelanjutan di Ekosistem Gambut dan Mangrove Indonesia<\/a>,\u201d sebagai bagian dari <a href=\"https:\/\/www.international-climate-initiative.com\/en?iki_cookie_check=1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Inisatif Iklim Internasional<\/a> (IKI), dukungan <a href=\"http:\/\/www.bmu.de\/en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kementerian Federal Jerman urusan Lingkungan Hidup, Konservasi Alam dan Keamanan Nuklir<\/a> (BMU).<\/p>\n<p>Konservasi Internasional menjadi koordinator proyek yang dimaksudkan mendukung pemerintah nasional, provinsi, dan kabupaten dalam menjaga dan mengelola lahan gambut dan ekosistem mangrove, dengan lokasi percontohan di Provinsi Sumatera Utara dan Papua Barat.<\/p>\n\n<p>\u201cIndonesia memiliki lahan gambut dan ekosistem mangrove tropis terbesar, yang menghadapi tekanan besar,\u201d kata Murdiyarso, menambahkan inilah alasan dibentuknya tim pada peluncuran <a href=\"https:\/\/www.decadeonrestoration.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Dekade Restorasi Ekosistem PBB 2021-2030<\/a>, dalam rangka mendukung restorasi lebih dari 350 juta hektare lahan terdegradasi dan terdeforestasi di dunia.<\/p>\n<p>Dari salah satu 17 SDG yang ditetapkan PBB untuk dicapai pada 2030, tim baru ini ditugasi dengan tanda pada kotak <a href=\"https:\/\/sdgs.un.org\/goals\/goal13\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">tujuan 13<\/a>, yang memiliki tujuan besar memerangi perubahan iklim. Prioritas lain termasuk <a href=\"https:\/\/sdgs.un.org\/goals\/goal14\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">SDG 14<\/a>, fokus pada konservasi samudera, laut dan sumber daya maritim, serta <a href=\"https:\/\/sdgs.un.org\/goals\/goal15\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">SDG 15<\/a>, terkait preservasi dan restorasi ekosistem terestrial dan keanekaragaman hayati.<\/p>\n<p>\u201cDengan potensi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim lahan basah Indonesia, kita menyambut inisiatif dan berbangga menjadi bagiannya,\u201d kata Robert Nasi, Direktur Jenderal CIFOR.<\/p>\n<p>Memiliki ekosistem simpanan karbon tinggi, lahan gambut dan mangrove berperan strategis sebagai solusi berbasis alam untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Lahan gambut dan mangrove, masing-masing menyimpan dua hingga 10 kali lebih banyak dibanding karbon hutan.<\/p>\n<p>Ketut Sarjana Putra, wakil presiden Konservasi Internasional Indonesia juga menyambut langkah maju pemerintah Indonesia, dan mengaku tak sabar mendukung pengembangan strategi yang efektif dalam melindungi dan mengelola ekosistem tinggi karbon, lahan gambut dan mangrove. \u201cIni bagian dari pendekatan solusi berbasis alam untuk mencapai SDG,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tim Koordinasi Strategis akan menyusun strategi dan peta jalan manajemen lahan gambut dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan SDG, kata Arifin Rudiyanto, Deputi Urusan Kelautan dan Sumber Daya Alam Bappenas, seraya menambahkan bahwa hal ini akan diikuti oleh sinkronisasi koordinasi dan kebijakan dengan pemerintah subnasional dan multi-pemangku kepentingan dalam mewujudkan manajemen berkelanjutan ekosistem gambut dan mangrove.<\/p>\n<p>\u201cTim akan membantu implementasi strategi dan peta jalan, mencakup pemantauan dan mekanisme pelaporan dalam mendukung SDG dan pembangunan rendah karbon di Indonesia,\u201d katanya.<\/p>\n<p><em>Tim Koordinasi Strategis dibentuk oleh Bappenas pada Oktober 2020, di bawah Keputusan Menteri No. 89\/M.PPN\/HK\/10\/2020.<\/em><\/p>\n\n\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Satu Tim Koordinasi Strategis Manajemen Lahan Basah dibentuk oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Oktober, dalam upaya menselaraskan upaya Indonesia mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) dan memprioritaskan pembangunan rendah karbon. Salah satu tugas tim adalah bertanggung jawab dalam perencanaan, sinkronisasi kebijakan, data dan informasi, selain implementasi pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Demikian dinyatakan pemerintah dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":91,"featured_media":70411,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[137,6090],"tags":[10984],"language":[2171],"location":[12222],"tag-bahasa":[7688,2680,2622,2596,2647],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[989],"class_list":["post-70410","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forest-management-restoration","category-forests-news","tag-blue-carbon-mangroves-peatlands","language-bahasa-indonesia","location-indonesia","tag-bahasa-bakau","tag-bahasa-lahan-basah","tag-bahasa-lahan-gambut","tag-bahasa-mangrove","tag-bahasa-restorasi","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Satu Tim Koordinasi Strategis Manajemen Lahan Basah dibentuk oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Oktober, dalam upaya menselaraskan upaya Indonesia mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) dan memprioritaskan pembangunan rendah karbon. Salah satu tugas tim adalah bertanggung jawab dalam perencanaan, sinkronisasi kebijakan, data dan informasi, selain implementasi pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Demikian dinyatakan pemerintah dalam [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-05T05:11:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-17T15:22:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"499\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Julie Mollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@jmollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\"},\"author\":{\"name\":\"Julie Mollins\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\"},\"headline\":\"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan\",\"datePublished\":\"2021-01-05T05:11:50+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-17T15:22:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\"},\"wordCount\":694,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg\",\"keywords\":[\"blue carbon mangroves peatlands\"],\"articleSection\":[\"Forest management &amp; restoration\",\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2021\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\",\"name\":\"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg\",\"datePublished\":\"2021-01-05T05:11:50+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-17T15:22:43+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/01\\\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg\",\"width\":499,\"height\":333,\"caption\":\"Tim Koordinasi Strategis akan menyusun strategi dan peta jalan manajemen lahan basah.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\",\"name\":\"Julie Mollins\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Julie Mollins\"},\"description\":\"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/juliemollins\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/jmollins\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/jmollins\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/70410\\\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan","og_description":"Satu Tim Koordinasi Strategis Manajemen Lahan Basah dibentuk oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Oktober, dalam upaya menselaraskan upaya Indonesia mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) dan memprioritaskan pembangunan rendah karbon. Salah satu tugas tim adalah bertanggung jawab dalam perencanaan, sinkronisasi kebijakan, data dan informasi, selain implementasi pemantauan, evaluasi dan pelaporan. Demikian dinyatakan pemerintah dalam [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2021-01-05T05:11:50+00:00","article_modified_time":"2022-06-17T15:22:43+00:00","og_image":[{"width":499,"height":333,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Julie Mollins","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@jmollins","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan"},"author":{"name":"Julie Mollins","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467"},"headline":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan","datePublished":"2021-01-05T05:11:50+00:00","dateModified":"2022-06-17T15:22:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan"},"wordCount":694,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","keywords":["blue carbon mangroves peatlands"],"articleSection":["Forest management &amp; restoration","Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#respond"]}],"copyrightYear":"2021","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan","name":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","datePublished":"2021-01-05T05:11:50+00:00","dateModified":"2022-06-17T15:22:43+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","width":499,"height":333,"caption":"Tim Koordinasi Strategis akan menyusun strategi dan peta jalan manajemen lahan basah."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Indonesia Bentuk Tim Ahli Lahan Basah dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Pembangunan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467","name":"Julie Mollins","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","caption":"Julie Mollins"},"description":"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/juliemollins\/","https:\/\/x.com\/jmollins"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/jmollins"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/70410\/indonesia-bentuk-tim-ahli-lahan-basah-dalam-upaya-mewujudkan-tujuan-pembangunan#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/35978949974_f3d4bc0f4a_e.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70410","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/91"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=70410"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70410\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":71449,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/70410\/revisions\/71449"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/70411"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=70410"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=70410"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=70410"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=70410"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=70410"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=70410"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=70410"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=70410"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=70410"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=70410"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=70410"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=70410"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=70410"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}