{"id":668,"date":"2013-03-13T13:12:00","date_gmt":"2013-03-13T13:12:00","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/wordpress\/?p=668"},"modified":"2015-10-28T16:21:39","modified_gmt":"2015-10-28T09:21:39","slug":"apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","title":{"rendered":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman"},"content":{"rendered":"<p>Oleh <a href=\"\/\/www.cifor.org\/about-us\/cifor-scientific-staff-profiles\/detail-profile\/staff\/000925.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Manuel R. Guariguata<\/a><br \/>\nPeneliti Utama, Program Forest &amp; Environment, <a href=\"\/\/cifor.org\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Center for International Forestry Research<\/a><\/p>\n<p>Ketika kayu yang dipanen dari hutan alam tropis global diharapkan mencapai \u201cpuncak produksi\u201d pada beberapa dekade mendatang, daerah yang dipakai hutan tanaman untuk menyediakan kayu pada masa mendatang terus meningkat secara bersamaan. Menurut Badan PBB untuk Pertanian dan Pangan (FAO), hutan tanaman mengalami perluasan sekitar 5 juta hektar setiap tahunnya sejak 2000 sampai 2010, dan perluasan hutan tanaman baik yang berskala besar maupun kecil tengah berlangsung di banyak negara tropis. Pada banyak kasus, hutan tanaman dikembangkan pada lokasi yang telah mengalami deforestasi selama beberapa dekade, atau pada tempat-tempat yang secara alami tidak mendukung hutan. Sementara deforestasi tropis hampir selalu dipandang negatif oleh publik, bagaimana ketika kondisi \u201ctanpa pohon\u201d memberikan jalan bagi \u201csejumlah besar pohon\u201d? Sejumlah studi dampak hutan tanaman banyak berfokus pada isu-isu lingkungan hidup, dan hanya sedikit yang berkaitan dengan persepsi masyarakat tentang munculnya ekosistem yang baru ini, yang tidak selalu diterima dengan baik oleh publik. Dua studi baru-baru ini dari Amerika Selatan memberikan titik terang mengenai isu ini.<\/p>\n<p>Di Uruguay, perubahan tata guna lahan dari pemeliharaan ternak di padang rumput pedesaan menjadi hutan tanaman pinus dan eukaliptus yang berasal dari luar\/eksotis (<i>non-native<\/i>) berskala besar telah terjadi secara dramatis selama dua dekade terakhir. Dalam sebuah <a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.1016\/j.forpol.2011.08.008\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">artikel<\/a> yang dipublikasikan dalam <i>Forest Policy and Economics<\/i>, Vihervaara dkk. (2012) menilai persepsi dengan mewawancara masyarakat lokal yang tinggal di luar kota dan di kota yang berlokasi dekat dengan hutan tanaman. Tujuh puluh persen dari pihak yang diwawancara memandang bahwa perluasan hutan tanaman adalah positif, dan memiliki posisi positif bagi industri hutan. Terdapat perbedaan gender yang signifikan terkait persepsi: responden laki-laki lebih berpandangan mendukung hutan tanaman dibandingkan perempuan (85% <i>vs<\/i>. 63%). Kekhawatiran tentang dampak lingkungan hidup dari hutan tanaman terbagi: 47% mengkhawatirkan dampak atas air dan tanah, dan 41% sedikit mengkhawatirkan atau tidak khawatir sama sekali. Sekitar sepertiga dari mereka yang tinggal di luar kota memandang dampak pada lanskap cukup atau sangat negatif. Sementara separuh dari mereka yang tinggal di kota berpandangan negatif. Walaupun contoh populasi dipilih secara acak dari masyarakat lokal, studi ini tidak menyampaikan apakah ada sebagian responden yang terkait dengan kegiatan hutan tanaman, yang mungkin memunculkan bias dalam hasil.<\/p>\n<p>Di Chile, hutan tanaman pinus eksotis <i>Pinus radiata<\/i> telah mulai berkembang selama tahun 1960an sebagai sebuah jalan untuk menggantikan pemanenan kayu dari hutan alam. Dalam sebuah <a href=\"http:\/\/rchn.biologiachile.cl\/pdfs\/2012\/2\/Puschel-Hoeneisen_and_Simonetti_2012.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">studi persepsi<\/a> yang dipublikasikan dalam<i> Revista Chilena de Historia Natural<\/i>, P\u00fcschel-Hoeneisen dan Simonetti (2012) menulis bahwa, walaupun penduduk Chile telah meletakkan ekosistem alami pada bagian atas dari preferensi mereka dan tidak serta merta menyetujui adanya hutan tanaman pinus eksotis pada sepanjang lanskap, namun mereka memahami bahwa hutan tanaman dapat memiliki nilai konservasi. Survei lebih lanjut menunjukkan bahwa masyarakat akan bersedia untuk membayar lebih bagi hasil hutan yang berasal dari hutan tanaman ini apabila mereka terbukti berkontribusi bagi konservasi keanekaragaman hayati. Pada kenyataannya, 90% responden lebih menyukai lanskap dengan hutan tanaman eksotis pinus yang memiliki tanaman bawah \u2013 sehingga menyimpan keanekaragaman hayati lebih banyak \u2013 dibandingkan tanpanya. Kebalikan dengan studi dari Uruguay, masyarakat pada daerah pedalaman tidak memiliki pendapat tertentu ketika mendapat pertanyaan apakah hutan tanaman merupakan ancaman bagi keanekaragaman hayati, sementara para penduduk kota dari Santiago tidak serta merta menganggap hutan tanaman pinus sebagai tidak bersahabat dengan lingkungan hidup.<\/p>\n<p>Mengapa kedua studi ini penting? Hutan tanaman berskala besar yang telah meluas dalam lima puluh tahun terakhir sering memunculkan reputasi yang buruk. Beberapa hutan tanaman telah dikembangkan pada tempat yang salah, dengan materi tanaman yang salah, tidak menghiraukan praktik-praktik pengelolaan terbaik dan pengetahuan ilmiah yang ada serta mengabaikan berbagai pemikiran sosial. Pada beberapa negara, masyarakat setempat bahkan telah digantikan tempatnya oleh perusahaan kehutanan. Namun terus berkembang dan bersaingnya kebutuhan untuk pangan, bahan bakar dan serat \u2013 pada banyak kasus dengan mengorbankan tutupan hutan tropis \u2013 mendukung perkembangan hutan tanaman yang dikelola secara intensif dengan produktivitas yang tinggi per unit lahan, dengan kondisi lingkungan hidup dan jaring pengaman sosial yang terlindungi.<\/p>\n<p>Penerapan kode sukarela praktik hutan tanaman yang baik membantu memitigasi dampak sosial maupun lingkungan. Namun yang masih kurang adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami penerimaan sosial dan preferensi konsumen untuk hutan tanaman dan hasil-hasilnya \u2013 isu yang sering tidak dimunculkan secara eksplisit dalam pedoman pengelolaan dan standar sertifikasi. Laporan dari Uruguay dan Chile ini bersifat awal, spesifik terhadap lokasi dan didasarkan pada asumsi serta metode penelitian yang berbeda. Namun demikian laporan ini seharusnya membangkitkan minat yang lebih luas dari peneliti, pengelola dan pembuat kebijakan untuk menilai pandangan masyarakat tentang pengembangan dan pengelolaan hutan tanaman berskala besar, dengan cara yang dapat dipercaya dan sah. Hal ini akan menjadi semakin penting apabila kita ingin hutan tanaman benar-benar berkontribusi dalam mengurangi pemanenan kayu secara tidak lestari dari hutan alam tropis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<ul>\n<li ><a href=\"http:\/\/rchn.biologiachile.cl\/pdfs\/2012\/2\/Puschel-Hoeneisen_and_Simonetti_2012.pdf\" target=\"_blank\">P\u00fcschel-Hoeneisen N dan Simonetti JA. 2012. Forested habitat preferences by Chilean citizens: Implications for biodiversity conservation in <em>Pinus radiata <\/em>plantations. <em>Revista Chilena de Historia <\/em>Natural 85:161\u20139.<\/a><\/li>\n<li ><a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.1016\/j.forpol.2011.08.008\" target=\"_blank\">Vihervaara P, Marjokorpi A, Kumpula T, Walls M dan Kamppinen M. 2012. Ecosystem services of fast-growing tree plantations: A case study on integrating social valuations with land-use changes in Uruguay. <em>Forest Policy and Economics <\/em>14:58\u201368.<\/a><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":36851,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090],"tags":[],"language":[2171],"location":[12302,12303],"tag-bahasa":[2587,2522,2489,2516,2520,3663,2584],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3087],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[208],"class_list":["post-668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","language-bahasa-indonesia","location-chile","location-uruguay","tag-bahasa-bentang-alam","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-keanekaragaman-hayati","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-konservasi","tag-bahasa-konversi-lahan","tag-bahasa-tata-guna-lahan","type-bahasa-analisis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"P\u00fcschel-Hoeneisen N dan Simonetti JA. 2012. Forested habitat preferences by Chilean citizens: Implications for biodiversity conservation in Pinus radiata plantations. Revista Chilena de Historia Natural 85:161\u20139.             Vihervaara P, Marjokorpi A, Kumpula T, Walls M dan Kamppinen M. 2012. Ecosystem services of fast-growing tree plantations: A case study on integrating social valuations with land-use changes in Uruguay. Forest Policy and Economics 14:58\u201368.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-03-13T13:12:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-28T09:21:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1328\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"CIFOR\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@cifor\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\"},\"author\":{\"name\":\"CIFOR\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d\"},\"headline\":\"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman\",\"datePublished\":\"2013-03-13T13:12:00+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-28T09:21:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\"},\"wordCount\":771,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/03\\\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2013\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\",\"name\":\"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/03\\\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg\",\"datePublished\":\"2013-03-13T13:12:00+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-28T09:21:39+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/03\\\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/03\\\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg\",\"width\":2000,\"height\":1328,\"caption\":\"Amazon. Neil Palmer\\\/CIAT\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d\",\"name\":\"CIFOR\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=ge7d947aa879a614a2298e7a079243687\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"CIFOR\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/cifor\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/cifor\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/668\\\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman","og_description":"P\u00fcschel-Hoeneisen N dan Simonetti JA. 2012. Forested habitat preferences by Chilean citizens: Implications for biodiversity conservation in Pinus radiata plantations. Revista Chilena de Historia Natural 85:161\u20139.             Vihervaara P, Marjokorpi A, Kumpula T, Walls M dan Kamppinen M. 2012. Ecosystem services of fast-growing tree plantations: A case study on integrating social valuations with land-use changes in Uruguay. Forest Policy and Economics 14:58\u201368.","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2013-03-13T13:12:00+00:00","article_modified_time":"2015-10-28T09:21:39+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":1328,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"CIFOR","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@cifor","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman"},"author":{"name":"CIFOR","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d"},"headline":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman","datePublished":"2013-03-13T13:12:00+00:00","dateModified":"2015-10-28T09:21:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman"},"wordCount":771,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","articleSection":["Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#respond"]}],"copyrightYear":"2013","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman","name":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","datePublished":"2013-03-13T13:12:00+00:00","dateModified":"2015-10-28T09:21:39+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","width":2000,"height":1328,"caption":"Amazon. Neil Palmer\/CIAT"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang masyarakat pikirkan? Mencari optimisme dalam hutan tanaman"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d","name":"CIFOR","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=ge7d947aa879a614a2298e7a079243687","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g","caption":"CIFOR"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/cifor"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/cifor"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/668\/apa-yang-masyarakat-pikirkan-mencari-optimisme-dalam-hutan-tanaman#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/03\/RS1468_Aerial-view-of-the-Amazon-Rainforest_5660171501_o-lpr.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/668\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36851"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=668"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=668"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=668"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=668"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=668"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=668"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=668"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=668"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=668"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=668"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}