{"id":63978,"date":"2020-02-12T10:15:23","date_gmt":"2020-02-12T03:15:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?p=63978"},"modified":"2021-04-30T10:50:49","modified_gmt":"2021-04-30T03:50:49","slug":"ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","title":{"rendered":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran"},"content":{"rendered":"<p>Para perempuan di Desa Dompas, provinsi Riau Indonesia bekerja keras menanam 10.000 bibit nenas hanya dalam lima hari. Aktivitas ini dilakukan untuk merestorasi kawasan lahan gambut terdegradasi sebagai bagian dari inisiatif wanatani dan pencegahan kebakaran.<\/p>\n<p>Langkah yang dipimpin oleh <a href=\"https:\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR)<\/a> ini mendorong pelibatan masyarakat dalam penelitian lapangan dan mengajak masyarakat menikmati langsung hasil usahanya.<\/p>\n<p>Temuan dari proyek ini dipublikasikan dalam sebuah buku berjudul <a href=\"https:\/\/doi.org\/10.17528\/cifor\/007500\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">\u201cPembelajaran dari Pencegahan Kebakaran dan Restorasi Lahan Gambut Berbasis Masyarakat,\u201d<\/a>. Buku ini merinci sembilan pembelajaran, antara lain adopsi model bisnis berkelanjutan dan memperkuat sistem pemantauan berbasis restorasi.<\/p>\n<p>Penelitian mengungkap bahwa petani perlu memahami bahwa ekosistem pertanian yang sehat menghasilkan tanaman sehat, meski tradisi membuka lahan dengan cara membakar sudah dilarang. Proses ini mengarah pada kebakaran hutan dan lahan gambut, terutama pada periode musim kering panjang.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image alignwide size-large\">\n\t\t\t\t<img width=\"607\" height=\"415\" src=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-607x415.jpg\" class=\"wp-image-63881\" alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-607x415.jpg 607w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-566x387.jpg 566w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-768x525.jpg 768w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-1536x1051.jpg 1536w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-610x417.jpg 610w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838-652x446.jpg 652w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7838.jpg 1900w\" sizes=\"auto, (max-width: 607px) 100vw, 607px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland, Herry Purnomo and Anil Kumar Nayar Singapore Ambassador. Photo by Aris Sanjaya\/CIFOR<\/figcaption>\n\t\t\t<\/figure>\n<p>Metode ini tidak lagi menjadi opsi sejak pemerintah mulai melarang diterapkan setelah kebakaran hutan dan lahan 2015. Membuka lahan dengan membakar dipercaya meningkatkan nutrisi tanah, dan secara tradisi menjadi metode yang murah dan cepat dalam mempersiapkan lahan. Sejak 2015, masyarakat berjuang mencari alternatif. Oleh karena itu, memfasilitasi eksplorasi dan implementasi metode penyiapan lahan alternatif tanpa membakar makin dibutuhkan.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat sudah dilarang membakar, namun tidak ada contoh di lapangan, bagaimana menerapkan wanatani secara berbeda,\u201d kata Herry Purnomo, ilmuwan CIFOR dan kepala proyek Riset Aksi Partisipatoris (PAR). \u201cInilah uniknya penelitian ini, masyarakat terlibat untuk membuktikan sendiri.\u201d<\/p>\n<p>Alih-alih membakar biomassa lahan gambut sebelum menanam, petani dapat menerapkan teknik manual tradisional <em>tebang imas.<\/em><\/p>\n<p>Petani lokal belajar metode <em>tebang imas <\/em>dalam membuka lahan, yaitu mencacah biomassa tersisa di lahan dan menabur herbisida dalam pengawasan. Meski lebih mahal dan menyita waktu, para petani mendapati teknik ini lebih ramah lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKami mendiskusikan perbedaan dua metode membuka lahan ini dengan komunitas petani,\u201d kata Nurul Qomar, profesor Pusat Kajian Kebencanaan Universitas Negeri Riau (UNRI). Nurul menjelaskan, meski sebagian orang membukan lahan secara manual dengan parang, sebagian lain menggunakan mesin berat, seperti yang sering digunakan oleh perusahaan besar.<\/p>\n<div class=\"wp-block-group is-content-justification-center is-nowrap is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-23441af8 wp-block-group-is-layout-flex\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img width=\"632\" height=\"415\" src=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-632x415.jpg\" class=\"wp-image-63884\" alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-632x415.jpg 632w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-566x372.jpg 566w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-768x504.jpg 768w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-1536x1009.jpg 1536w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-610x401.jpg 610w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-382x252.jpg 382w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-672x441.jpg 672w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747-75x49.jpg 75w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7747.jpg 1900w\" sizes=\"auto, (max-width: 632px) 100vw, 632px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland Restoration\nHarris Gunawan, Peatland Restoration Agency. Photo by Aris Sanjaya\/CIFOR <a href=\"\"><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-group has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n\t\t\t\t\t<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img width=\"723\" height=\"415\" src=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-723x415.jpg\" class=\"wp-image-63885\" alt=\"\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-723x415.jpg 723w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-566x325.jpg 566w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-768x441.jpg 768w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-1536x882.jpg 1536w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-610x350.jpg 610w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884-672x386.jpg 672w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7884.jpg 1900w\" sizes=\"auto, (max-width: 723px) 100vw, 723px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland Restoration. Photo by Aris Sanjaya\/CIFOR <a href=\"\"><\/a><\/figcaption><\/figure>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n<p>Walaupun begitu, mesin besar tidak cocok dalam mengakibatkan penurunan tanah dan mengikis lapisan biomasa organik dari permukaan lahan gambut. Akibatnya, terjadi kehilangan signifikan biomassa organik yang diperlukan tanaman untuk tumbuh.<\/p>\n<p>Selain di Desa Dompas Kabupaten Bengkalis, penelitian juga dilakukan di Kabupaten Siak dan Pelalawan, bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah desa dan kelompok komunitas lain.<\/p>\n<h3><strong>Kerjasama internasional <\/strong><\/h3>\n<p>Antara 2018 dan 2019, selama setahun setengah Riset Aksi Partisipatoris (PAR) dilakukan bersama CIFOR, UNRI, <a href=\"https:\/\/www.csiro.au\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO)<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.ugm.ac.id\/en\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Universitas Gadjah Mada<\/a>. Program ini didukung oleh <a href=\"https:\/\/www.temasekfoundation-international.org.sg\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Temasek Foundation<\/a> dan dikelola oleh <a href=\"http:\/\/www.sce.org.sg\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Singapore Cooperation Enterprise<\/a>.<\/p>\n<p>Kebakaran hutan dan lahan besar terjadi di Indonesia pada 2015 memicu krisis pencemaran udara di Asia Tenggara. Kondisi kering dan mundurnya musim hujan berkontribusi pada <a href=\"https:\/\/www.cifor.org\/press-releases\/carbon-emissions-2015-fires-southeast-asia-greatest-since-1997-new-study\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">kebakaran bentang alam dan asap yang menurunkan kualitas udara dan kesehatan jutaan orang<\/a>. Peneliti CIFOR menemukan, peristiwa tersebut menghasilkan emisi karbon sedikitnya <a href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/42098\/on-land-and-in-space-understanding-the-impacts-of-fires?fnl=en\">289 juta ton, dan emisi karbon dioksida ekuivalen sedikitnya 1,2 miliar ton<\/a>.<\/p>\n<p>Sejalan dengan beragam jenis bencana yang dihadapi secara regional, komunitas di Asia perlu lebih bersiap, kata Direktur Senior Temasek Foundation (TF) Joanne Ng. Ia menambahkan, memperkuat pertukaran internasional dan meningkatkan kapabilitas regional di area siap-bencana menjadi salah satu fokus kunci bagi Temasek Foundation.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap temuan penelitian dan model berbasis-masyarakat dari program ini memberi manfaat bagi masyarakat di wilayah Domas dan juga menjadi rujukan bermanfaat bagi komunitas lain yang menghadapi isu serupa,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain mempelajari metode baru membuka lahan, masyarakat juga meningkatkan konstruksi pembendungan kanal yang menjaga tinggi air di lahan gambut agar tetap lembah atau basah. Dalam membantu restorasi, mereka menanam spesies kayu keras seperti <em>meranti-rawa<\/em> <em>(Shorea spp.),<\/em> dan <em>gaharu (agarwood; Aquilaria spp<\/em>).<\/p>\n<p>Mereka juga terlibat dalam aktivitas ekonomi lain seperti budi daya ikan, tumpang sari kopi dan karet, menanam kelapa hibrida di kebun warga dan memperkuat kelembagaan komunitas dan kelompok petani.<\/p>\n<h3><strong>Kata kuncinya <\/strong><strong>adalah <\/strong><strong>partisipasi <\/strong><\/h3>\n<p>Tim peneliti menemukan bahwa masyarakat akan memetik manfaat dan pengembangan pengetahuan dan perubahan perilaku secara simultan melalui rangkain proses saling belajar dengan komunitas yang bertindak sebagai mitra penelitian.<\/p>\n<p>Danie Mendham, kepala proyek CSIRO dalam tim penelitian menyatakan, \u201cLarangan presiden untuk membakar merupakan faktor utama menurunnya kebakaran oleh masyarakat hingga saat ini, namun ini saja belum berkelanjutan. Perlu dukungan perubahan perilaku, agar masyarakat memiliki preferensi menerapkan praktik non-api.\u201d<\/p>\n<div style=\"aspect-ratio:16\/9;min-height:unset;\" class=\"wp-block-cover alignfull has-parallax has-custom-content-position is-position-bottom-center has-aspect-ratio\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-63883 size-full has-parallax\" style=\"background-position:50% 50%;\n\t\t\t\tbackground-image:url(https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7882.jpg)\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n\t\t\t\t\t<p class=\"has-text-align-center has-base-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c7274f9a76ff948295c72066c2502b23\">Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland Restoration. Group photo. Photo by Aris Sanjaya\/CIFOR\n<\/p>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n<p>Dari beberapa uji coba, tim peneliti menemukan, meski masyarakat tidak cukup terinformasi, pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan tidak sepenuhnya tersedia dan belum tentu cocok dengan kondisi lapangan.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Book launch hilite\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/_s862YZRbTw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>\u201cMasyarakat umumnya berhenti membakar, namun hal ini mengarah pada ketidaksetaraan. Petani miskin perlu dukungan agar tetap produktif mengelola lahannya, termasuk melalui pengetahuan dan pelatihan teknik non-api, bantuan provisi pupuk, herbisida dan mesin,\u201d kata Mendham.<\/p>\n<p>Tim peneliti bekerja bersama untuk memahami dan memformulasikan peran dan tanggung jawab, mekanisme berbagi biaya-keuntungan, perencanaan komoditas, mengembangkan model bisnis, serta rekayasa bentang alam.<\/p>\n<p>\u201cRiset Aksi Partisipatoris memperkuat pengetahuan dan mendorong perubahan di tingkat lokal untuk mewujudkan manajemen sumber daya alam berkelanjutan, termasuk mencegah kebakaran dan merestorasi lahan gambut,\u201d kata Purnomo.<\/p>\n<p>\u201cAgar berkelanjutan, kita perlu meningkatkan kapasitas masyarakat. Dan untuk mengisi kesenjangan antara penelitian tradsional dan pembangunan jawabannya adalah PAR,\u201d katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para perempuan di Desa Dompas, provinsi Riau Indonesia bekerja keras menanam 10.000 bibit nenas hanya dalam lima hari. Aktivitas ini dilakukan untuk merestorasi kawasan lahan gambut terdegradasi sebagai bagian dari inisiatif wanatani dan pencegahan kebakaran. Langkah yang dipimpin oleh Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) ini mendorong pelibatan masyarakat dalam penelitian lapangan dan mengajak masyarakat menikmati [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":272,"featured_media":63880,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090],"tags":[],"language":[2171],"location":[12222],"tag-bahasa":[2622,2590,2589],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099,3085],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[7230],"class_list":["post-63978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","language-bahasa-indonesia","location-indonesia","tag-bahasa-lahan-gambut","tag-bahasa-masyarakat-lokal","tag-bahasa-mata-pencaharian","type-bahasa-berita","type-bahasa-video"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Para perempuan di Desa Dompas, provinsi Riau Indonesia bekerja keras menanam 10.000 bibit nenas hanya dalam lima hari. Aktivitas ini dilakukan untuk merestorasi kawasan lahan gambut terdegradasi sebagai bagian dari inisiatif wanatani dan pencegahan kebakaran. Langkah yang dipimpin oleh Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) ini mendorong pelibatan masyarakat dalam penelitian lapangan dan mengajak masyarakat menikmati [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-12T03:15:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-04-30T03:50:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1900\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1191\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nabiha Shahab\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\"},\"author\":{\"name\":\"Nabiha Shahab\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4d4c3fe3b57374ced46d23770b6f72bd\"},\"headline\":\"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran\",\"datePublished\":\"2020-02-12T03:15:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-30T03:50:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\"},\"wordCount\":873,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/DSC_7722.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2020\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\",\"name\":\"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/DSC_7722.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-12T03:15:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-30T03:50:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/DSC_7722.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2020\\\/02\\\/DSC_7722.jpg\",\"width\":1900,\"height\":1191,\"caption\":\"Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland Restoration, Benedict Cheong, Chief Excecutive, Temasek Foundation International. Photo by Aris Sanjaya\\\/CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4d4c3fe3b57374ced46d23770b6f72bd\",\"name\":\"Nabiha Shahab\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=gf0899e66b7fe5227e359732c0f65f0d9\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nabiha Shahab\"},\"description\":\"Nabiha Shahab is a writer for Forest News. She has worked both in the media and media campaigning with environmental NGOs in Indonesia since 1997. She holds an MA in environmental management from the University of Nottingham.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/nabiha-shahab\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/63978\\\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran","og_description":"Para perempuan di Desa Dompas, provinsi Riau Indonesia bekerja keras menanam 10.000 bibit nenas hanya dalam lima hari. Aktivitas ini dilakukan untuk merestorasi kawasan lahan gambut terdegradasi sebagai bagian dari inisiatif wanatani dan pencegahan kebakaran. Langkah yang dipimpin oleh Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) ini mendorong pelibatan masyarakat dalam penelitian lapangan dan mengajak masyarakat menikmati [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2020-02-12T03:15:23+00:00","article_modified_time":"2021-04-30T03:50:49+00:00","og_image":[{"width":1900,"height":1191,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nabiha Shahab","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran"},"author":{"name":"Nabiha Shahab","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4d4c3fe3b57374ced46d23770b6f72bd"},"headline":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran","datePublished":"2020-02-12T03:15:23+00:00","dateModified":"2021-04-30T03:50:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran"},"wordCount":873,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","articleSection":["Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#respond"]}],"copyrightYear":"2020","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran","name":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","datePublished":"2020-02-12T03:15:23+00:00","dateModified":"2021-04-30T03:50:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","width":1900,"height":1191,"caption":"Book Launching: Lessons Learned from Community-Based Fire Prevention and Peatland Restoration, Benedict Cheong, Chief Excecutive, Temasek Foundation International. Photo by Aris Sanjaya\/CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ilmuwan dan masyarakat di Indonesia bergabung dalam upaya restorasi dan pencegahan kebakaran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4d4c3fe3b57374ced46d23770b6f72bd","name":"Nabiha Shahab","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=gf0899e66b7fe5227e359732c0f65f0d9","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f229f92919930d42425e142903950ff0ca2bed57b1de3748aef9b8bdaa4c70bf?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nabiha Shahab"},"description":"Nabiha Shahab is a writer for Forest News. She has worked both in the media and media campaigning with environmental NGOs in Indonesia since 1997. She holds an MA in environmental management from the University of Nottingham.","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/nabiha-shahab"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/63978\/ilmuwan-dan-masyarakat-di-indonesia-bergabung-dalam-upaya-restorasi-dan-pencegahan-kebakaran#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/DSC_7722.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/272"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63978"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64023,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63978\/revisions\/64023"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63880"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63978"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=63978"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=63978"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=63978"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=63978"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=63978"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=63978"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=63978"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=63978"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=63978"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=63978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}