{"id":60057,"date":"2019-03-11T10:53:07","date_gmt":"2019-03-11T03:53:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?p=60057"},"modified":"2019-03-11T10:54:03","modified_gmt":"2019-03-11T03:54:03","slug":"cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","title":{"rendered":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan"},"content":{"rendered":"<p>\u201cHutan dan sumber daya hutan sangat penting bagi Indonesia dan dunia dalam memerangi perubahan iklim,\u201d kata Direktur Jenderal Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), Robert Nasi, saat memberikan sambutan pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara CIFOR dan pemerintah Indonesia pekan lalu.<\/p>\n<p>Sejak 1997 CIFOR menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Luasnya negeri yang terdiri dari 17.000 pulau, menjadi anugerah bagi para peneliti hutan. Indonesia juga menjadi rumah bagi hutan hujan terbesar ketiga di dunia, memiliki separuh lahan gambut dan seperempat mangrove dunia. Selama beratus tahun, karbon dunia tersimpan di sini. Kini, apakah kekayaan \u2013 simpanan karbon purba \u2013 menjadi bagian dari mitigasi atau malah mempercepat perubahan iklim jika terlepas ke udara akan sangat bergantung pada pengelolaannya saat ini.<\/p>\n<p>\u201cSetiap aspek kehutanan merupakan aktivitas politik,\u201d kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, seraya menyatakan bahwa para pakar dan pengambil kebijakan \u201csecara bersama membentuk\u201d kebijakan. Karena tidak bisa hadir langsung, Agus Justianto, Direktur Jenderal Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi (BLI) KLHK membacakan sambutan menteri.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap kedua pihak akan mampu memobilisasi ilmu pengetahuan menjadi aksi dan juga menerjemahkan gerakan internasional menjadi kesejahteraan masyarakat,\u201d katanya mewakili Menteri Siti Nurbaya.<\/p>\n<p>Indonesia mengalami kemajuan dalam melindungi hutan. Merujuk angka pemerintah, laju deforestasi tahunan turun dari 1,09 juta hektare menjadi 480.000 hektare dalam tiga tahun terakhir, atau sejak 2000, penurunan itu terjadi hampir enam kali lipat.<\/p>\n<p>Seraya mengapresiasi keberhasilan ini, Nurbaya menyoroti ancaman jika terjadi salah kelola hutan. Merusak hutan, lanjutnya, dapat menjadi \u201cpenyumbang utama emisi karbon, terutama akibat kebakaran hutan \u2013 khususnya di lahan gambut.\u201d<\/p>\n<p>Nurbaya menyatakan bahwa kemitraan antara CIFOR dan BLI menjadi sangat penting sejalan dengan langkah Indonesia memasuki \u2018paradigma baru penelitian dan pembangunan hutan.\u2019<\/p>\n<div style=\"aspect-ratio:16\/9;min-height:unset;\" class=\"wp-block-cover alignfull has-parallax has-custom-content-position is-position-bottom-center has-aspect-ratio\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-60060 size-full has-parallax\" style=\"background-position:50% 50%;\n\t\t\t\tbackground-image:url(https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/40251692033_a4c8da36a4_c.jpg)\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n\t\t\t\t\t<p class=\"has-text-align-center has-base-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c7274f9a76ff948295c72066c2502b23\">Para tamu yang hadir pada penadatangan Nota Kesepahaman antara BLI dan CIFOR, memilih publikasi CIFOR <\/p>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n<p>Para tamu yang hadir pada penadatangan Nota Kesepahaman antara BLI dan CIFOR, memilih publikasi CIFOR<\/p>\n<p>Selama lima tahun kontrak, menurut Robert Nasi, CIFOR bertekad terus menghasilkan penelitian terdepan, serta mendukung pemerintah dalam mewujudkan kontribusinya mencapai target global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Perjanjian Paris. Hutan menyumbang 18 persen target reduksi emisi nasional Indonesia, dan diharapkan meningkat lebih dari separuh target reduksi dalam kerangka Perjanjian Paris.<\/p>\n<p>Nasi menyatakan CIFOR berperan memberikan bukti ilmiah yang dapat membantu Indonesia mengerem laju deforestasi.<\/p>\n<p>\u201cSelain mendukung Indonesia mencapai standar emisi rendah, CIFOR juga mendukung pembangunan rendah karbon,\u201d katanya. Penelitian utama CIFOR meliputi penelitian kesetaraan peluang terkait gender, keadilan dan tenurial; hutan dan kesejahteraan manusia; bentang alam dan pangan berkelanjutan; rantai nilai, finansial dan investasi.<\/p>\n<p>Berada di antara dua benua dan dua samudera, Indonesia memiliki lebih dari 300 komunitas etnis, dan lebih dari 700 bahasa. Menurut hasil penelitian <a href=\"https:\/\/www.forestpeoples.org\/en\/topics\/climate-forests\/publication\/2012\/new-publication-forest-peoples-numbers-across-world\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Program Hutan Masyarakat,<\/a> lebih dari 50 juta orang bergantung secara langsung pada hutan untuk penghidupan melalui lapangan kerja langsung atau tidak langsung, terkait hasil hutan bukan kayu dan satwa liar.<\/p>\n<p>Sejak 2015, Presiden Indonesia, Joko Widodo mengembangkan program perhutanan sosial untuk melindungi hutan sekaligus meningkatkan penghidupan masyarakat yang bergantung hutan. Program pemerintah ini diharapkan mengatasi konflik tenurial dan kesenjangan akibat pesatnya pembangunan. Menurut Nasi, rencana ini akan menjadi \u201cpengubah permainan\u201d.<\/p>\n<p>Dr. Bambang Supriyanto memaparkan inisiatif kehutanan pemerintah Indonesia <a href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/59963\/cifor-and-indonesia-government-renew-contract-to-protect-forests?fnl=en\">CIFOR<\/a><\/p>\n<h4><div style=\"aspect-ratio:16\/9;min-height:unset;\" class=\"wp-block-cover alignfull has-parallax has-custom-content-position is-position-bottom-center has-aspect-ratio\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-60065 size-full has-parallax\" style=\"background-position:50% 50%;\n\t\t\t\tbackground-image:url(https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/32274285397_64f92b484e_c.jpg)\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n\t\t\t\t\t<p class=\"has-text-align-center has-base-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c7274f9a76ff948295c72066c2502b23\">32274285397_64f92b484e_c<\/p>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div><\/h4>\n<h4>PARADIGMA BARU DALAM PERHUTANAN SOSIAL<\/h4>\n<p>Dalam sebuah presentasi menarik dari Dr. Bambang Supriyanto, Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan, ditekankan mengenai kurangnya keadilan dalam kepemilikan hutan saat ini. Dari 120 juta hektare tutupan hutan di Indonesia, sebanyak 42 juta diberikan pada konsesi \u2013 terutama tanaman industri dan kelapa sawit. Lebih dari 95 persen alokasi itu dikelola sektor swasta, dan sisanya dikelola masyarakat. Bagi Supriyanto, kondisi ini jauh dari adil.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat yang tinggal di dalam dan seputar hutan menyumbang hampir 40 persen masyarakat miskin di Indonesia,\u201d katanya, sebelum menjelaskan lima pokok rencana dengan lima jari tangan kanannya. Untuk mengatasi hal ini, direktoratnya berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan masyarakat enam kali lipat, dari asalnya lima persen kurang menjadi 30 persen.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah memberikan kepercayaan pada petani untuk mengelola hutan,\u201d katanya. Ia kemudian memaparkan lima rencana besar untuk menjawab tantangan ini. Mengutip berbagai bentuk kemitraan komunitas, desa, swasta dan perhutanan, ia menyebutkan pentingnya hutan adat \u2013 yang mengakui keberadaan masyarakat adat.<\/p>\n<p>Supriyanto mengingatkan bahwa program perhutanan sosial bukan sesuatu yang bisa dilakukan sendirian. Agar kebijakan berhasil, muncul kebutuhan \u201ckemitraan pemerintah \u2013 swasta yang baik, dengan upaya mewujudkan tujuan jangka pendek, menengah dan panjang.\u201d Pendekatan holistik oleh pemerintah telah diadopsi, lima kementerian ambil bagian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Kementeraian Perdesaan, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Kementerian Pertanian; Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan Kementerian Dalam Negeri.<\/p>\n<p>Supriyanto juga meminta percepatan perizinan lahan untuk mencapai target lima tahun. Langkah berikut, lanjutnya, akan membutuhkan bantuan dari CIFOR dan BLI, dalam membangun masa depan bagi petani di sektor wanatani, silvopastura, wanamina, produksi biomasa, dan penjualan produk hutan \u2013 seperti kayu dan madu lestari.<\/p>\n<p>\u201cIzin telah diberikan, namun petani seringkali tidak tahu apa yang harus dilakukan. Oleh karena itu, langkah berikutnya adalah memfasilitasi petani,\u201d katanya. Hal ini memperkuat penelitian terbaru CIFOR yang menegaskan kurangnya pengetahuan praktis petani dalam melakukan konversi lahan gambut menjadi perkebunan kelapa sawit. Secara umum kondisi ini memicu ancaman lingkungan akibat praktik pertanian yang dilakukan.<\/p>\n<p>Hambatan terakhir? Mengembangkan pasar berkelanjutan. Untuk ini, Supriyanto menyatakan, dukungan perbankan dan mobilisasi mikrofinansial dibutuhkan untuk membuat ilmu pengetahuan menjadi aksi.<\/p>\n<p>CIFOR dan BLI menggunting pita saat pembukaan sekretariat Pusat Penelitian Lahan Gambut Tropis Internasional (ITPC) di <a href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/59963\/cifor-and-indonesia-government-renew-contract-to-protect-forests?fnl=en\">CIFOR<\/a><\/p>\n<h4><div style=\"aspect-ratio:16\/9;min-height:unset;\" class=\"wp-block-cover alignfull has-parallax has-custom-content-position is-position-bottom-center has-aspect-ratio\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-60067 size-full has-parallax\" style=\"background-position:50% 50%;\n\t\t\t\tbackground-image:url(https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46302113225_0156ee1d06_c.jpg)\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n\t\t\t\t\t<p class=\"has-text-align-center has-base-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c7274f9a76ff948295c72066c2502b23\">46302113225_0156ee1d06_c<\/p>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div><\/h4>\n<h4>PEMBUKAAN SEKRETARIAT ITPC<\/h4>\n<p>Sebelum acara ditutup, Nasi dan Justianto melakukan gunting pita pembukaan sekretariat Pusat Penelitian Lahan Gambut Tropis Internasional (<a href=\"https:\/\/www.tropicalpeatlands.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">International Tropical Peatlands Center\/ITPC)<\/a> di kampus CIFOR Bogor.<\/p>\n<p>Upacara ini menandai pembukaan sekretariat sementara ITPC. Sekretariat akan dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta CIFOR, yang secara bersama bertanggung jawab menyusun kerangka kerja ITPC sebelum peluncuran resminya pada tahun ini.<\/p>\n<p>Meski hanya 3% lahan dunia yang ditutupi gambut, <a href=\"https:\/\/www.cifor.org\/library\/6452\/new-map-reveals-more-peat-in-the-tropics\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">kawasan ini<\/a> menyimpan 30% hingga 40% karbon global, sebuah kepadatan yang tidak bisa dibandingkan dengan gabungan vegetasi permukaan bumi. Dengan memiliki separuh kawasan gambut dunia, keputusan pengelolaan lahan gambut di Indonesia memiliki pengaruh signifikan bagi lingkungan, pasar dan penghidupan regional dan global.<\/p>\n<p>ITPC direncanakan mulai membuka pintunya tahun ini, dengan misi menyatukan peneliti, pemerintah, masyarakat sipil dan pemangku kepentinganlain untuk menjamin konservasi dan manajemen berkelanjutan lahan gambut di Asia Tenggara, Basin Kongo dan Peru.<\/p>\n<p>Pada 30 Oktober 2018, Indonesia dan Republik Kongo \u2013 tempat ditemukannya cadangan lahan gambut tropis terbesar \u2013 menandatangani perjanjian kerja sama perlindungan dan manajemen lahan gambut antara negara Asia dan Afrika untuk pertama kalinya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cHutan dan sumber daya hutan sangat penting bagi Indonesia dan dunia dalam memerangi perubahan iklim,\u201d kata Direktur Jenderal Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), Robert Nasi, saat memberikan sambutan pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara CIFOR dan pemerintah Indonesia pekan lalu. Sejak 1997 CIFOR menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Luasnya negeri yang terdiri dari 17.000 pulau, menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":300,"featured_media":60059,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090,190],"tags":[],"language":[2171],"location":[12222],"tag-bahasa":[2622],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[8194],"class_list":["post-60057","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","category-peatlands","language-bahasa-indonesia","location-indonesia","tag-bahasa-lahan-gambut","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cHutan dan sumber daya hutan sangat penting bagi Indonesia dan dunia dalam memerangi perubahan iklim,\u201d kata Direktur Jenderal Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), Robert Nasi, saat memberikan sambutan pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara CIFOR dan pemerintah Indonesia pekan lalu. Sejak 1997 CIFOR menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Luasnya negeri yang terdiri dari 17.000 pulau, menjadi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"ciforblogger\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-11T03:53:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-03-11T03:54:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"532\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dominique Lyons\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\"},\"author\":{\"name\":\"Dominique Lyons\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/57250b5c6200d0f83e4f928f1a2198e0\"},\"headline\":\"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan\",\"datePublished\":\"2019-03-11T03:53:07+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-11T03:54:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\"},\"wordCount\":1040,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\",\"Peatlands\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2019\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\",\"name\":\"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg\",\"datePublished\":\"2019-03-11T03:53:07+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-11T03:54:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg\",\"width\":800,\"height\":532,\"caption\":\"CIFOR dan BLI menandatangani Nota Kesepahaman, sebagai wujud komitmen dalam penelitian hutan di Indonesia lima tahun ke depan.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/57250b5c6200d0f83e4f928f1a2198e0\",\"name\":\"Dominique Lyons\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g43919b05d7b6e05cfc46547a8f7501d0\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dominique Lyons\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\",\"ciforblogger\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/dominique\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/60057\\\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan","og_description":"\u201cHutan dan sumber daya hutan sangat penting bagi Indonesia dan dunia dalam memerangi perubahan iklim,\u201d kata Direktur Jenderal Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), Robert Nasi, saat memberikan sambutan pada penandatanganan Nota Kesepahaman antara CIFOR dan pemerintah Indonesia pekan lalu. Sejak 1997 CIFOR menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Luasnya negeri yang terdiri dari 17.000 pulau, menjadi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_author":"ciforblogger","article_published_time":"2019-03-11T03:53:07+00:00","article_modified_time":"2019-03-11T03:54:03+00:00","og_image":[{"width":800,"height":532,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dominique Lyons","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan"},"author":{"name":"Dominique Lyons","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/57250b5c6200d0f83e4f928f1a2198e0"},"headline":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan","datePublished":"2019-03-11T03:53:07+00:00","dateModified":"2019-03-11T03:54:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan"},"wordCount":1040,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","articleSection":["Forests News","Peatlands"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#respond"]}],"copyrightYear":"2019","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan","name":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","datePublished":"2019-03-11T03:53:07+00:00","dateModified":"2019-03-11T03:54:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","width":800,"height":532,"caption":"CIFOR dan BLI menandatangani Nota Kesepahaman, sebagai wujud komitmen dalam penelitian hutan di Indonesia lima tahun ke depan."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"CIFOR dan Indonesia perbarui kerjasama melindungi hutan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/57250b5c6200d0f83e4f928f1a2198e0","name":"Dominique Lyons","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g43919b05d7b6e05cfc46547a8f7501d0","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/626b060ce23d5e0d6779c70d297c4bddd3dff65d46892b97ba0981b895ca21e3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dominique Lyons"},"sameAs":["https:\/\/www.forestsnews.org","ciforblogger"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/dominique"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/60057\/cifor-dan-indonesia-perbarui-kerjasama-melindungi-hutan#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/46493037494_49f29f6e4b_c.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/300"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60057"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60064,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60057\/revisions\/60064"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60057"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=60057"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=60057"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=60057"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=60057"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=60057"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=60057"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=60057"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=60057"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=60057"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=60057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}