{"id":5557,"date":"2011-12-02T10:52:54","date_gmt":"2011-12-02T10:52:54","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=5557"},"modified":"2015-12-14T13:31:21","modified_gmt":"2015-12-14T06:31:21","slug":"rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","title":{"rendered":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR"},"content":{"rendered":"<p>DURBAN, Afrika Selatan (2 Desember, 2011)_Sub-komite ilmiah UNFCCC SBSTA telah merilis rancangan teks tentang REDD+ yang selanjutnya akan dibahas untuk  mendapatkan persetujuan di dalam sesi pleno COP pada hari Sabtu.<\/p>\n<p>Louis Verchot, peneliti utama  perubahan iklim CIFOR mengatakan, isi teks tersebut kuat serta ada himbauan mengenai proses transparan dalam pelaporan <em>safeguards<\/em>, atau pengaman, dan emisi karbon, namun tidak menyentuh masalah bagaimana sistem ini akan diverifikasi.<\/p>\n<p>\u201cNampaknya sudah ada pendekatan yang cukup menyeluruh untuk pelaporan <em>safeguards<\/em> dan emisi karbon, namun rancangan teks ini tidak membahas apa yang dibutuhkan guna memverifikasi sistem-sistem ini,\u201d kata Verchot.<\/p>\n<p>\u201cSebelum hal-hal ini terselesaikan, tanpa tahu siapa yang akan bertanggung jawab dan bagaimana mereka akan bertanggung jawab, akan ada keengganan untuk menaruh  uang di REDD+.\u201d<\/p>\n<p>REDD+ merupakan serangkaian langkah yang dirancang untuk menggunakan insentif finansial untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan. Rancangan teks yang dikeluarkan kemarin (<a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/REDD-text-Durban.pdf\">lihat di sini<\/a>) merupakan rekomendasi Subsidiary Body of Scientific and Technological Advancement (SBSTA) kepada Konferensi Para Pihak (COP) tentang bagaimana menghadapi isu-isu yang paling kritis yang akan memungkinkan mereka untuk terus maju dengan REDD+, misalnya bagaimana emisi yang terdahulu dapat dikalkulasi, bagaimana emisi karbon akan dilaporkan dan diverifikasi (MRV), serta bagaimana <em>safeguards<\/em> akan dilaporkan dan dilaksanakan.<\/p>\n<p><strong>Tidak menyebut masalah biaya<\/strong><\/p>\n<p>Walaupun belum memuat berita baru mengenai keuangan, perkembangan di sisi ini diharapkan akan dibahas dalam teks yang akan dikeluarkan badan Long-term Cooperative Action (LCA) besok.<\/p>\n<p>Verchot mengatakan,\u201dkita perlu memastikan bahwa pembuatan keputusan terkait pembiayaan dapat menetapkan suatu sasaran bagi dunia untuk mencapai pengurangan emisi.<\/p>\n<p>\u201cKeterlambatan pelaksanaan REDD+ di lapangan terjadi karena  ketidakpastian adanya dukungan pendanaan jangka panjang. Hingga adanya komitmen yang jelas mengenai hal tersebut , proyek-proyek REDD+ hanya dapat maju terbatas dengan menggunakan dana awal, namun tidak ada kemampuan untuk memperbesar atau membuat komitmen jangka panjang dengan masyarakat di mana mereka mulai bekerja.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu mendapatkan kepastian komitmen pembiayaan ini segera, bukan nanti.\u201d<\/p>\n<p><strong>Standar pelaporan <em>safeguards<\/em> dan kinerja buruk<\/strong><\/p>\n<p>Salah satu kekuatan teks ini terletak di adanya pendekatan menyeluruh terhadap pelaporan <em>safeguards<\/em>, terutama dengan dimasukannya masyarakat adat, ujar Verchot.<\/p>\n<p>\u201cMereka mengusulkan bahwa setiap negara mendemonstrasikan partisipasi efektif para pemangku kepentingan, khususnya masyarakat adat dan masyarakat lokal. Negara-negara tersebut harus dapat menunjukkan bagaimana mereka telah melaksanakan hal ini, contohnya, dengan memberikan laporan hasil pertemuan sebagai bukti diadakannya konsultasi.\u201d<\/p>\n<p>Walaupun mendorong akuntabilitas dan transparansi, teks ini tidak menetapkan standar pencapaian <em>safeguards<\/em> serta cara penyelesaian masalah kinerja yang buruk.<\/p>\n<p>&#8220;Contohnya, jika sebuah negara mengambil keputusan yang bertentangan dengan yang dikehendaki masyarakat adat, tidak ada indikasi jelas bagaimana menghadapi akibatnya dan bagaimana membuat keputusan yang terkait dengan hal tersebut,\u201d katanya lebih lanjut.<\/p>\n<p>\u201cYang dikemukakan di sini adalah standar pelaporan, bukan standar kinerja, padahal kita perlu keputusan mengenai standar kinerja untuk melanjutkan REDD+.\u201d<\/p>\n<p><strong>Isu MRV itu kuat, memungkinkan fleksibilitas namun belum membahas isu verifikasi<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"..\/5089\/redd-best-chance-for-progress-on-climate-change-at-durban-says-scientist\/\">Dalam sebuah wawancara dengan tim Forest Blog CIFOR minggu lalu<\/a>, Verchot menyebutkan bahwa negara-negara sebenarnya tengah mencari kejelasan akan penghitungan emisi karbon, khususnya mengenai  apakah seharusnya menggunakan <em>Reference Emission Levels (<\/em>RELs), di mana hanya terjadi deforestasi dan degradasi hutan, atau <em>Reference Levels<\/em> (RLs) jika negara-negara tersebut ingin memasukkan pelestarian dan pengelolaan hutan lestari.<\/p>\n<p>Rancangan teks ini memberikan fleksibilitas bagi negara pelaksana untuk memilih penggunaan sistem penghitungan karbon serta kemungkinan diterapkannya beberapa sistem yang berbeda di suatu negara.<\/p>\n<p>\u201cDraft ini memperbolehkan penggabungan tingkat emisi hutan ke tingkat nasional. Hal ini, menurut saya, merupakan pendekatan praktis. Ini berarti negara seperti Brazil dapat menetapkan sebuah RL untuk Amazon, RL lain untuk hutan kering Caatinga, dan RL lain lagi untuk hutan Atlantis dan kemudian menggabungkannya menjadi satu tingkat referensi hutan nasional.\u201d<\/p>\n<p>Hal ini juga penting ketika suatu negara memiliki beberapa wilayah hutan yang berbeda pada ujung-ujung spektrum deforestasi, kata Verchot.<\/p>\n<p>\u201cDi negara seperti Indonesia, yang memiliki pulau Jawa (paling tinggi mengalami deforestasi namun di beberapa wilayah tutupan hutannya mulai pulih) dan Papua (kerapatan hutan tinggi, yang terjadi kebanyakan degradasi hutan dan tidak banyak deforestasi), baik RL dan REL sama-sama dapat diterapkan. Teks tersebut memungkinkan program REDD+ nasional untuk menggunakan kedua jenis penghitungan karbon tersebut dan kemudian menggabungkannya menjadi tingkat referensi (RL) nasional.<\/p>\n<p>\u201cTeks tersebut juga merekomendasikan pendekatan bertahap terhadap pelaporan emisi karbon yang memungkinkan negara pelaksana untuk mulai dengan yang sederhana, serta merekomendasikan bahwa RL dan REL didasarkan pada data,\u201d kata Verchot.<\/p>\n<p>\u201cSetidaknya di tahap awal, sistem ini mungkin tidak  mencakup keseluruhan wilayah nasional tetapi pada akhirnya semua negara harus melakukannya. Untuk negara seperti Brazil, yang telah sukses dengan Amazon namun tidak memiliki data untuk hutan Caatinga, Cerrado atau Atlantik, aturan seperti ini memberikan waktu untuk membangun tingkat pengukuran ini.  Saya rasa tidaklah mungkin untuk mengharapkan semua pihak untuk mulai dengan inventarisasi hutan nasional yang berfungsi penuh dalam lima tahun ke depan mengingat semua persyaratan teknis yang harus dijalankan, khususnya di negara-negara yang begitu luas. Pendekatan yang diusulkan sudah cukup pragmatis.\u201d<\/p>\n<p>Yang belum disentuh oleh teks ini adalah bagaimana akurasi pelaporan akan diverifikasi, baik secara nasional maupun independen, dan SBSTA perlu mengkaji isu-isu ini, kata Verchot.<\/p>\n<p>\u201cPada COP berikutnya, SBSTA perlu merekomendasikan syarat-syarat verifikasi emisi. Pilihannya adalah apakah negara dapat memverifikasinya sendiri atau verifikasi dilakukan oleh pihak ketiga ataukah donor menyediakan verifikasi atas apa yang dilakukan negara penerima. Kita memerlukan keputusan untuk hal ini.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DURBAN, Afrika Selatan (2 Desember, 2011)_Sub-komite ilmiah UNFCCC SBSTA telah merilis rancangan teks tentang REDD+ yang selanjutnya akan dibahas untuk mendapatkan persetujuan di dalam sesi pleno COP pada hari Sabtu. Louis Verchot, peneliti utama perubahan iklim CIFOR mengatakan, isi teks tersebut kuat serta ada himbauan mengenai proses transparan dalam pelaporan safeguards, atau pengaman, dan emisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":38747,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[182,180,11,151],"tags":[],"language":[2171],"location":[12307],"tag-bahasa":[2451,2516,2916,3127,2564,2653,2819,2643],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3086],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[199],"class_list":["post-5557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-community-forestry","category-mitigating-climate-change","category-mrv-2","category-redd-2","language-bahasa-indonesia","location-south-africa","tag-bahasa-cop17","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-louis-verchot","tag-bahasa-mrv","tag-bahasa-pemerintahan","tag-bahasa-pengamanan","tag-bahasa-redd","tag-bahasa-tingkat-acuan-emisi","type-bahasa-peliputan-acara"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"DURBAN, Afrika Selatan (2 Desember, 2011)_Sub-komite ilmiah UNFCCC SBSTA telah merilis rancangan teks tentang REDD+ yang selanjutnya akan dibahas untuk mendapatkan persetujuan di dalam sesi pleno COP pada hari Sabtu. Louis Verchot, peneliti utama perubahan iklim CIFOR mengatakan, isi teks tersebut kuat serta ada himbauan mengenai proses transparan dalam pelaporan safeguards, atau pengaman, dan emisi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2011-12-02T10:52:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-12-14T06:31:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"918\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"611\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Michelle Kovacevic\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@kovamic\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\"},\"author\":{\"name\":\"Michelle Kovacevic\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/ea3bb60d30245a7892854e6208008e10\"},\"headline\":\"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR\",\"datePublished\":\"2011-12-02T10:52:54+00:00\",\"dateModified\":\"2015-12-14T06:31:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\"},\"wordCount\":859,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2011\\\/12\\\/Durban.png\",\"articleSection\":[\"Community forestry\",\"Mitigation\",\"MRV\",\"REDD+\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2011\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\",\"name\":\"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2011\\\/12\\\/Durban.png\",\"datePublished\":\"2011-12-02T10:52:54+00:00\",\"dateModified\":\"2015-12-14T06:31:21+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2011\\\/12\\\/Durban.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2011\\\/12\\\/Durban.png\",\"width\":918,\"height\":611,\"caption\":\"Foto: UN Climate Change\\\/flickr.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/ea3bb60d30245a7892854e6208008e10\",\"name\":\"Michelle Kovacevic\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=gf09723b4498b0f4039b2359ebc29f05c\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Michelle Kovacevic\"},\"description\":\"Michelle is a science\u00a0communicator with an honours degree in neuroscience from the University of Melbourne, Australia. She has experience across many science communication platforms including magazines, radio, presenting (to students, policymakers and practitioners), corporate PR, academia and capacity building. She was formerly editor of Forests News and social media coordinator.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/@kovamic\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/michelle-kovacevic\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/5557\\\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR","og_description":"DURBAN, Afrika Selatan (2 Desember, 2011)_Sub-komite ilmiah UNFCCC SBSTA telah merilis rancangan teks tentang REDD+ yang selanjutnya akan dibahas untuk mendapatkan persetujuan di dalam sesi pleno COP pada hari Sabtu. Louis Verchot, peneliti utama perubahan iklim CIFOR mengatakan, isi teks tersebut kuat serta ada himbauan mengenai proses transparan dalam pelaporan safeguards, atau pengaman, dan emisi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2011-12-02T10:52:54+00:00","article_modified_time":"2015-12-14T06:31:21+00:00","og_image":[{"width":918,"height":611,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","type":"image\/png"}],"author":"Michelle Kovacevic","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@kovamic","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor"},"author":{"name":"Michelle Kovacevic","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/ea3bb60d30245a7892854e6208008e10"},"headline":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR","datePublished":"2011-12-02T10:52:54+00:00","dateModified":"2015-12-14T06:31:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor"},"wordCount":859,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","articleSection":["Community forestry","Mitigation","MRV","REDD+"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#respond"]}],"copyrightYear":"2011","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor","name":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","datePublished":"2011-12-02T10:52:54+00:00","dateModified":"2015-12-14T06:31:21+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","width":918,"height":611,"caption":"Foto: UN Climate Change\/flickr."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rancangan teks REDD+ terbaru kuat dan menekankan transparansi, namun gagal menangani verifikasi, menurut peneliti CIFOR"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/ea3bb60d30245a7892854e6208008e10","name":"Michelle Kovacevic","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=gf09723b4498b0f4039b2359ebc29f05c","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bdd27143b32a221f7b8765de66dc686f70ed015e690112d4588896301cf8e684?s=96&d=mm&r=g","caption":"Michelle Kovacevic"},"description":"Michelle is a science\u00a0communicator with an honours degree in neuroscience from the University of Melbourne, Australia. She has experience across many science communication platforms including magazines, radio, presenting (to students, policymakers and practitioners), corporate PR, academia and capacity building. She was formerly editor of Forests News and social media coordinator.","sameAs":["https:\/\/x.com\/@kovamic"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/michelle-kovacevic"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/5557\/rilis-rancangan-teks-redd-terbaru-menguatkan-dan-menekankan-isu-transparansi-namun-gagal-menyentuh-isu-verifikasi-peneliti-cifor#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2011\/12\/Durban.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5557"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5557\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5557"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=5557"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=5557"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=5557"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=5557"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=5557"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=5557"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=5557"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=5557"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=5557"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=5557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}