{"id":48342,"date":"2017-03-01T07:00:28","date_gmt":"2017-03-01T00:00:28","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=48342"},"modified":"2018-02-07T15:49:53","modified_gmt":"2018-02-07T08:49:53","slug":"generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","title":{"rendered":"Generasi muda dan masa depan satwa liar"},"content":{"rendered":"<p>Peringatan hari satwa liar atau World Wild Life Day 2017 memilih fokus pada generasi muda dengan tajuk \u201cDengarkan Generasi Muda\u201d. Fokus pada generasi muda merupakan pilihan terbaik. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi alam, dalam konteks keseluruhan bentang alam, sumber daya, tata kelola dan berbagai dampak dari apa yang tengah terjadi saat ini.<\/p>\n<p>Generasi muda \u2013 dan juga kita \u2013 perlu memiliki informasi dan pengetahuan yang cukup untuk bisa terus menyuarakan dan menemukan jalan harmoni antara kehidupan manusia dan satwa liar. Untuk itu, CIFOR memilihkan data dan fakta mengenai kehidupan satwa liar terkini, kaitan dengan kehidupan dan penghidupan, serta masa depan kehidupan manusia dan satwa liar.<\/p>\n<p><strong>Makin langka, makin terancam<\/strong><\/p>\n<p>Di Ghana, perburuan mengakibatkan populasi 41 jenis satwa liar yang hidup dalam lima kawasan lindung menurun sebesar 76 persen antara tahun 1970 dan 1998, dan beberapa jenis satwa liar yang hidup di kawasan suaka telah punah sama sekali.<\/p>\n<div class='short-image short-image--left'>\n\t\t\t\t<a class='fancybox-image GTMshortImage' href='' target='_self'>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__thumb'>\n\t\t\t\t\t\t<img src='' width='260'>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__type'><h3><\/h3><\/div>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__title'><h4><\/h4><\/div>\n\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t<\/div>\n<p><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/604\/penangkapan-ikan-yang-berlebihan-mengancam-kehidupan-hewan-lainnya?fnl=id\">Penangkapan ikan berlebihan juga mengancam kehidupan hewan lainnya<\/a>. Kaum muda dapat mendorong pemerintah untuk mengurangi kegiatan penangkapan ikan besar-besaran, yang terutama dilakukan oleh kapal-kapal besar penangkap ikan di Teluk Guinea.<\/p>\n<p><strong>Satwa liar dan penghidupan<\/strong><\/p>\n<p>Daging satwa liar merupakan sumber protein dan lemak yang sangat penting dalam memenuhi  kebutuhan pangan pada masyarakat pedesaan \u2013 di Afrika Tengah mencapai angka 80% &#8212; serta menjadi <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/644\/krisis-pangan-lainnya?fnl=id\">jaring pengaman penting pada<\/a><u> musim-musim tertentu<\/u>.<\/p>\n<p>Menurut penelitian, kontribusi perdagangan daging satwa liar hasil perburuan terhadap perekonomian negara-negara di Afrika Barat dan Tengah, berkisar antara 42 juta dolar AS hingga 205 juta dolar AS per tahun.<\/p>\n<p>Para konservasionis menyatakan, perburuan satwa liar daratan (terestrial) \u2013 mencakup mamalia, burung, reptil dan amfibi \u2013 untuk memenuhi kebutuhan pangan akan mengancam kelangsungan hidup sejumlah besar spesies dan membahayakan ekosistem hutan tropis.<\/p>\n<div style=\"aspect-ratio:16\/9;min-height:unset;\" class=\"wp-block-cover alignfull has-parallax has-custom-content-position is-position-bottom-center has-aspect-ratio\">\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__image-background wp-image-48504 size-full has-parallax\" style=\"background-position:50% 50%;\n\t\t\t\tbackground-image:url(https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6239927569_64ceec12df.jpg)\">\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"wp-block-cover__inner-container is-layout-flow wp-block-cover-is-layout-flow\">\n\t\t\t\t\t<p class=\"has-text-align-center has-base-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c7274f9a76ff948295c72066c2502b23\">Papua, Indonesia, November, 2006.\n\nPhoto by CIFOR\n\nCenter For International Forestry Research<\/p>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n<p><a href=\"http:\/\/www.cbd.int\/doc\/publications\/cbd-ts-33-en.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Penelitian CIFOR<\/a> dan laporan Secretariat of the Convention on Biological Diversity merekomendasikan pengelolaan lestari terhadap sumber daya daging satwa liar hasil buruan. Perlu dilakukan pendekatan berbeda bagi beragam spesies, dan pada berbagai kondisi dan situasi yang berbeda.<\/p>\n<p>Spesies dengan laju pertumbuhan populasi intrinsik lambat, dan sangat bergantung pada keberadaan habitat asli atau tidak terganggu \u2013 seperti gorila \u2013 merupakan spesies yang rentan terhadap perburuan berlebihan.<\/p>\n<p><strong>Ekowisata dan REDD+<\/strong><\/p>\n<p>Indonesia memiliki hutan tropis terluas ketiga di dunia dan termasuk dalam kelompok negara dengan <a href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Negara_megadiversitas\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">keanekaragaman hayati terkaya<\/a> di dunia. Potensi ekowisata dengan mempromosikan satwa langka, selain mendatangkan pendapatan bagi pengelola daerah konservasi dan masyarakat setempat, juga dapat meningkatkan kesadaran pentingnya hutan dan upaya melindunginya.<\/p>\n<div class='short-image short-image--left'>\n\t\t\t\t<a class='fancybox-image GTMshortImage' href='' target='_self'>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__thumb'>\n\t\t\t\t\t\t<img src='' width='260'>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__type'><h3><\/h3><\/div>\n\t\t\t\t\t<div class='short-image__title'><h4><\/h4><\/div>\n\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t<\/div>\n<p>Ekowisata disarankan oleh sebagian pihak menjadi salah satu alternatif penghidupan masyarakat hutan dalam mekanisme REDD+, sebuah skema global pemberian kompensasi finansial dari negara maju untuk negara berkembang yang melindungi hutan dari deforestasi dan degradasi. Namun, terlepas dari iming-iming tambahan pendapatan, perlu disadari bahwa kegiatan ekowisata hanya berupa fungsi tambahan dari upaya konservasi.<\/p>\n<p><strong>Masa depan harmoni pelestarian dan pembangunan<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/28739\/bagi-hutan-pangan-dan-masa-depan-semuanya-tentang-keanekaragaman-hayati?fnl=id\">Indonesia menjadi rumah<\/a>bagi sekitar\u00a0<a href=\"https:\/\/www.cbd.int\/countries\/profile\/default.shtml?country=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">515 spesies mamalia<\/a>\u00a0\u2014 lebih banyak dari negara mana pun. Indonesia juga merupakan tempat hidup <a href=\"http:\/\/www.iucnredlist.org\/initiatives\/mammals\/analysis\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">184 spesies mamalia yang terancam punah\u00a0<\/a>di dunia, termasuk orang utan dan gajah sumatra, harimau dan badak<\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/560\/makna-johannesburg?fnl=id\">Konservasi satwa liar<\/a> yang dilakukan masyarakat di Botswana ternyata dapat meningkatkan populasi satwa liar, sekaligus pendapatan masyarakat.<\/li>\n<li><u>Hasil studi DFID<\/u> mengenai kemiskinan dan satwa liar menyimpulkan bahwa sekitar 150 juta orang masih sangat tergantung pada satwa liar untuk dikonsumsi atau dijual. Pariwisata satwa liar bisa menjadi pilihan menarik bagi wilayah terpencil.<\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/602\/pembalakan-yang-hati-hati-di-bahtera-noah?fnl=id\">Pembalakan hutan<\/a> mengganggu kehidupan satwa liar, memicu kelangkaan beberapa jenis satwa liar, dan memutus rantai makanan satwa liar.<\/li>\n<li>Kurang lebih 50.000 sampai 60.000 orang utan tersisa dapat ditemukan di taman-taman nasional. Lebih banyak lagi yang hidup di gugus-gugus hutan yang terfragmentasi akibat pembangunan. Sebanyak\u00a0<u>22 Persen distribusi orang utan<\/u> ditemukan di daerah yang dilindungi. Namun, sebanyak 29 persen \u2013 atau hampir sepertiga dari semua habitat orang utan \u2013 ditemukan di wilayah-wilayah\u00a0produksi kayu.<\/li>\n<li>Masyarakat lokal adalah\u00a0<a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/28075\/masyarakat-vs-tindakan-respon-terhadap-perdagangan-satwa-liar?fnl=id\">pemangku kepentingan vital dalam perang melawan perdagangan ilegal<\/a> satwa liar. Namun, model berbasis masyarakat tidak lantas mengganti tindakan negara dalam mengatasi perdagangan alam liar.<\/li>\n<li>Masyarakat lokal juga relatif memiliki\u00a0<a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/28075\/masyarakat-vs-tindakan-respon-terhadap-perdagangan-satwa-liar?fnl=id\">pengetahuan kontekstual, serta dapat menjadi \u201cmata dan telinga\u201d di lapangan<\/a> dalam mendukung konservasi. Pemantauan dan pelaporan lokal dapat lebih terarah, efisien dan berkelanjutan dibanding aksi tingkat negara.<\/li>\n<li>International Union for the Conservation of Nature (IUCN) memperkirakan lebih dari\u00a0<a href=\"http:\/\/www.iucnredlist.org\/details\/17975\/0\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">dalam kurun waktu 60 tahun terakhir, populasi orang utan di Kalimantan telah menurun sebanyak 50% <\/a>. Dan\u00a0<a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/28533\/mencari-tempat-perlindungan-terbaik-bagi-orang-utan?fnl=id\">kurang lebih 63 persen hutan yang ada di Kalimantan saat ini tidak cukup untuk melestarikan populasi orang utan.<\/a><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/10731\/pertanian-sahabat-atau-musuh-burung-kakaktua-maluku?fnl=id\">Burung kakatua Maluku<\/a>termasuk dalam daftar kategori hewan paling terancam punah di dunia pada Convention on International Trade in Endangered Species (CITES). Tinggal sebanyak 60.000 ekor burung kakatua maluku masih dapat ditemukan dalam populasi liar di Pulau Seram.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peringatan hari satwa liar atau World Wild Life Day 2017 memilih fokus pada generasi muda dengan tajuk \u201cDengarkan Generasi Muda\u201d. Fokus pada generasi muda merupakan pilihan terbaik. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi alam, dalam konteks keseluruhan bentang alam, sumber daya, tata kelola dan berbagai dampak dari apa yang tengah terjadi saat ini. Generasi muda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":31,"featured_media":48497,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090,13,95,1072],"tags":[],"language":[2171],"location":[12222],"tag-bahasa":[2522,6925,2520,2623,2530,2554,2822],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3088],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[4903],"class_list":["post-48342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","category-governance","category-human-wellbeing","category-landscapes","language-bahasa-indonesia","location-indonesia","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-ex-situ","tag-bahasa-konservasi","tag-bahasa-pembayaran-jasa-lingkungan","tag-bahasa-pertumbuhan-ekonomi","tag-bahasa-tata-kelola-hutan","tag-bahasa-tujuan-pembangunan-berkelanjutan","type-bahasa-berkas-fakta"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Generasi muda dan masa depan satwa liar - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Generasi muda dan masa depan satwa liar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peringatan hari satwa liar atau World Wild Life Day 2017 memilih fokus pada generasi muda dengan tajuk \u201cDengarkan Generasi Muda\u201d. Fokus pada generasi muda merupakan pilihan terbaik. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi alam, dalam konteks keseluruhan bentang alam, sumber daya, tata kelola dan berbagai dampak dari apa yang tengah terjadi saat ini. Generasi muda [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-03-01T00:00:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-07T08:49:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"CIFOR\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@cifor\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\"},\"author\":{\"name\":\"CIFOR\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d\"},\"headline\":\"Generasi muda dan masa depan satwa liar\",\"datePublished\":\"2017-03-01T00:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:49:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\"},\"wordCount\":744,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/6236833129_1d4679b723.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\",\"Governance\",\"Human well-being\",\"Landscapes\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2017\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\",\"name\":\"Generasi muda dan masa depan satwa liar - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/6236833129_1d4679b723.jpg\",\"datePublished\":\"2017-03-01T00:00:28+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:49:53+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/6236833129_1d4679b723.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2017\\\/03\\\/6236833129_1d4679b723.jpg\",\"width\":500,\"height\":333,\"caption\":\"Seorang anak bermain dengan hewan peliharaan di Gunung Lumut, Kalimantan Timur.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Generasi muda dan masa depan satwa liar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d\",\"name\":\"CIFOR\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=ge7d947aa879a614a2298e7a079243687\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"CIFOR\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/cifor\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/cifor\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/48342\\\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Generasi muda dan masa depan satwa liar - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Generasi muda dan masa depan satwa liar","og_description":"Peringatan hari satwa liar atau World Wild Life Day 2017 memilih fokus pada generasi muda dengan tajuk \u201cDengarkan Generasi Muda\u201d. Fokus pada generasi muda merupakan pilihan terbaik. Mereka adalah generasi yang akan mewarisi alam, dalam konteks keseluruhan bentang alam, sumber daya, tata kelola dan berbagai dampak dari apa yang tengah terjadi saat ini. Generasi muda [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2017-03-01T00:00:28+00:00","article_modified_time":"2018-02-07T08:49:53+00:00","og_image":[{"width":500,"height":333,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"CIFOR","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@cifor","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar"},"author":{"name":"CIFOR","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d"},"headline":"Generasi muda dan masa depan satwa liar","datePublished":"2017-03-01T00:00:28+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:49:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar"},"wordCount":744,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","articleSection":["Forests News","Governance","Human well-being","Landscapes"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#respond"]}],"copyrightYear":"2017","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar","name":"Generasi muda dan masa depan satwa liar - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","datePublished":"2017-03-01T00:00:28+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:49:53+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","width":500,"height":333,"caption":"Seorang anak bermain dengan hewan peliharaan di Gunung Lumut, Kalimantan Timur."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Generasi muda dan masa depan satwa liar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/33964b2bd6b16891f0f4e65f2ead043d","name":"CIFOR","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=ge7d947aa879a614a2298e7a079243687","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d0edacc662331b3e7f1482139a1705cd2919ba8ff1d7457d158c9c5fdcfc56ae?s=96&d=mm&r=g","caption":"CIFOR"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/cifor"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/cifor"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/48342\/generasi-muda-dan-masa-depan-satwa-liar#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2017\/03\/6236833129_1d4679b723.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/31"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48342"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=48342"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=48342"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=48342"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=48342"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=48342"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=48342"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=48342"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=48342"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=48342"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=48342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}