{"id":47480,"date":"2017-01-05T12:13:44","date_gmt":"2017-01-05T05:13:44","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=47480"},"modified":"2018-02-07T15:41:15","modified_gmt":"2018-02-07T08:41:15","slug":"rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","title":{"rendered":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun"},"content":{"rendered":"<p>Tahun baru sudah tiba, inilah saatnya menikmati artikel, buku dan film yang dapat menjadi pengetahuan di awal tahun. Kami meminta rekomendasi para ilmuwan CIFOR mengenai rujukan buku-buku menarik sebagai wacana pengetahuan.<\/p>\n<p><a href=\"\/\/www.cifor.org\/scientific-staff-detail\/984\/robert-nasi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Robert Nasi, Wakil Direktur Jendral, Bidang Penelitian<\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47344 alignleft\" style=\"float: left; width: 130px; margin-right: 42px;\" src=\"\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert.jpg\" alt=\"\" width=\"130\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert.jpg 130w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert-32x32.jpg 32w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert-128x128.jpg 128w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert-64x64.jpg 64w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert-96x96.jpg 96w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Robert-50x50.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 130px) 100vw, 130px\" \/><\/p>\n<p><em>Setelah<\/em><em> <\/em><a href=\"\/\/www.cifor.org\/cifor-at-cop22\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">COP22<\/a><em>, Robert Nasi mendalami Perjanjian Paris dan batas 1,5-derajat. Ia menyarankan sederet artikel yang menyoroti topik ini dari perspektif berbeda.<\/em><\/p>\n<p>Dalam <em>Nature<\/em>, artikel <a href=\"http:\/\/www.nature.com\/nature\/journal\/v534\/n7609\/full\/nature18307.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Proposal iklim Perjanjian Paris perlu dorongan agar pemanasan global tetap di bawah 2\u00b0C<\/a> menyajikan analisis menarik mengenai Komitmen Kontribusi Nasional (INDC), sekaligus menunjukkan nilai dan tantangan di era baru kebijakan iklim saat ini.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.nature.com\/nclimate\/journal\/v6\/n9\/full\/nclimate3096.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Karakteristik ilmu pengetahuan dan kebijakan target suhu Perjanjian Paris<\/a> dalam <em>Nature Climate Change<\/em> menyajikan topik yang sama dengan sudut pandang berbeda, dan menawarkan sebuah agenda untuk ilmu pengetahuan pasca-Paris.<\/p>\n<p>Dalam <em>Current Biology<\/em>, <a href=\"http:\/\/www.cell.com\/current-biology\/pdf\/S0960-9822(16)30625-X.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Warisan lingkungan deforestasi tropis modern<\/a> memunculkan perspektif \u2018tersembunyi\u2019 atau terabaikannya jeda waktu yang mungkin sudah mengacaukan berbagai upaya untuk tetap berada di bawah 2 derajat. Artikel ini menyatakan konservasi saja tidak cukup.<\/p>\n\n<p><a href=\"\/\/www.cifor.org\/scientific-staff-detail\/3592\/bimbika-sijapati-basnett\/?page_pub=1&amp;type=&amp;sort=date\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Bimbika Sijapati Basnett,<\/strong><strong> <\/strong><strong>Ilmuwan, Koordinator Jender<\/strong><\/a><\/p>\n<p><em>Bimbika Basnett merekomendasikan sejumlah karya klasik jender dan kehutanan \u2013 seluruh teks penting dalam bidang ini dan merupakan bacaan mendasar bagi siapa pun yang tertarik dengan interaksi dan persimpangan antara jender, kehutanan dan lingkungan.<\/em><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47367 alignleft\" style=\"float: left; width: 130px; margin-right: 42px;\" src=\"\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika.jpg\" alt=\"\" width=\"130\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika.jpg 130w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika-32x32.jpg 32w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika-128x128.jpg 128w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika-64x64.jpg 64w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika-96x96.jpg 96w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Bimbika-50x50.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 130px) 100vw, 130px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/global.oup.com\/academic\/product\/gender-and-green-governance-9780199569687?cc=id&amp;lang=en&amp;\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><em>Jender dan tata kelola hijau: ekonomi politik kehadiran perempuan di dalam dan di luar masyarakat kehutanan<\/em><\/a> karya Bina Agarwal dari \u00a0Penerbitan Universitas Oxford<\/li>\n<\/ul>\n<p>Karya Bina Agarwal mengenai jender dan tata kelola hijau (yang diawali dari makalahnya pada 2001) ini, menjadi bacaan wajib bagi setiap orang yang ingin mengerti mengapa ketidaksetaraan jender penting bagi hutan dan lingkunga. Agarwal, ekonomis feminis terkemuka meneliti beberapa kelompok pengelola hutan desa di Nepal dan Gujarat yang seringkali disanjung karena berhasil mempersatukan masyarakat dalam mengelola sumber daya dengan sedikit sekali intervensi dari pemerintah atau kekuatan pasar. Agarwal menemukan bahwa perempuan tidak hadir atau sangat terbatas perannya dalam kelompok-kelompok ini, bahkan dalam kasus perempuan lebih bergantung pada hutan dibanding lelaki. Agarwal menunjukkan bagaimana peningkatan partisipasi perempuan dapat memberi hasil positif bagi perempuan maupun hutan, ketika peran penentuan aturan mengenai siapa, kapan dan untuk tujuan apa dalam hal akses hutan lebih dimiliki oleh perempuan.<\/p>\n<p>Namun, Agarwal menyatakan bahwa hanya menambahkan perempuan saja tidak cukup. Perlu \u2018massa kritis\u2019 perempuan dalam lembaga pengambilan keputusan dan ketika keputusan penting mengenai hutan dibuat.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/onlinelibrary.wiley.com\/doi\/10.1111\/j.1467-7660.2007.00403.x\/abstract\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Mitos Ibu Bumi dan Fabel Ekofeminis: Kebangkitan dan Kejatuhan Upaya Strategis<\/a> karya Melissa Leach dalam <em>Development and Change<\/em><\/p>\n<p>Makalah ini menyajikan kajian sangat menarik dan kritis mengenai integrasi jender dalam kebijakan lingkungan dan pembangunan, serta intervensi selama beberapa tahun. Artikel ini menuliskan bahwa jender, atau \u2018isu perempuan\u2019, pertama kali dibawa dalam agenda lingkungan oleh dua kelompok: ekofeminis yang menyatakan bahwa secara inheren perempuan dekat dengan alam dan memiliki pengetahuan mendalam tentang hutan karena faktor biologis, dan dari sisi Perempuan, Lingkungan dan Pembangunan (WED), yang juga memiliki pandangan serupa bahwa perempuan lebih dekat dengan alam dibanding lelaki. Banyak ilmuwan dan praktisi feminis mengkritisi WED dan ekofeminis dalam beberapa hal, misalnya mengasumsikan bahwa perempuan dan lelaki tidak berubah, dan karena terfokus hanya pada perempuan, tidak pada lelaki.<\/p>\n<p>Pihak lain berpendapat bahwa kebijakan dan intervensi berdasar informasi dari WED\/ekofeminis dapat membahayakan perempuan dengan sekadar memasukkan perempuan tanpa menangani masalah mendasar ketidaksetaraan jender, malah akan meningkatkan jumlah perempuan bekerja tanpa dibayar dan memperkuat stereotip jender, selain hal-hal lain. Leach menemukan bahwa secara perlahan kebijakan dan interfensi menjauhi WED dan \u2018fabel\u2019 ekofeminis, serta lebih berdasar pada pendekatan hak dan kesadaran politik sebagai momentumnya. Namun, ia mengkhawatirkan bahwa \u2018sang bayi dikeluarkan dari bak mandi\u2019 ketika isu jender dikesampingkan. Kebijakan dan intervensi tetap saja tidak sadar jender.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.unwomen.org\/en\/digital-library\/publications\/2014\/10\/world-survey-2014\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><em>Survei Dunia mengenai peran perempuan dalam pembangunan 2014: Kesetaraan jender dan pembangunan berkelanjutan <\/em><\/a> oleh Perempuan PBB<\/p>\n<p>Laporan Perempuan PBB ini dipublikasikan sebelum finalisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), meski kemudian salah satu tujuan didedikasikan pada kesetaraan jender, dan lebih dari apa yang ada dalam Tujuan Pembangunan Milenium. Banyak alasan mengapa laporan ini penting, termasuk topik bahwa kesetaraan jender dan pemberdayaan perempuan merupakan tujuan pembangunan tersendiri yang penting dan bukan hanya karena mereka sangat menentukan pencapaian tujuan lain. Laporan menuliskan bahwa kerja perempuan perlu menjadi bagian dari upaya pengumpulan data dan menawarkan banyak pelajaran untuk proyek penelitian ikrar nol deforestasi\/komitmen korporasi serta REDD+.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ojs.unbc.ca\/index.php\/acme\/article\/view\/709\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Feminis dalam Hutan: Pengetahuan Situasional dan Metode Campuran dalam Manajemen Sumber Daya Alam<\/a> oleh  Andrea Nightingale dalam <em>ACME: E-Jurnal Internasional Geografi Kritis <\/em><\/p>\n<p>Makalah ini terbangun atau terangkai dari kontribusi signifikan ilmuwan dan peneliti feminis terhadap metode dan pengumpulan data ilmu sosial. Nightingale menunjukkan bahwa tidak ada kebenaran objektif bisa didapat melalui pendekatan sepanjang jarak tangan antara peneliti dan objek penelitian. \u2018Data\u2019 dihasilkan dari latar belakang, komitmen dan asumsi sosial dan politik peneliti itu sendiri, serta sifat interaksi dengan objek penelitian, apa yang ingin diungkapkan oleh subjek penelitian dan realitas sosio-politis. Ia menyimpulkan agar menghindari mengutamakan satu metodologi tertentu. Dan, menjadi penting untuk menggunakan berbagai metode dalam mengungkap suara yang beragam, plural dan berbeda dari lapangan.<\/p>\n<p><a href=\"\/\/www.cifor.org\/scientific-staff-detail\/3710\/romain-pirard\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Romain Pirard, Ilmuwan Senior <\/strong><\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-47368 alignleft\" style=\"float: left; width: 130px; margin-right: 42px;\" src=\"\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain.jpg\" alt=\"\" width=\"130\" height=\"130\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain.jpg 130w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain-32x32.jpg 32w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain-128x128.jpg 128w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain-64x64.jpg 64w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain-96x96.jpg 96w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Romain-50x50.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 130px) 100vw, 130px\" \/><\/p>\n<p><em>Rekomendasi Romain Pirard kembali ke masa silam untuk melihat akar sikap konservasionis dan perhatian lingkungan dalam karya seni. Seluruh pilihannya berasal dari akhir era 1950-an, periode kebangkitan kesadaran terhadap masalah alam liar dan lingkungan di kalangan seniman, sebelum kemudian merasuki masyarakat luas.<\/em><\/p>\n<p>Sebuah buku yang cukup mencerahkan, <a href=\"http:\/\/www.goodreads.com\/book\/show\/50976.The_Roots_of_Heaven\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><em>The Roots of Heaven<\/em><\/a> karya Romain Gary dipublikasikan pada 1956. Secara brilian, karya fiksi ini mengungkap kerusakan akibat perburuan gajah di Afrika dan perjuangan seorang idealis yang menghadapi kekuatan lokal dan kolonial dalam misinya. Menghasilkan satu karya novel fiksi pertama mengenai isu ini, Gary merupakan seorang pionir, dan kemudian dikokohkan dalam karya-karya lainnya. Ia menerima penghargaan sastra paling prestisius di Prancis, Prix Concourt.<\/p>\n\n<p>Untuk pecinta film, <a href=\"http:\/\/www.imdb.com\/title\/tt0052148\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">The Roots of Heaven<\/a> diadaptasi dengan nama yang sama untuk layar oleh John Huston pada tahun 1958, dengan Errol Flynn dalam peran utama.<\/p>\n<p>Film <a href=\"http:\/\/www.imdb.com\/title\/tt0052395\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Wind Across the Everglades<\/a> oleh Nicholas Ray dirilis pada tahun yang sama. Ini bercerita meneguhkan dari permainan sipir pertempuran pemburu membanggakan di Florida dan memberikan perspektif yang menarik dan melengkapi perburuan gajah dalam konteks yang sama sekali berbeda (tetapi hanya sebagai sulit).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahun baru sudah tiba, inilah saatnya menikmati artikel, buku dan film yang dapat menjadi pengetahuan di awal tahun. Kami meminta rekomendasi para ilmuwan CIFOR mengenai rujukan buku-buku menarik sebagai wacana pengetahuan. Robert Nasi, Wakil Direktur Jendral, Bidang Penelitian Setelah COP22, Robert Nasi mendalami Perjanjian Paris dan batas 1,5-derajat. Ia menyarankan sederet artikel yang menyoroti topik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":220,"featured_media":47486,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":true,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,182,188,6090,173,13,95,1072,180,186,184],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2476,2587,2522,2636,2560,6810,2550,2520,6836,2604,2564],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3094],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[6428],"class_list":["post-47480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-community-forestry","category-food-and-diets","category-forests-news","category-gender-justice-tenure","category-governance","category-human-wellbeing","category-landscapes","category-mitigating-climate-change","category-production-forests","category-value-chains-finance","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-adaptasi","tag-bahasa-bentang-alam","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-hutan-produksi","tag-bahasa-jender","tag-bahasa-kesetaraan-jender","tag-bahasa-ketahanan-pangan","tag-bahasa-konservasi","tag-bahasa-masyarakat-hutan","tag-bahasa-mitigasi","tag-bahasa-pemerintahan","type-bahasa-wawancara"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahun baru sudah tiba, inilah saatnya menikmati artikel, buku dan film yang dapat menjadi pengetahuan di awal tahun. Kami meminta rekomendasi para ilmuwan CIFOR mengenai rujukan buku-buku menarik sebagai wacana pengetahuan. Robert Nasi, Wakil Direktur Jendral, Bidang Penelitian Setelah COP22, Robert Nasi mendalami Perjanjian Paris dan batas 1,5-derajat. Ia menyarankan sederet artikel yang menyoroti topik [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-01-05T05:13:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-07T08:41:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Deanna Ramsay\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@deanna_ramsay\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\"},\"author\":{\"name\":\"Deanna Ramsay\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/d7263907b1c701110691c35c363abae3\"},\"headline\":\"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun\",\"datePublished\":\"2017-01-05T05:13:44+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:41:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\"},\"wordCount\":989,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Community forestry\",\"Food &amp; diets\",\"Forests News\",\"Gender, justice &amp; tenure\",\"Governance\",\"Human well-being\",\"Landscapes\",\"Mitigation\",\"Production forests\",\"Value chains &amp; finance\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2017\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\",\"name\":\"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg\",\"datePublished\":\"2017-01-05T05:13:44+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:41:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2016\\\/12\\\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683,\"caption\":\"Meluangkan waktu membaca buku di masa liburan.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/d7263907b1c701110691c35c363abae3\",\"name\":\"Deanna Ramsay\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=gf6091d5fdccd228828f3038fb51bc7c6\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Deanna Ramsay\"},\"description\":\"Deanna Ramsay is a writer.\",\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/\\\/\\\/www.cifor.org\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/deanna_ramsay\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/deanna\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/47480\\\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun","og_description":"Tahun baru sudah tiba, inilah saatnya menikmati artikel, buku dan film yang dapat menjadi pengetahuan di awal tahun. Kami meminta rekomendasi para ilmuwan CIFOR mengenai rujukan buku-buku menarik sebagai wacana pengetahuan. Robert Nasi, Wakil Direktur Jendral, Bidang Penelitian Setelah COP22, Robert Nasi mendalami Perjanjian Paris dan batas 1,5-derajat. Ia menyarankan sederet artikel yang menyoroti topik [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2017-01-05T05:13:44+00:00","article_modified_time":"2018-02-07T08:41:15+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Deanna Ramsay","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@deanna_ramsay","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun"},"author":{"name":"Deanna Ramsay","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/d7263907b1c701110691c35c363abae3"},"headline":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun","datePublished":"2017-01-05T05:13:44+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:41:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun"},"wordCount":989,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Community forestry","Food &amp; diets","Forests News","Gender, justice &amp; tenure","Governance","Human well-being","Landscapes","Mitigation","Production forests","Value chains &amp; finance"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#respond"]}],"copyrightYear":"2017","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun","name":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","datePublished":"2017-01-05T05:13:44+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:41:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","width":1024,"height":683,"caption":"Meluangkan waktu membaca buku di masa liburan."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rekomendasi bacaan dari para ilmuwan di awal tahun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/d7263907b1c701110691c35c363abae3","name":"Deanna Ramsay","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=gf6091d5fdccd228828f3038fb51bc7c6","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/4a58923c8d571e4894e78b887d4db2d6ef406420e6e6fc2a7dc8a3f62f016966?s=96&d=mm&r=g","caption":"Deanna Ramsay"},"description":"Deanna Ramsay is a writer.","sameAs":["http:\/\/\/\/www.cifor.org","https:\/\/x.com\/deanna_ramsay"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/deanna"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/47480\/rekomendasi-bacaan-dari-para-ilmuwan-di-awal-tahun#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Creative-Ways-Say-I-Love-You.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/220"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47480"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47480\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47486"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47480"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=47480"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=47480"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=47480"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=47480"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=47480"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=47480"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=47480"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=47480"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=47480"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=47480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}