{"id":31502,"date":"2015-08-06T16:27:10","date_gmt":"2015-08-06T09:27:10","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=31502"},"modified":"2015-10-13T10:47:49","modified_gmt":"2015-10-13T03:47:49","slug":"menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","title":{"rendered":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya"},"content":{"rendered":"<p>Lupakan soal mencari jarum di tumpukan jerami. Tugas lebih sulit tampaknya adalah menghitung semua jerami di pertanian.<\/p>\n<p>Sebuah <a href=\"\/\/www.cifor.org\/library\/5637\/an-estimate-of-the-number-of-tropical-tree-species\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">penelitian baru<\/a> mendokumentasikan pencarian itu, dilakukan di seluruh dunia, untuk menghitung berapa banyak spesies pohon di hutan tropis di bumi ini.<\/p>\n<p>Perkiraan peneliti \u2013 seluruhnya 148 orang \u2013 hutan tropis bumi adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 spesies pohon, sebagiannya sangat langka.<\/p>\n<p>Laporan ini merupakan satu upaya pertama membangun basis data global spesies pohon tropis.<\/p>\n<p>Sebelumnya, survei serupa hanya menghitung pohon di area tertentu, tanpa konsistensi meluas. Penelitian lain memperkirakan 37.000, 43.000, dan 50.000, yang \u201cberdasar pendapat ahli,\u201d tulis para peneliti.<\/p>\n<p>\u201cIni terbagi dalam pecahan kecil-kecil,\u201d kata ilmuwan utama <a href=\"\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR)<\/a>, Terry Sunderland, salah seorang penulis laporan. \u201cIni soal menilai kembali posisi pengetahuan dan pemahaman di mana ada celah dan bagaimana kita benar-benar melakukan analisis global.\u201d<\/p>\n<p><strong>BENTANG ALAM POHON GLOBAL <\/strong><\/p>\n<p>Dalam melakukan penelitian, para peneliti membangun basis data lebih dari 650.000 pohon dari lebih dari 11.000 spesies, yang ditemukan di wilayah tropis Afrika, Asia, dan Amerika Latin.<\/p>\n<p>Pendekatan ini memberi manfaat menyatukan para peneliti dari seluruh dunia, dan menempatkan peneliti negara berkembang di panggung penerbitan internasional.<\/p>\n<blockquote><p><em>Peneliti membangun basis data lebih dari 650.000 pohon dari lebih dari 11.000 spesies, yang ditemukan di wilayah tropis Afrika, Asia, dan Amerika Latin<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Hasil ini mengakhiri beberapa asumsi sebelumnya mengenai spesiasi pohon tropis.<\/p>\n<p>Amerika Latin, misalnya, sejak lama dipertimbangkan menjadi rumah hutan paling kaya, tetapi penelitian menunjukkan bahwa Asia Tenggara di banyak wilayah malah sangat kaya, di mana kedua wilayah tersebut menyokong 19.000 dan 25.000 spesies.<\/p>\n<p>Afrika, kebalikannya, hanya memiliki 4.500 hingga 6.000 spesies.<\/p>\n<p>Walaupun begitu, jumlah ini masih jauh dari apa yang ditemukan di hutan manapun: hutan sedang Eropa hanya memiliki 124 spesies. Disparitas ini umumnya terjadi akibat perbedaan curah hujan antar wilayah, karena tingginya curah hutan umumnya berkorelasi dengan lebih beragamnya tumbuhan.<\/p>\n<p>\u201cPenelitian ini memberitahu kita bahwa jika kita tertarik mengkonvervasi keragaman hayati, di sinilah kita perlu fokus,\u201d kata Terry Sunderland. \u201cSaya pikir ini alat manajemen penting.\u201d<\/p>\n<p>Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa keragaman hayati tinggi berarti biomassa tinggi.<\/p>\n<p>Mensurvey spesies pohon, bisa memberi masukan informasi lebih baik untuk program seperti <a href=\"http:\/\/www.un-redd.org\/aboutredd\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">REDD+<\/a>, yang berupaya memitigasi perubahan iklim dan melindungi tanaman serta binatang dengan menawarkan kredit agar hutan tetap berdiri.<\/p>\n<p><strong>TETAPI BERAPA BANYAK PERSISNYA?<\/strong><\/p>\n<p>Penelitian mengungkap bahwa hutan tropis adalah rumah bagi sejumlah besar spesies yang ukuran populasinya sangat kecil, walaupun belum jelas berapa banyak spesies atau seberapa kecil populasinya. Ini pertanyaan untuk peneliti di masa datang. Beberapa spesies ini dalam kondisi terancam punah dan perlu perlindungan, sementara yang lain langka.<\/p>\n<p>\u201cIni salah satu masalah utama hutan,\u201d kata Terry Sunderland. \u201cBanyak pola spesiasi yang tidak bisa kita bilang, \u2018kita akan lindungi area ini dan melindungi semua keragaman hayati.\u2019 Tidak bisa seperti itu.\u201d<\/p>\n<p>Sebagai tambahan memperkaya informasi bagi pengambilan keputusan konservasi saat ini, survei pohon meletakkan dasar perbandingan bagi penelitian lanjutan \u2013 khususnya peran penting ketika hutan berevolusi sejalan dengan iklim.<\/p>\n<blockquote><p><em>Hutan tropis adalah rumah bagi sejumlah besar spesies yang ukuran populasinya sangat kecil, walaupun belum jelas berapa banyak spesies atau seberapa kecil populasinya<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>Perubahan hutan yang sebelumnya didokumentasi selama beberapa milenium kini berlangsung lebih cepat, kata Terry Sunderland.<\/p>\n<p>Kondisi lebih panas di tropis bisa mengarah pada berkurangnya curah hujan, mengakibatkan kekeringan yang bisa mengancam hutan. Ditambah deforestasi, kekeringan bisa memusnahkan populasi pohon.<\/p>\n<p>Mengumpulkan pengetahuan mengenai kondisi pohon hari ini akan menjadi penting menilai dan mungkin mengurangi kerusakan dalam dekade mendatang.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan sekadar praktik akademik, yang juga menarik dan penting, tetapi ini memberi basis data dasar untuk mulai memantau pola dan tren ketika perubahan terjadi bersama perubahan iklim, misalnya,\u201d kata Terry Sunderland.<\/p>\n<p>\u201cMenyediakan basis data dasar memungkinkan kita memahami kecepatan dan sifat perubahan itu.\u201d<\/p>\n<p><strong>Untuk informasi lebih mengenai hitungan spesies tropis, silahkan hubungi Terry Sunderland di <\/strong><a href=\"mailto:t.sunderland@cgiar.org\">t.sunderland@cgiar.org<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lupakan soal mencari jarum di tumpukan jerami. Tugas lebih sulit tampaknya adalah menghitung semua jerami di pertanian. Sebuah penelitian baru mendokumentasikan pencarian itu, dilakukan di seluruh dunia, untuk menghitung berapa banyak spesies pohon di hutan tropis di bumi ini. Perkiraan peneliti \u2013 seluruhnya 148 orang \u2013 hutan tropis bumi adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":195,"featured_media":35808,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,161,137,151],"tags":[],"language":[2171],"location":[12251,12215,12222],"tag-bahasa":[2495,2489,2520],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[2211],"class_list":["post-31502","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-deforestation","category-forest-management-restoration","category-redd-2","language-bahasa-indonesia","location-asia-pacific","location-global","location-indonesia","tag-bahasa-botani","tag-bahasa-keanekaragaman-hayati","tag-bahasa-konservasi","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lupakan soal mencari jarum di tumpukan jerami. Tugas lebih sulit tampaknya adalah menghitung semua jerami di pertanian. Sebuah penelitian baru mendokumentasikan pencarian itu, dilakukan di seluruh dunia, untuk menghitung berapa banyak spesies pohon di hutan tropis di bumi ini. Perkiraan peneliti \u2013 seluruhnya 148 orang \u2013 hutan tropis bumi adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-08-06T09:27:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-13T03:47:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"281\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Laura Dattaro\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@ldattaro\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\"},\"author\":{\"name\":\"Laura Dattaro\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/9937a9354654cedc76da29c0799ed4a0\"},\"headline\":\"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya\",\"datePublished\":\"2015-08-06T09:27:10+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-13T03:47:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\"},\"wordCount\":605,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Deforestation\",\"Forest management &amp; restoration\",\"REDD+\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2015\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\",\"name\":\"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg\",\"datePublished\":\"2015-08-06T09:27:10+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-13T03:47:49+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/08\\\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg\",\"width\":500,\"height\":281,\"caption\":\"Penelitian global baru memperkirakan bahwa hutan tropis dunia adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 spesies pohon, sebagiannya sangat langka. Photo courtesy pixabay\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/9937a9354654cedc76da29c0799ed4a0\",\"name\":\"Laura Dattaro\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g6651c890652e4e3f33866381f7c487c2\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Laura Dattaro\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/@ldattaro\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/laurad\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/31502\\\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya","og_description":"Lupakan soal mencari jarum di tumpukan jerami. Tugas lebih sulit tampaknya adalah menghitung semua jerami di pertanian. Sebuah penelitian baru mendokumentasikan pencarian itu, dilakukan di seluruh dunia, untuk menghitung berapa banyak spesies pohon di hutan tropis di bumi ini. Perkiraan peneliti \u2013 seluruhnya 148 orang \u2013 hutan tropis bumi adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2015-08-06T09:27:10+00:00","article_modified_time":"2015-10-13T03:47:49+00:00","og_image":[{"width":500,"height":281,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Laura Dattaro","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@ldattaro","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya"},"author":{"name":"Laura Dattaro","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/9937a9354654cedc76da29c0799ed4a0"},"headline":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya","datePublished":"2015-08-06T09:27:10+00:00","dateModified":"2015-10-13T03:47:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya"},"wordCount":605,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Deforestation","Forest management &amp; restoration","REDD+"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#respond"]}],"copyrightYear":"2015","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya","name":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","datePublished":"2015-08-06T09:27:10+00:00","dateModified":"2015-10-13T03:47:49+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","width":500,"height":281,"caption":"Penelitian global baru memperkirakan bahwa hutan tropis dunia adalah rumah bagi 40.000 hingga 53.000 spesies pohon, sebagiannya sangat langka. Photo courtesy pixabay"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menghitung pohon di bumi: 143 Ilmuwan menemukan jumlahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/9937a9354654cedc76da29c0799ed4a0","name":"Laura Dattaro","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g6651c890652e4e3f33866381f7c487c2","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/948df80b7c3fc75bc1382aedbeb1b2306a1e911b0e5d475b7b659f58db35871b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Laura Dattaro"},"sameAs":["https:\/\/x.com\/@ldattaro"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/laurad"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/31502\/menghitung-pohon-di-bumi-143-ilmuwan-menemukan-jumlahnya#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/tree-pixabay2-500x281_bhs.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31502","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/195"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31502"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31502\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31502"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31502"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31502"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=31502"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=31502"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=31502"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=31502"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=31502"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=31502"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=31502"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=31502"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=31502"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=31502"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}