{"id":28802,"date":"2015-05-29T16:56:18","date_gmt":"2015-05-29T09:56:18","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=28802"},"modified":"2018-02-07T16:36:32","modified_gmt":"2018-02-07T09:36:32","slug":"di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","title":{"rendered":"Di  Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari"},"content":{"rendered":"<p>Ini adalah jenis minyak yang <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/24742\/development-miracle-or-environmental-disaster-a-look-behind-the-oil-palm-controversy#.VVma__yqqko\">paling diperdebatkan<\/a>.<\/p>\n<p>Bagi banyak konsumen di negara maju yang akan sadar lingkungan, pengunaan minyak ini mengundang protes, mengkaitkannya dengan kerusakan habitat orang utan.<\/p>\n<p>Bagi masyarakat miskin di negara berkembang, kegunaan minyak ini berhubungan dengan rendahnya kemampuan daya beli.<\/p>\n<p>Bagi jutaan petani di negara berkembang, minyak ini adalah basis utama pendapatan, pendorong pertumbuhan ekonomi desa yang penting, dan penghasil utama dari ekspor.<\/p>\n<p>Melalui beberapa inisiatif terbaru, pebisnis dan pemerintah yang terlibat dalam rantai suplai minyak sawit mensepakati bahwa mereka ingin tetap mengembangkan perkebunan kelapa sawit \u2013 dengan cara lestari.<\/p>\n<p><strong><em>Catatan Editor:<\/em><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong>Investasi lestari adalah tema utama <\/strong><a href=\"http:\/\/www.landscapes.org\/london\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><strong>Forum Bentang Alam Global: Pengalaman Investasi <\/strong><\/a>yang akan dilakukan<strong> di London pada Juni.\u00a0<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Tantangannya adalah membuat definisi tentang apa arti lestari \u2013 dan menemukan cara-cara untuk mewujudkan tujuan.<\/p>\n<p>Peneliti dari <a href=\"\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR)<\/a> menggambarkan destruksi petak-petak hutan hujan akibat pembukaan jalan perkebunan sawit, di Indonesia dan Malaysia, sebagai \u201cbencana ekologis\u201d<\/p>\n<p>Dalam buku terbaru, <a href=\"\/\/www.cifor.org\/library\/4860\/palms-of-controversies-oil-palm-and-development-challenges\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kontroversi tanaman palma: Minyak sawit dan tantangan pembangunan<\/a>, penulis menyatakan, \u201cDalam rentang beberapa dekade, Indonesia menyaksikan konversi lebih dari 5 juta hektar hutan primer, Malaysia lebih dari 4 juta, Nigeria 1 juta, dan kurang lebih terjadi alih guna lahan dalam jumlah yang sama di seluruh dunia,\u201d<\/p>\n<p>Penulis menyatakan kesalahan bukan terletak di kelapa sawit, karena kemampuannya menghasilkan minyak lebih banyak daripada tanaman lain di area yang sama.<\/p>\n<blockquote><p><em>Tantangannya adalah mendorong pengembangan sawit dengan dampak negatif minimum bagi keragaman hayati dan penduduk lokal<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>\u201cTantangannya adalah mendorong pengembangan sawit yang menjaga dampak negatif minimum terhadap keragaman hayati dan penduduk lokal,\u201d kata konsultan riset CIFOR Sophia Gnych.<\/p>\n<p>\u201cIndustri memerlukan hasil terukur untuk mencapai keberlanjutan terverifikasi. Walaupun belum ada definisi tunggal istilah ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Peneliti CIFOR Pablo Pacheco menekankan pentingnya melangkah maju dan berbagi definisi mengenai minyak sawit lestari.<\/p>\n<p>Menurut Pacheco, kemajuan penting telah dilakukan untuk meletakkan kriteria inti melalui forum <a href=\"http:\/\/www.rspo.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Roundtable On Sustainable Palm Oil (RSPO)<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cPenting untuk menemukan kesamaan pijakan,\u201d katanya. \u201cKomitmen nol deforestasi bisa memicu kemajuan ke arah keberlanjutan, tetapi pertimbangan lebih perlu diberikan untuk melibatkan petani kecil dalam rantai suplai dan perlindungan akan hak tenurial lokal.\u201d<\/p>\n<p>Ia memberi contoh <a href=\"\/\/www.cifor.org\/library\/4020\/comparison-of-methods-for-measuring-and-assessing-carbon-stocks-and-carbon-stock-changes-in-terrestrial-carbon-pools-how-do-the-accuracy-and-precision-of-current-methods-compare-a-systematic-review\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">komitmen stok karbon tinggi (HCS)<\/a>, yang tampaknya akan digunakan kelompok oleh korporasi besar sebagai cara memenuhi komitmen nol deforestasi.<\/p>\n<p><strong>KEUNTUNGAN LESTARI<\/strong><\/p>\n<p>Direktur program <a href=\"http:\/\/climatepolicyinitiative.org\/indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Inisiatif Kebijakan Iklim (CPI)<\/a> Indonesia, Jane Wilkinson, bekerja sama dengan perusahaan multinasional <a href=\"http:\/\/www.unilever.com\/sustainable-living\/the-sustainable-living-plan\/reducing-environmental-impact\/sustainable-sourcing\/transforming-the-palm-oil-industry\/working-across-the-palm-oil-supply-chain.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Unilever<\/a>, salah satu pembeli terbesar minyak sawit dunia.<\/p>\n<p>\u201cTujuannya adalah pada 2020, Unilever bisa menyatakan: \u2018Kami membeli minyak sawit kami dari sumber jelas lacak, tersertifikasi dan kami bisa membuktikannya\u2019,\u201d kata Wilkinson.<\/p>\n<p>Sejak Desember 2014, <a href=\"http:\/\/www.unilever.com\/sustainable-living\/the-sustainable-living-plan\/reducing-environmental-impact\/sustainable-sourcing\/transforming-the-palm-oil-industry\/leading-market-transformation-in-palm-oil.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Unilever<\/a> bisa melacak 70 persen pembelian minyak sawit dunia hingga pada 1.800 penyulingan minyak mentah.<\/p>\n<p>Unilever akan <a href=\"http:\/\/www.unilever.com\/Images\/unilever-sustainable-palm-oil-progress-report-november-2014_tcm244-423312_1.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">mempresentasikan kerjanya<\/a> bersama CPI pada <a href=\"http:\/\/www.landscapes.org\/london\/agenda-item\/day-1-june-10\/expert-clusters-2-scaling-up-solutions-4-parallel-sessions\/investing-in-no-deforestation-commodities-the-case-of-palm-oil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Forum Bentang Alam Global: Pengalaman Investasi<\/a> di London.<\/p>\n<p>Tujuan utama Unilever adalah untuk menjamin bahwa rantai suplainya bersih dari deforestasi. Ini akan menuju dampak lingkungan positif dan <a href=\"http:\/\/www.unilever.com\/sustainable-living\/the-sustainable-living-plan\/reducing-environmental-impact\/sustainable-sourcing\/transforming-the-palm-oil-industry\/sourcing-palm-oil-with-smallholder-farmers.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">meningkatkan penghidupan petani kecil<\/a>.<\/p>\n<p>Tanpa pendekatan baru, mencapai tujuan ini akan sulit, kata Wilkinson, karena begitu banyak pedagang lokal membeli dari petani kecil dan perusahan perkebunan kecil &#8211; menengah lokal dan menyulitkan untuk menjamin keberlanjutan pada basis pertanian-ke-pertanian.<\/p>\n<p>\u201cUnilever memiliki tujuan ambisius bisnis, lingkungan dan sosial. Dalam meningkatkan penghidupan petani kecil, Unilever mencoba menghasilkan barang publik,\u201d kata Wilkinson. \u201cBagaimanapun mereka perlu kemitran baru dengan pemerintah tingkat lokal, nasional dan internasional, pebisnis dan masyarakat lokal.\u201d<\/p>\n<p>Pada KTT Iklim September lalu, ketika <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/27200\/zero-deforestation-pledge-new-york-declaration-on-forests-deforestation-oil-palm#.VVmn1_yqqko\">Deklarasi Hutan New York<\/a> ditandatangani, empat perusahaan multinasional terbesar minyak sawit dari Indonesia (Wilmar, Cargill, Golden Agri Resources dan Asian Agri) menyatukan komitmen keberlanjutan individual mereka dengan <a href=\"http:\/\/www.state.gov\/r\/pa\/prs\/ps\/2014\/09\/232104.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Ikrar Minyak Sawit Indonesia<\/a> secara terpisah.<\/p>\n<p>Kamar Dagang dan Industri Indonesia juga ikut bergabung dan diikuti juga oleh Musim Mas.<\/p>\n<p>\u201cSetelah pembeli seperti Unilever, kami bergerak ke rantai suplai produser,\u201d kata Dominic Waughray, kepala kemitraan publik-swasta pada<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.weforum.org\/projects\/tropical-forest-alliance-2020\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Forum Ekonomi Dunia<\/a>.<\/p>\n<p>Ia menyaksikan lahirnya gerakan keberlanjutan bersama <a href=\"https:\/\/agenda.weforum.org\/2014\/10\/collaborate-curb-deforestation\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Komitmen Wilmar<\/a> di forum Davos tahun lalu, dan ia menyatakan dinamika saat ini meluas ke sektor finansial.<\/p>\n<blockquote><p><em>\u201cBadan publik dengan konsesi finansial menyadari bahwa mereka bisa menggunakan dana bagi peningkatan aksi sektor swasta&#8221;<\/em><\/p><\/blockquote>\n<p>\u201cBadan publik dengan konsesi finansial menyadari bahwa mereka bisa menggunakan uangnya untuk meningkatkan aksi sektor swasta,\u201d kata Waughray. Ia percaya bahwa berkumpulnya bank internasional pada <a href=\"http:\/\/www.cisl.cam.ac.uk\/business-action\/sustainable-finance\/banking-environment-initiative\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Banking Environment Initiative<\/a> tahun lalu \u201cterasa akan perlu beradaptasi dan menawarkan produk untuk mendanai upaya ini, dalam pergeseran lain di rantai suplai\u201d.<\/p>\n<p>\u201cIni pembentukan ulang fundamental sektor daripada satu perusahaan tunggal membuat komitmen.\u201d<\/p>\n<p><strong>SAWIT SWASTA PUBLIK<\/strong><\/p>\n<p>Dengan pemerintah Indonesia <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/28190\/watch-video-wrap-tropical-landscape-summit-2015\">mempanjang moratorium<\/a> ijin deforestasi lahan gambut dan hutan primer, perhatian kini mengarah pada investasi besar yang diperlukan untuk mengkonversi industri menuju praktik lebih baik, hingga pada 1 juta <a href=\"\/\/www.cifor.org\/library\/4417\/oil-palm-smallholder-yields-and-incomes-constrained-by-harvesting-practices-and-type-of-smallholder-management-in-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">petani kecil<\/a> yang menikmati hasil sawit negara ini.<\/p>\n<p>Intensifikasi masif produksi pada lahan pertanian yang ada \u2013 berdasar penegakkan hukum moratorium \u2013 akan menjadi satu cara mencapai rencana Indonesia meningkatkan hasil tanpa menggunduli lebih banyak hutan.<\/p>\n<p>Waughray menyatakan Asosiasi Para Penanam Sawit memperkirakan kebutuhan investasi bibit baru, pelatihan dan penghasilan pengganti bagi petani sementara pohon baru tumbuh hingga menghasilkan mencapai 8.000 dolar AS per hektar \u2013 atau total 16 miliar dolar AS \u2013 yang akan kembali dalam delapan tahun.<\/p>\n<p>\u201cBadan pembangunan manapun tidak akan punya 16 miliar untuk dibelanjakan di Indonesia, dan pengembang sawit menyarankan dana baru dari pajak 16 dolar per ton minyak sawit mentah dan 30 dolar per ton turunannya,\u201d kata Waughray.<\/p>\n<p>Dan sementara ini tidak cukup menutupi investasi dalam jangka pendek, ia menyarankan pajak bisa digunakan mendorong bank lokal menawarkan pinjaman pada petani kecil dengan bunga rendah.<\/p>\n<p>\u201cIni akan menjadi contoh besar kemitraan publik-swasta dan peluang untuk mereka dengan keuangan konsesional untuk mengunci domestik inisiatif, contoh dengan mencocokkan mereka dengan mitra-pendana,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cKomitmen Ikrar Minyak Sawit yang ditandatangani perusahaan multinasional untuk membeli minyak dari petani peserta pada harga minimum bisa menjadi kaitan terakhir rantai suplai.\u201d<\/p>\n<p>Inisiatif seperti para Pengikrar atau strategi Unilever akan memerlukan <a href=\"\/\/www.cifor.org\/publications\/pdf_files\/Books\/CSheild1301.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">ilmu pengetahuan<\/a> dan tata kelola yang baik untuk mendukung rencana mereka.<\/p>\n<p>Struktur lokal perlu <a href=\"\/\/www.cifor.org\/library\/4860\/palms-of-controversies-oil-palm-and-development-challenges\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">diperkuat<\/a> untuk membantu petani kecil mengelola transisi menuju keberlanjutan. Di <a href=\"http:\/\/climatepolicyinitiative.org\/publication\/opportunities-for-increasing-productivity-profitability-of-oil-palm-smallholder-farmers-in-central-kalimantan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">sebuah penelitian<\/a> di wilayah Kalimantan Tengah, CPI menemukan bahwa petani individual sulit untuk melakukan lompatan sendiri.<\/p>\n<p>Bantuan pendampingan perlu diperlengkapi, dan bentuk organisasi paling efisien di wilayah tersebut ditemukan berupa perusahaan swasta membantu jaringan petani penyuplai.<\/p>\n<p><a href=\"\/\/www.cifor.org\/publications\/pdf_files\/OccPapers\/OP-51.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Penelitian terbaru<\/a> CIFOR yang berfokus pada \u201cpenilaian model bisnis dalam perbedaan konteks ekonomi dan kelembagaan, serta bagaimana kemitraan maju bisa dibangun antara perusahaan sawit dengan petani skala kecil yang mampu meningkatkan pembagian manfaat,\u201d kata Pablo Pacheco.<\/p>\n<p>\u201cIni soal memahami lebih baik tautan antara regulasi dan mekanisme publik serta inisiatif swasta untuk keberlanjutan,\u201d katanya, \u201cdan bagaimana pengaturan kelembagaan publik-swasta mampu mendukung transisi menuju sawit berkelanjutan\u201d.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini adalah jenis minyak yang paling diperdebatkan. Bagi banyak konsumen di negara maju yang akan sadar lingkungan, pengunaan minyak ini mengundang protes, mengkaitkannya dengan kerusakan habitat orang utan. Bagi masyarakat miskin di negara berkembang, kegunaan minyak ini berhubungan dengan rendahnya kemampuan daya beli. Bagi jutaan petani di negara berkembang, minyak ini adalah basis utama pendapatan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":97,"featured_media":28803,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,161,95,1072,184],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2446,2587,2818,3571,3572,3570,2580,3569,2489,2516,2616,2590,2589,2618,2813,2684,2924,2488,2507,3564,2638,2871],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1041],"class_list":["post-28802","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-deforestation","category-human-wellbeing","category-landscapes","category-value-chains-finance","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-2015-forum-bentang-alam-global","tag-bahasa-bentang-alam","tag-bahasa-deklarasi-new-york-tentang-hutan","tag-bahasa-dominic-waughray","tag-bahasa-forum-ekonomi-dunia","tag-bahasa-inisiatif-kebijakan-iklim","tag-bahasa-investasi","tag-bahasa-jane-wilkinson","tag-bahasa-keanekaragaman-hayati","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-kelapa-sawit","tag-bahasa-masyarakat-lokal","tag-bahasa-mata-pencaharian","tag-bahasa-minyak-kelapa-sawit","tag-bahasa-moratorium-hutan-indonesia","tag-bahasa-nol-deforestasi","tag-bahasa-pablo-pacheco","tag-bahasa-pembagian-keuntungan","tag-bahasa-sertifikasi","tag-bahasa-sophia-gnych","tag-bahasa-swasta-publik","tag-bahasa-unilever","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ini adalah jenis minyak yang paling diperdebatkan. Bagi banyak konsumen di negara maju yang akan sadar lingkungan, pengunaan minyak ini mengundang protes, mengkaitkannya dengan kerusakan habitat orang utan. Bagi masyarakat miskin di negara berkembang, kegunaan minyak ini berhubungan dengan rendahnya kemampuan daya beli. Bagi jutaan petani di negara berkembang, minyak ini adalah basis utama pendapatan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-05-29T09:56:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-07T09:36:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"375\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Thomas Hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@tom_hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\"},\"author\":{\"name\":\"Thomas Hubert\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\"},\"headline\":\"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari\",\"datePublished\":\"2015-05-29T09:56:18+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T09:36:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\"},\"wordCount\":1050,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/05\\\/oil-palm.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Deforestation\",\"Human well-being\",\"Landscapes\",\"Value chains &amp; finance\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2015\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\",\"name\":\"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/05\\\/oil-palm.jpg\",\"datePublished\":\"2015-05-29T09:56:18+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T09:36:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/05\\\/oil-palm.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/05\\\/oil-palm.jpg\",\"width\":500,\"height\":375,\"caption\":\"Melalui beberapa inisiatif terbaru, pebisnis dan pemerintah yang terlibat dalam rantai suplai minyak sawit mensepakati bahwa mereka ingin tetap mengembangkan perkebunan kelapa sawit \u2013 dengan cara lestari. Foto CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\",\"name\":\"Thomas Hubert\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Thomas Hubert\"},\"description\":\"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/@tom_hubert\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/thomas-hubert\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/28802\\\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari","og_description":"Ini adalah jenis minyak yang paling diperdebatkan. Bagi banyak konsumen di negara maju yang akan sadar lingkungan, pengunaan minyak ini mengundang protes, mengkaitkannya dengan kerusakan habitat orang utan. Bagi masyarakat miskin di negara berkembang, kegunaan minyak ini berhubungan dengan rendahnya kemampuan daya beli. Bagi jutaan petani di negara berkembang, minyak ini adalah basis utama pendapatan, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2015-05-29T09:56:18+00:00","article_modified_time":"2018-02-07T09:36:32+00:00","og_image":[{"width":500,"height":375,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Thomas Hubert","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@tom_hubert","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari"},"author":{"name":"Thomas Hubert","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077"},"headline":"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari","datePublished":"2015-05-29T09:56:18+00:00","dateModified":"2018-02-07T09:36:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari"},"wordCount":1050,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Deforestation","Human well-being","Landscapes","Value chains &amp; finance"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#respond"]}],"copyrightYear":"2015","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari","name":"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","datePublished":"2015-05-29T09:56:18+00:00","dateModified":"2018-02-07T09:36:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","width":500,"height":375,"caption":"Melalui beberapa inisiatif terbaru, pebisnis dan pemerintah yang terlibat dalam rantai suplai minyak sawit mensepakati bahwa mereka ingin tetap mengembangkan perkebunan kelapa sawit \u2013 dengan cara lestari. Foto CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Di Indonesia, perusahaan berkomitmen dengan pengelolaan sawit lestari"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077","name":"Thomas Hubert","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Thomas Hubert"},"description":"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.","sameAs":["https:\/\/x.com\/@tom_hubert"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/thomas-hubert"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/28802\/di-indonesia-perusahaan-berkomitmen-dengan-pengelolaan-sawit-lestari#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/oil-palm.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28802","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/97"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28802"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28802\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28802"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28802"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28802"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=28802"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=28802"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=28802"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=28802"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=28802"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=28802"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=28802"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=28802"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=28802"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=28802"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}