{"id":25644,"date":"2014-12-05T10:23:08","date_gmt":"2014-12-05T03:23:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=25644"},"modified":"2015-10-06T16:24:30","modified_gmt":"2015-10-06T09:24:30","slug":"ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","title":{"rendered":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/ETzm3NRk_es\" width=\"500\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><br \/>\nBOGOR, Indonesia\u2014Ketika hutan tropis bertemu lautan, Anda akan menjumpai mangrove, tempat istimewa kehidupan liar dan <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/14197\/dirty-science-excavating-the-truth-about-mangroves-and-carbon#.VHW4t1eUfBI\">menyimpan sejumlah besar karbon. <\/a><\/p>\n<p>Jika keunikan itu belum cukup, sebuah proyek riset Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) mencoba menunjukkan bagaimana mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai menghadapi kenaikan permukaan laut.<\/p>\n<p>Ketika perubahan iklim mendorong kenaikan permukaan laut global, kemampuan beradaptasi mangrove bisa sangat bermanfaat. Namun, meski memainkan peran ekologis penting dalam adaptasi perubahan iklim, mangrove juga mengalami kerusakan pada tingkat yang setara dengan luas 45.000 lapangan sepak bola setiap tahun.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/lima\"><strong>CIFOR di UNFCCC COP20<\/strong><\/a><\/p>\n<ul>\n<li>Peneliti CIFOR akan berpartisipasi dalam acara paralel selama dua pekan COP, termasuk dua sesi mengenai lahan basah pesisir\u00a0(<a href=\"\/\/www.cifor.org\/cifor-at-cop20\/sessions\/monday-2\/climate-services-coastal-ecosystems-blue-carbon-green-infrastructure\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">di sini <\/a>and\u00a0<a href=\"\/\/www.cifor.org\/cifor-at-cop20\/sessions\/tuesday\/guiding-principles-delivering-coastal-wetland-carbon-projects\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">di sini<\/a>). Lebih rinci mengenai acara paralel CIFOR di COP, kunjungi\u00a0<a href=\"\/\/www.cifor.org\/cifor-at-cop20\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">org\/cifor-at-cop20<\/a>. Ikuti COP20 dan <a href=\"http:\/\/landscapes.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Global Landscapes Forum<\/a>di <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/lima\">forestsnews.cifor.org\/lima<\/a>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u201cSaat ini Indonesia memiliki 2,6 juta hektar mangrove,\u201d kata Daniel Murdiyarso, peneliti utama Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) dan salah seorang pemimpin riset. \u201cSebelumnya ada sekitar 4,5 juta hektar pada 1980-an. Jadi dalam 30 tahun terakhir, kita kehilangan 40 persen lebih wilayah mangrove \u2013 artinya kecepatan deforestasi, atau kehilangan, lebih dari 50.000 hektar per tahun,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Untuk membantu melindungi apa yang disebut PBB sebagai \u201c<a href=\"http:\/\/www.unep.org\/newscentre\/default.aspx?DocumentID=2796&amp;ArticleID=11005\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">satu ekosistem paling terancam di planet bumi,<\/a>\u201d CIFOR merancang sebuah proyek pengumpulan data yang diperlukan mengenai wilayah mangrove di Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Peneliti menggunakan \u201cmetode kumpulan tabel penanda ketinggian batang permukaan cakrawala,\u201d yang dikenal sebagai RSET, yang memungkinkan para peneliti memonitor kecepatan pertambahan daratan di hutan mangrove. Untuk melakukan ini, tim harus memasang sejumlah batang dalam tanah berlumpur mangrove sebagai penanda perubahan ketinggian permukaan yang diukur.<\/p>\n<p>Kedengarannya mudah, tetapi benar-benar pekerjaan kotor di wilayah terpencil, hutan tak terhubung dengan kehidupan kota. Dalam video di atas, tim bergulat melawan lumpur dan gelombang untuk melaksanakan pekerjaan lapangan di Teluk Bintuni, Papua, Indonesia.<\/p>\n<p><strong>Untuk informasi lebih mengenai riset CIFOR di lahan basah pesisir, kunjungi <\/strong><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/25500\/cifor.org\/swamp\"><strong>cifor.org\/swamp<\/strong><\/a><strong>.<\/strong><\/p>\n<p><em>Proyek SWAMP CIFOR didukung oleh USAID dan US Forest Service serta bagian dari <\/em><a href=\"http:\/\/www.foreststreesagroforestry.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"><em>Program Riset CGIAR mengenai Hutan, Pohon dan Agroforestri<\/em><\/a><em>.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOGOR, Indonesia\u2014Ketika hutan tropis bertemu lautan, Anda akan menjumpai mangrove, tempat istimewa kehidupan liar dan menyimpan sejumlah besar karbon. Jika keunikan itu belum cukup, sebuah proyek riset Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) mencoba menunjukkan bagaimana mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai menghadapi kenaikan permukaan laut. Ketika perubahan iklim mendorong kenaikan permukaan laut global, kemampuan beradaptasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":162,"featured_media":25501,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090],"tags":[],"language":[2171],"location":[12222],"tag-bahasa":[2476,2749,2503,2454,2891,2721,2680,2596,2788,2655,2958],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3085],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1756],"class_list":["post-25644","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","language-bahasa-indonesia","location-indonesia","tag-bahasa-adaptasi","tag-bahasa-asia-tenggara","tag-bahasa-cadangan-karbon","tag-bahasa-cop20","tag-bahasa-daniel-murdiyarso","tag-bahasa-indonesia","tag-bahasa-lahan-basah","tag-bahasa-mangrove","tag-bahasa-papua","tag-bahasa-permukaan-air-laut","tag-bahasa-program-lestari-dalam-kerangka-adaptasi-dan-mitigasi-lahan-basah","type-bahasa-video"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BOGOR, Indonesia\u2014Ketika hutan tropis bertemu lautan, Anda akan menjumpai mangrove, tempat istimewa kehidupan liar dan menyimpan sejumlah besar karbon. Jika keunikan itu belum cukup, sebuah proyek riset Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) mencoba menunjukkan bagaimana mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai menghadapi kenaikan permukaan laut. Ketika perubahan iklim mendorong kenaikan permukaan laut global, kemampuan beradaptasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-05T03:23:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-06T09:24:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1067\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Sophie Furnival\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\"},\"author\":{\"name\":\"Sophie Furnival\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/1d1f207fd48a3a42b2422e8ae03dbad1\"},\"headline\":\"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban\",\"datePublished\":\"2014-12-05T03:23:08+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-06T09:24:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\"},\"wordCount\":335,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\",\"name\":\"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg\",\"datePublished\":\"2014-12-05T03:23:08+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-06T09:24:30+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/12\\\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg\",\"width\":1067,\"height\":800,\"caption\":\"In the past 30 years, Indonesia has lost over 40 per cent of its mangroves.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/1d1f207fd48a3a42b2422e8ae03dbad1\",\"name\":\"Sophie Furnival\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=gd2502e6dfad0d7696ae85f71a0b890aa\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Sophie Furnival\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/sophie-furnival\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/25644\\\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban","og_description":"BOGOR, Indonesia\u2014Ketika hutan tropis bertemu lautan, Anda akan menjumpai mangrove, tempat istimewa kehidupan liar dan menyimpan sejumlah besar karbon. Jika keunikan itu belum cukup, sebuah proyek riset Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR) mencoba menunjukkan bagaimana mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai menghadapi kenaikan permukaan laut. Ketika perubahan iklim mendorong kenaikan permukaan laut global, kemampuan beradaptasi [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-12-05T03:23:08+00:00","article_modified_time":"2015-10-06T09:24:30+00:00","og_image":[{"width":1067,"height":800,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Sophie Furnival","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban"},"author":{"name":"Sophie Furnival","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/1d1f207fd48a3a42b2422e8ae03dbad1"},"headline":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban","datePublished":"2014-12-05T03:23:08+00:00","dateModified":"2015-10-06T09:24:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban"},"wordCount":335,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","articleSection":["Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban","name":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","datePublished":"2014-12-05T03:23:08+00:00","dateModified":"2015-10-06T09:24:30+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","width":1067,"height":800,"caption":"In the past 30 years, Indonesia has lost over 40 per cent of its mangroves."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Saat pasang meninggi, bisakah mangrove bertahan? Peneliti mengali mencari jawaban"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/1d1f207fd48a3a42b2422e8ae03dbad1","name":"Sophie Furnival","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=gd2502e6dfad0d7696ae85f71a0b890aa","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ed4486841c5cb0b202bf2dec02a88584708152aa3a734c0dc8992d1795825761?s=96&d=mm&r=g","caption":"Sophie Furnival"},"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/sophie-furnival"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/25644\/ketika-pasang-meninggi-bisakah-mangrove-bertahan-peneliti-menggali-untuk-mengungkap-jawaban#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/12\/RS80-Mangroves-7247047358-o-scr.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25644","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/162"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25644"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25644\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25501"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25644"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=25644"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=25644"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=25644"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=25644"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=25644"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=25644"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=25644"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=25644"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=25644"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=25644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}