{"id":23778,"date":"2014-08-19T16:16:43","date_gmt":"2014-08-19T09:16:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=23778"},"modified":"2015-10-16T15:08:12","modified_gmt":"2015-10-16T08:08:12","slug":"peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","title":{"rendered":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar"},"content":{"rendered":"<p>MONTPELLIER, Prancis\u2014 Berbagai proyek mitigasi dan adaptasi perubahan iklim umumnya menangani dua hal yang berbeda: sebab dan akibat, secara berurutan. Namun, jarang ada proyek mitigasi dan adaptasi yang terpadu menjadi satu, meskipun sudah diakui secara luas bahwa hal tersebut mempunyai banyak manfaat.<\/p>\n<p>&#8220;Di lapangan, ada bukti bahwa kedua pendekatan tersebut dapat dikombinasikan. Tapi di tingkat internasional, tidak ada dana yang secara eksplisit mendukung suatu pendekatan gabungan,\u201d ujar Giacomo Fedele, seorang rekan peneliti di Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), dalam konferensi <a href=\"http:\/\/www.resilience2014.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Resilience 2014  <\/a>baru-baru ini di Montpellier, Prancis.<\/p>\n<p>Hal ini terlepas dari kesepakatan dari hampir semua responden dalam survei yang ia lakukan terhadap 22 pengelola dana perubahan iklim bahwa akan ada manfaat bersih dalam pemaduan tindakan adaptasi ke dalam proyek-proyek mitigasi.<\/p>\n<blockquote><p>Ada banyak peluang yang hilang untuk memperoleh sinergi atau menghindari trade-off.<\/p><\/blockquote>\n<p>Orang-orang yang diwawancarai Fedele menjalankan tugas dalam tanggung jawab menghubungkan pendanaan dengan proyek-proyek perubahan iklim atas nama badan-badan internasional seperti Uni Eropa, Departemen Pembangunan Internasional Inggris (DFID), UD-REDD, atau Bank Dunia. Sementara<a href=\"http:\/\/www.forestsclimatechange.org\/forests-climate-change-finance\/mitigation-adaptation-finance\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">77 persen <\/a>dari pendanaan iklim yang ada masuk ke arah mitigasi \u2014 meredam emisi GRK yang menyebabkan perubahan iklim, misalnya yang disebabkan oleh  deforestasi \u2014 sebagian besar pakar tersebut mengatakan bahwa proyek-proyek mitigasi harus memasukkan tindakan untuk membantu masyarakat setempat beradaptasi dengan berbagai pergeseran dalam pola iklim.<\/p>\n<p>Para pakar lebih terbagi mengenai prospek penambahan berbagai tindakan mitigasi pada berbagai proyek yang terutama ditujukan untuk adaptasi, dan beberapa dari mereka memperingatkan mengenai risikonya, mengenai pengaburan prioritas atau membuat proyek terpadu menjadi kurang efisien dan lebih sulit untuk dipantau.<\/p>\n<p>Namun bahkan mereka yang mengenali manfaat memadukan mitigasi dan adaptasi berkata bahwa banyak hambatan-hambatan yang mencegah mereka melakukan hal tersebut. Sebagai contoh, &#8220;Bila Anda memiliki persyaratan untuk mitigasi dan adaptasi, diperlukan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan proposal proyek, dengan lebih banyak pakar,&#8221; ujar Fedele.<\/p>\n<p>Namun ilmuwan CIFOR Bruno Locatelli berkomentar bahwa rintangan terkuat berasal dari pemisahan mitigasi dan adaptasi di seluruh negosiasi iklim internasional dan juga pembagian kelembagaan dalam badan-badan penyandang dana. &#8220;Dalam banyak kasus, para pengelola dana berada dalam posisi untuk bertindak atas berbagai penghalang yang mereka sebutkan,&#8221; katanya. &#8220;Tetapi mereka menerima uang dari berbagai badan dan kementerian yang menargetkan dana mereka hanya untuk mitigasi (misalnya di sektor energi) atau adaptasi (bila mereka berfokus pada pembangunan).&#8221;<\/p>\n<p>Locatelli menyesal bahwa tindakan berbentuk pembagian di lapangan karena para pengembang proyek hanya mempertimbangkan satu sisi dari mata uangnya ketika merancang proyek-proyek mereka.<\/p>\n<p>&#8220;Ada banyak peluang yang hilang untuk memperoleh sinergi atau menghindari trade-off,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Salah satu contoh adalah sebuah program sekuestrasi karbon di  Belize yang diteliti oleh Rico Kongsager dari <a href=\"http:\/\/www.uneprisoe.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">United Nations Environmental Programme\u2019s Ris\u00f8 Centre on Energy, Climate and Sustainable Development<\/a>. Studi kasus tersebut menemukankan bahwa blok-blok hutan berbentuk pagar cincin untuk konservasi telah berhasil untuk menghentikan deforestasi. &#8220;Tetapi tidak terdapat banyak adaptasi sosial tercakup dalam proyek-proyek tersebut, jadi tidak banyak yang telah dilakukan proyek tersebut untuk masyarakat setempat,&#8221; Kosager menyampaikan kepada (peserta) konferensi. &#8220;Proyek ini seperti sebuah pulau.&#8221;<\/p>\n<p>Kosager menemukan bahwa sangat sedikit yang telah dilakukan untuk menangani berbagai ancaman yang terkait dengan perubahan iklim, seperti kebakaran liar atau angin taufan. Ia menyimpulkan bahwa proyek-proyek berfokus sempit semacam itu mengandung disinsentif bagi pembangunan pedesaan yang ramah iklim, sebagaimana diilustrasikan oleh perusakan hutan-hutan penyangga di daerah-daerah di mana para petaninya telah beralih pada mekanisasi pertanian tepat di sebelah daerah yang dilindungi.<\/p>\n<p>&#8220;Ini merupakan contoh di mana para pengembang proyek membuat penyimpanan karbon lebih lestari bila mereka memasukkan adaptasi, yang dapat menciptakan niat baik di antara penduduk setempat,&#8221; ujar Locatelli.<\/p>\n<p>Pembayaran karbon premium atau akses lebih mudah ke pasaran karbon untuk proyek-proyek mitigasi yang memasukkan tindakan adaptasi adalah di antara solusi yangn dipertimbangkan untuk menangani ketidakterhubungan antara kedua cara pendekatan tersebut, dan Fedele mengatakan bahwa waktunya tepat untuk mendorong lebih banyak integrasi karena pembicaraan sedang berlangsung untuk menetapkan aturan untuk proyek-proyek agar didanai oleh <a href=\"http:\/\/unfccc.int\/cooperation_and_support\/financial_mechanism\/green_climate_fund\/items\/5869.php\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Dana Iklim Hijau<\/a> (Green Climate Fund) internasional baru.<\/p>\n<p><strong>Untuk informasi lebih jauh mengenai berbagai topik dalam <\/strong><strong>artikel ini, silakan menghubungi  Bruno Locatelli di<\/strong><strong> <\/strong><a href=\"mailto:b.locatelli@cgiar.org\"><strong>b.locatelli@cgiar.org<\/strong><\/a><strong>.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MONTPELLIER, Prancis\u2014 Berbagai proyek mitigasi dan adaptasi perubahan iklim umumnya menangani dua hal yang berbeda: sebab dan akibat, secara berurutan. Namun, jarang ada proyek mitigasi dan adaptasi yang terpadu menjadi satu, meskipun sudah diakui secara luas bahwa hal tersebut mempunyai banyak manfaat. &#8220;Di lapangan, ada bukti bahwa kedua pendekatan tersebut dapat dikombinasikan. Tapi di tingkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":97,"featured_media":23780,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,182,13,180],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2476,2885,2843,4254,2516,2547,2604,4258,2864],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1041],"class_list":["post-23778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-community-forestry","category-governance","category-mitigating-climate-change","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-adaptasi","tag-bahasa-bruno-locatelli","tag-bahasa-dana-iklim-hijau","tag-bahasa-giacomo-fedele","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-keuangan","tag-bahasa-mitigasi","tag-bahasa-rico-kongsager","tag-bahasa-unep","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MONTPELLIER, Prancis\u2014 Berbagai proyek mitigasi dan adaptasi perubahan iklim umumnya menangani dua hal yang berbeda: sebab dan akibat, secara berurutan. Namun, jarang ada proyek mitigasi dan adaptasi yang terpadu menjadi satu, meskipun sudah diakui secara luas bahwa hal tersebut mempunyai banyak manfaat. &#8220;Di lapangan, ada bukti bahwa kedua pendekatan tersebut dapat dikombinasikan. Tapi di tingkat [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-08-19T09:16:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-16T08:08:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"332\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Thomas Hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@tom_hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\"},\"author\":{\"name\":\"Thomas Hubert\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\"},\"headline\":\"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar\",\"datePublished\":\"2014-08-19T09:16:43+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-16T08:08:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\"},\"wordCount\":657,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/08\\\/12201748816_befc7bcd36.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Community forestry\",\"Governance\",\"Mitigation\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\",\"name\":\"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/08\\\/12201748816_befc7bcd36.jpg\",\"datePublished\":\"2014-08-19T09:16:43+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-16T08:08:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/08\\\/12201748816_befc7bcd36.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/08\\\/12201748816_befc7bcd36.jpg\",\"width\":500,\"height\":332,\"caption\":\"Pakar menganjurkan proyek-proyek mitigasi memasukkan tindakan untuk membantu masyarakat setempat beradaptasi dengan berbagai pergeseran dalam pola iklim. Foto @CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\",\"name\":\"Thomas Hubert\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Thomas Hubert\"},\"description\":\"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/@tom_hubert\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/thomas-hubert\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23778\\\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar","og_description":"MONTPELLIER, Prancis\u2014 Berbagai proyek mitigasi dan adaptasi perubahan iklim umumnya menangani dua hal yang berbeda: sebab dan akibat, secara berurutan. Namun, jarang ada proyek mitigasi dan adaptasi yang terpadu menjadi satu, meskipun sudah diakui secara luas bahwa hal tersebut mempunyai banyak manfaat. &#8220;Di lapangan, ada bukti bahwa kedua pendekatan tersebut dapat dikombinasikan. Tapi di tingkat [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-08-19T09:16:43+00:00","article_modified_time":"2015-10-16T08:08:12+00:00","og_image":[{"width":500,"height":332,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Thomas Hubert","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@tom_hubert","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar"},"author":{"name":"Thomas Hubert","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077"},"headline":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar","datePublished":"2014-08-19T09:16:43+00:00","dateModified":"2015-10-16T08:08:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar"},"wordCount":657,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Community forestry","Governance","Mitigation"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar","name":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","datePublished":"2014-08-19T09:16:43+00:00","dateModified":"2015-10-16T08:08:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","width":500,"height":332,"caption":"Pakar menganjurkan proyek-proyek mitigasi memasukkan tindakan untuk membantu masyarakat setempat beradaptasi dengan berbagai pergeseran dalam pola iklim. Foto @CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Peluang-peluang yang hilang dari dana gabungan mitigasi dan adaptasi iklim: Para pakar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077","name":"Thomas Hubert","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Thomas Hubert"},"description":"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.","sameAs":["https:\/\/x.com\/@tom_hubert"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/thomas-hubert"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23778\/peluang-peluang-yang-hilang-dari-dana-gabungan-mitigasi-dan-adaptasi-iklim-para-pakar#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/08\/12201748816_befc7bcd36.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/97"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23778"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23778\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23780"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23778"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=23778"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=23778"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=23778"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=23778"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=23778"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=23778"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=23778"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=23778"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=23778"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=23778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}