{"id":23569,"date":"2014-07-31T17:34:00","date_gmt":"2014-07-31T10:34:00","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=23569"},"modified":"2015-10-16T16:21:35","modified_gmt":"2015-10-16T09:21:35","slug":"masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","title":{"rendered":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset"},"content":{"rendered":"<p>MONTPELLIER, Prancis \u2014 Masyarakat lokal berkehendak dan mampu ambil bagian dalam aktivitas mitigasi perubahan iklim berbasis pohon \u2013 dengan syarat mereka mendapat asistensi, demikian ditunjukkan penelitian baru di Brasil dan Indonesia.<\/p>\n<p>Di wilayah timur Amazon Brasil, peneliti Emilie Coudel meneliti kepatuhan terhadap legislasi yang mengharuskan pemilik lahan menjaga 50 persen hingga 80 persen vegetasi alami di lahan mereka, atau merestorasi tutupan pohon pada tingkat itu jika hutan telah terdegradasi.<\/p>\n<p>Pemilik pertanian skala besar cenderung sulit patuh, karena mereka membutuhkan lahan gembala lebih luas untuk aktivitas seperti penggembalaan ternak. Hal ini tidak terjadi pada keluarga petani skala kecil: Mereka yang disurvei peneliti seringkali tidak sadar persyaratan legal, tetapi mereka gembira menerapkan hal itu ketika tahu, kata Coudel, peneliti institut penelitian agronomi Prancis, CIRAD dan Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR).<\/p>\n<p>\u201cBanyak petani kecil akan melakukan reforestasi, tetapi mereka mengaku kurang memiliki pengetahuan dan sumber daya untuk itu,\u201d kata Coudel dalam konferensi Resiliensi 2014 baru-baru ini di Montpellier, Prancis.<\/p>\n<p>Banyak petani kecil beroperasi dalam sistem lahan kosong dan akan patuh jika merotasi pertumbuhan hutan dalam lahan mereka bisa dilakukan, kata Coudel.<\/p>\n<p>Tetapi, Coudel menjelaskan bahwa hukum tidak menghitung tutupan pohon temporer sebagai cadangan legal, mengingat pemilik lahan harus mendaftarkan tapal batas wilayah hutan permanen, agar oleh otoritas bisa dipantau dengan satelit.<\/p>\n<p>\u201cCIFOR dan Pusat Agroforestri Dunia (ICRAF) sedang mengupayakan agroforestri untuk mengatasi masalah ini, tetapi tidak cukup sumber daya untuk itu,\u201d kata Coudel. Ia menekankan bahwa petani kecil Brasil tidak meminta bantuan eksternal keseluruhan, tetapi lebih berupa \u201cpengayaan sistem mereka sendiri,\u201d yang telah menjadi bagian dari praktik ramah hutan.<\/p>\n<p>Dalam contoh lain, hasil awal dari penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat hutan telah menemukan cara efisien melakukan pemantuan simpanan karbon hutan, tetapi mereka seharusnya mendapatkan sesuatu dari pekerjaan itu jika ingin berlanjut. Pemantaun karbon adalah satu aspek fundamental program REDD+ (Reduksi Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan), yang mengkaitkan insentif finansial bagi konservasi simpanan karbon di hutan.<\/p>\n<p>Manuel Boissiere, ilmuwan CIRAD dan CIFOR, menyatakan bahwa penelitian mengenai kumpulan data dari anggota masyarakat lokal sebagian besar terfokus pada kualitas dan biaya. Ia mengatakan bahwa data yang dikumpulkan secara lokal terbukti cukup untuk menjejak sekuestrasi karbon dalam pohon \u2013 walaupun keberlangsungan pemantauan ini menjadi tantangan.<\/p>\n<p>\u201cKesulitan dengan pemantauan, pelaporan dan verifikasi (MRV) partisipatoris REDD+ adalah bahwa hal ini asing bagi tugas sehari-hari masyarakat. Menyediakan basis data nasional dengan harapan mendapat kredit karbon global tidak menguntungkan untuk jenis lain pemantauan,\u201d katanya di Montpellier.<\/p>\n<p>Di luar insentif langsung, jangka pendek seperti provisi pekerjaan berbayar bagi masyarakat lokal yang terlibat pemantauan karbon, Boissiere menyatakan penelitian yang tengah berlangsung menunjukkan bahwa MRV partisipatoris dapat memberi keberhasilan lebih besar di wilayah hutan yang sudah berada di bawah tata kelola masyarakat.<\/p>\n<p>Hak masyarakat lokal untuk mengelola hutan mereka \u201cakan makin kuat jika data MRV menunjukkan bahwa hal ini memberi peningkatan hasil simpatan karbon,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Boissiere berharap hasil lebih rinci penelitiannya menjadi skenario akan dipublikasikan akhir tahun ini akan memberi masukan pada pengambilan kebijakan di Indonesia, di mana badan nasional REDD+ yang baru mengerjakan strategi implementasi MRV.<\/p>\n<p><strong>Untuk informasi lebih mengenai topik dalam artikel ini, silahkan hubungi Manuel Boissiere di <\/strong><a href=\"mailto:m.boissiere@cgiar.org\"><strong>m.boissiere@cgiar.org<\/strong><\/a><strong>.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MONTPELLIER, Prancis \u2014 Masyarakat lokal berkehendak dan mampu ambil bagian dalam aktivitas mitigasi perubahan iklim berbasis pohon \u2013 dengan syarat mereka mendapat asistensi, demikian ditunjukkan penelitian baru di Brasil dan Indonesia. Di wilayah timur Amazon Brasil, peneliti Emilie Coudel meneliti kepatuhan terhadap legislasi yang mengharuskan pemilik lahan menjaga 50 persen hingga 80 persen vegetasi alami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":97,"featured_media":36142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,182,95,180],"tags":[87,101,471,369,102,123],"language":[2171],"location":[12231,12222],"tag-bahasa":[4463,2516,4198,2575,2604,2619,2674,2659,3017,2819],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1041],"class_list":["post-23569","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-community-forestry","category-human-wellbeing","category-mitigating-climate-change","tag-indonesia","tag-mitigasi","tag-mitigation","tag-monitoring","tag-mrv","tag-redd","language-bahasa-indonesia","location-brazil","location-indonesia","tag-bahasa-emilie-coudel","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-manuel-boissiere","tag-bahasa-masyarakat-adat","tag-bahasa-mitigasi","tag-bahasa-mrv-partisipatoris","tag-bahasa-pengetahuan-dan-praktik-tradisional","tag-bahasa-petani-kecil","tag-bahasa-pusat-penelitian-agroforestri-dunia","tag-bahasa-redd","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MONTPELLIER, Prancis \u2014 Masyarakat lokal berkehendak dan mampu ambil bagian dalam aktivitas mitigasi perubahan iklim berbasis pohon \u2013 dengan syarat mereka mendapat asistensi, demikian ditunjukkan penelitian baru di Brasil dan Indonesia. Di wilayah timur Amazon Brasil, peneliti Emilie Coudel meneliti kepatuhan terhadap legislasi yang mengharuskan pemilik lahan menjaga 50 persen hingga 80 persen vegetasi alami [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-07-31T10:34:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-16T09:21:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"334\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Thomas Hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@tom_hubert\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\"},\"author\":{\"name\":\"Thomas Hubert\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\"},\"headline\":\"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset\",\"datePublished\":\"2014-07-31T10:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-16T09:21:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\"},\"wordCount\":516,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/07\\\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg\",\"keywords\":[\"Indonesia\",\"Mitigasi\",\"mitigation\",\"monitoring\",\"MRV\",\"REDD+\"],\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Community forestry\",\"Human well-being\",\"Mitigation\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\",\"name\":\"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/07\\\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg\",\"datePublished\":\"2014-07-31T10:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-16T09:21:35+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/07\\\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/07\\\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg\",\"width\":500,\"height\":334,\"caption\":\"Penduduk-hutan di Kalimantan Barat, Indonesia. Hasil awal penelitian di Indonesia menujukkan bahwa penduduk hutan menemukan cara efisien memantau simpanan karbon di hutan, tetapi mereka seharusnya mendapat sesuatu dari pekerjaan itu jika hal ini ingin berlanjut. Foto CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077\",\"name\":\"Thomas Hubert\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Thomas Hubert\"},\"description\":\"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/x.com\\\/@tom_hubert\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/thomas-hubert\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23569\\\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset","og_description":"MONTPELLIER, Prancis \u2014 Masyarakat lokal berkehendak dan mampu ambil bagian dalam aktivitas mitigasi perubahan iklim berbasis pohon \u2013 dengan syarat mereka mendapat asistensi, demikian ditunjukkan penelitian baru di Brasil dan Indonesia. Di wilayah timur Amazon Brasil, peneliti Emilie Coudel meneliti kepatuhan terhadap legislasi yang mengharuskan pemilik lahan menjaga 50 persen hingga 80 persen vegetasi alami [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-07-31T10:34:00+00:00","article_modified_time":"2015-10-16T09:21:35+00:00","og_image":[{"width":500,"height":334,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Thomas Hubert","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@tom_hubert","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset"},"author":{"name":"Thomas Hubert","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077"},"headline":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset","datePublished":"2014-07-31T10:34:00+00:00","dateModified":"2015-10-16T09:21:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset"},"wordCount":516,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","keywords":["Indonesia","Mitigasi","mitigation","monitoring","MRV","REDD+"],"articleSection":["Climate change &amp; energy","Community forestry","Human well-being","Mitigation"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset","name":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","datePublished":"2014-07-31T10:34:00+00:00","dateModified":"2015-10-16T09:21:35+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","width":500,"height":334,"caption":"Penduduk-hutan di Kalimantan Barat, Indonesia. Hasil awal penelitian di Indonesia menujukkan bahwa penduduk hutan menemukan cara efisien memantau simpanan karbon di hutan, tetapi mereka seharusnya mendapat sesuatu dari pekerjaan itu jika hal ini ingin berlanjut. Foto CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masyarakat ingin melakukan mitigasi perubahan iklim dengan sedikit bantuan: riset"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/6bc131e53dfe93de1243f49aef0b9077","name":"Thomas Hubert","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g1da90ffdcb089d054a1e50a0bb6dd967","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fa468faf5c365d1f34175f4c097ace9576f4dfda24c09c9902bbe56dce52e1f0?s=96&d=mm&r=g","caption":"Thomas Hubert"},"description":"Thomas Hubert is a journalist who has spent the last decade between France, Ireland and the Democratic Republic of Congo. Following a two-year stint as Kinshasa correspondent for the BBC, he is now based in Paris, covering issues ranging from human rights to farm policy and the environment for French- and English-speaking media houses and NGOs.","sameAs":["https:\/\/x.com\/@tom_hubert"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/thomas-hubert"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23569\/masyarakat-berkehendak-melakukan-mitigasi-perubahan-iklim-dengan-sedikit-bantuan-menurut-riset#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/07\/Resilience-blog-11-500x334_bhs.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23569","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/97"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23569"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23569\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23569"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23569"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23569"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=23569"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=23569"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=23569"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=23569"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=23569"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=23569"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=23569"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=23569"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=23569"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=23569"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}