{"id":23053,"date":"2014-06-24T14:10:45","date_gmt":"2014-06-24T07:10:45","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=23053"},"modified":"2015-10-19T15:35:48","modified_gmt":"2015-10-19T08:35:48","slug":"pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","title":{"rendered":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar"},"content":{"rendered":"<p>JAKARTA, Indonesia \u2014 Keragaman materi genetik pohon dalam ancaman kepunahan akibat deforestasi dan kehutanan monokultur, menempatkan penghidupan jutaan masyarakat bergantung hutan dalam risiko, kata para pakar di konferensi internasional.<\/p>\n<p>Spesies pohon hutan berevolusi menjadi organisme paling bervariasi secara genetik di Bumi, memainkan peran krusial dalam meningkatkan industri terkait hutan, adaptasi perubahan iklim, sumber daya pangan, ketahanan terhadap penyakit, dan dan hama, <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/forestry\/fgr\/64582\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">demikian menurut sebuah laporan baru<\/a> Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).<\/p>\n<p>\u201cHutan memainkan peran penting dalam mitigasi perubahan iklim, tetapi sering dilupakan bahwa hutan tidak hanya bisa memerankan itu jika hutan bisa beradaptasi terhadap berubahnya kondisi lingkungan,\u201d kata Riina Jalonen, ilmuwan mitra Bioversity International, pada <a href=\"\/\/www.cifor.org\/forestsasia\/agenda-item\/monday-may-5th\/implementing-faos-global-plan-action-conservation-sustainable-use-development-forest-genetic-resources-asia\/?_ga=1.10677303.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">diskusi panel<\/a> Pertemuan Puncak Forests Asia di Jakarta, sejalan dengan tuntutan peserta melindungi sumber genetik hutan untuk menjaga ekosistem.<\/p>\n<p>\u201cKeragaman genetik adalah sesuatu yang menyediakan material seleksi alami,\u201d kata Jalonen.<\/p>\n<p>Laporan mengenai \u201c<a href=\"http:\/\/www.fao.org\/docrep\/meeting\/027\/mf838e.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Rancangan prioritas strategis untuk aksi konservasi, pemanfaatan berkelanjutan dan pengembangan sumber geneti<\/a>k\u201d melengkapi \u201c<a href=\"http:\/\/www.fao.org\/forestry\/fgr\/64582\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Kondisi Sumber Genetik Hutan Dunia<\/a>,\u201d baru saja diterbitkan FAO dan Bioversity Internasional, berdasarkan laporan nasional dari 86 negara.<\/p>\n<p>https:\/\/soundcloud.com\/cifor-forests\/why-are-forest-genetic-resources-important<\/p>\n<p><strong>KERAGAMAN MASA DEPAN<\/strong><\/p>\n<p>Mendokumentasi, menjaga dan mengembangkan keragaman sumber genetik hutan dunia penting untuk menjamin bahwa hutan bisa terus menyediakan pangan, serat, kayu dan jasa lingkungan. Dokumentasi memainkan peran kunci meletakkan kerangka kerja rehabilitasi lahan terdegradasi, meningkatkan penghidupan dan adaptasi perubahan iklim, kata para panelis.<\/p>\n<p>Diperkirakan jumlah spesies pohon hutan ada 80.000 hingga 100.000, menurut rencana aksi FAO. Rencana tersebut juga mencatat tambahan 14 juta orang bekerja di sektor kehutanan, dan lebih banyak lagi bergantung langsung pada hutan dan produk hutan untuk penghidupan mereka.<\/p>\n<p>\u201cSekitar 80 persen masyarakat negara berkembang menggunakan produk hutan bukan kayu untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan nutrisi serta pendapatan,\u201d ungkap laporan tersebut, menambahkan bahwa lebih dari 2 miliar masyarakat miskin bergantung pada bahan bakar berbasis kayu.<\/p>\n<p>Terminologi \u201csumber genetik hutan\u201d merujuk pada \u201ckeragaman genetik spesies pohon hutan saat ini atau nilai potensi kemanusiaan,\u201d kata Judy Loo, ketua tim Bioversity untuk Konservasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan Hutan dan Sumber Daya Genetik Hutan, pada diskusi panel, yang fokus pada implementasi rencana aksi.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/ceventura.ucanr.edu\/Com_Ag\/Subtropical\/Minor_Subtropicals\/Cherimoya_\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Cherimoya<\/a>, pohon buah bernutrisi dan populer di Amerika latin masih dalam tahap awal domestifikasi, memiliki potensi komersial sebagai tanaman agroforestri, kata Loo.<\/p>\n<p>Namun, besarnya keragaman sumber genetik cherimoya \u2013 yang memungkinkan pohon bertahan dalam beragam iklim dan memproduksi beragam kualitas pangan &#8212; <a href=\"http:\/\/www.plosone.org\/article\/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pone.0029845\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">berisiko punah<\/a> karena deforestasi dan inbreeding.<\/p>\n<p>Menjaga sumber genetik bisa melahirkan varietas lebih tahan hama, lebih produktif, lebih bernutrisi untuk dikonsumsi atau dijual, tambah Loo, mencatat bahwa aplikasi serupa bisa dilakukan bagi produk potensial termasuk pangan, kayu dan obat.<\/p>\n<p><strong>LEBIH DARI ANGKA<\/strong><\/p>\n<p>Mendokumentasikan, melindungi dan meningkatkan sumber genetik hutan juga krusial untuk merestorasi lahan terdegradasi dan beradapatasi terhadap perubahan iklim, kata Jalonen.<\/p>\n<p>Jalonen memberi contoh proyek restorasi pesisir di China yang bergantung pada benih dari hutan kecil daratan.<\/p>\n<p>Kurangnya keragaman genetik benih menurunkan tingkat hidup pohon yang ditanam, menghasilkan ketidaklayakan restorasi lahan terdegradasi dan menyia-nyiakan sumber daya \u2013 kegagalan yang mengarah pada paradoks dalam laporan hasil proyek restorasi.<\/p>\n<p>\u201cLebih sering kita gagal, lebih banyak benih kita tanam \u2013 seperti kita terus menanam di area yang sama berulang-ulang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Laporan proyek reforestasi, oleh karena itu harus mencatat lebih dari sekadar wilayah tutupan atau jumlah pohon ditanam, katanya.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu mengevaluasi proyek restorasi juga dalam terminologi kualitas materi ditanam dan keberhasilan keberlangsungan produksi keragaman dan ketahanan lingkungan,\u201d kata Jalonen.<\/p>\n<p><strong>PRESERVASI GENETIK<\/strong><\/p>\n<p>Panduan mengenai sumber genetik hutan di lahan restorasi, diterbitkan bersamaan dengan laporan FAO, bertujuan menginformasi para praktisi bagaimana mencegah gagalnya upaya restorasi, seperti contoh di China.<\/p>\n<p>Panduan tersebut juga akan memberi pelajaran kunci bagaiman meningkatkan keberhasilan untuk <a href=\"https:\/\/www.cbd.int\/sp\/targets\/default.shtml\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Target Keragaman Aichi<\/a>, dibuat di bawah <a href=\"http:\/\/www.cbd.int\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Konvensi Keragaman Hayati<\/a>, secara spesifik Tujuan 15, bertujuan merestorasi 15 persen lahan terdegradasi pada 2020 \u2013 termasuk dari proyek yang telah berlangsung, kata Loo.<\/p>\n<p>\u201cSatu aspek terpenting implementasi \u201cRencana Aksi Global adalah daftar aksi atau prioritas untuk diintegrasikan dalam strategi dan program lain yang telah ada \u2026 pada tingkat nasional, regional dan global, karena sumber genetik hutan tidak dapat secara efektif dilindungi dan dikelola secara terisolasi,\u201d kata Loo.<\/p>\n<p>Anggota panel menyimpulkan bahwa prioritas strategi diletakkan dalam Rencana Aksi Global seharusnya diintegrasikan dalam kerangka kebijakan nasional. Lebih jauh, mereka berpendapat bahwa sumber daya baik tingkat internasional dan nasional seharusnya didedikasikan untuk menjalankan prioritas tersebut, bagi masa depan sumber genetik hutan dan masyarakat serta ekosistem yang bergantung padanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, Indonesia \u2014 Keragaman materi genetik pohon dalam ancaman kepunahan akibat deforestasi dan kehutanan monokultur, menempatkan penghidupan jutaan masyarakat bergantung hutan dalam risiko, kata para pakar di konferensi internasional. Spesies pohon hutan berevolusi menjadi organisme paling bervariasi secara genetik di Bumi, memainkan peran krusial dalam meningkatkan industri terkait hutan, adaptasi perubahan iklim, sumber daya pangan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":136,"featured_media":22931,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,161,188,137,95,1072],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2830,4432,2489,2516,2550,2463,4433,2561],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3086],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1499],"class_list":["post-23053","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-deforestation","category-food-and-diets","category-forest-management-restoration","category-human-wellbeing","category-landscapes","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-bioversity-international","tag-bahasa-judy-loo","tag-bahasa-keanekaragaman-hayati","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-ketahanan-pangan","tag-bahasa-ktt-hutan-asia","tag-bahasa-riina-jalonen","tag-bahasa-sumber-daya-genetik","type-bahasa-peliputan-acara"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"JAKARTA, Indonesia \u2014 Keragaman materi genetik pohon dalam ancaman kepunahan akibat deforestasi dan kehutanan monokultur, menempatkan penghidupan jutaan masyarakat bergantung hutan dalam risiko, kata para pakar di konferensi internasional. Spesies pohon hutan berevolusi menjadi organisme paling bervariasi secara genetik di Bumi, memainkan peran krusial dalam meningkatkan industri terkait hutan, adaptasi perubahan iklim, sumber daya pangan, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-06-24T07:10:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-19T08:35:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Katherine Shea\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\"},\"author\":{\"name\":\"Katherine Shea\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/c942de7242e8fc74951e10c1810c2c41\"},\"headline\":\"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar\",\"datePublished\":\"2014-06-24T07:10:45+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-19T08:35:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\"},\"wordCount\":703,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/06\\\/FAO-foto.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Deforestation\",\"Food &amp; diets\",\"Forest management &amp; restoration\",\"Human well-being\",\"Landscapes\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\",\"name\":\"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/06\\\/FAO-foto.jpg\",\"datePublished\":\"2014-06-24T07:10:45+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-19T08:35:48+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/06\\\/FAO-foto.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/06\\\/FAO-foto.jpg\",\"width\":640,\"height\":427,\"caption\":\"Judy Loo dari Bioversity International berpidato pada diskusi panel Rencana Aksi Global untuk konservasi, pemanfataan berkelanjutan dan pengembangan sumber genetik hutan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, di Pertemuan Puncak Forests Asia di Jakarta, Mei. Foto @CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/c942de7242e8fc74951e10c1810c2c41\",\"name\":\"Katherine Shea\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=ge876c929605b33d626028de221f26650\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Katherine Shea\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/katherine-shea\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/23053\\\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar","og_description":"JAKARTA, Indonesia \u2014 Keragaman materi genetik pohon dalam ancaman kepunahan akibat deforestasi dan kehutanan monokultur, menempatkan penghidupan jutaan masyarakat bergantung hutan dalam risiko, kata para pakar di konferensi internasional. Spesies pohon hutan berevolusi menjadi organisme paling bervariasi secara genetik di Bumi, memainkan peran krusial dalam meningkatkan industri terkait hutan, adaptasi perubahan iklim, sumber daya pangan, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-06-24T07:10:45+00:00","article_modified_time":"2015-10-19T08:35:48+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Katherine Shea","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar"},"author":{"name":"Katherine Shea","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/c942de7242e8fc74951e10c1810c2c41"},"headline":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar","datePublished":"2014-06-24T07:10:45+00:00","dateModified":"2015-10-19T08:35:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar"},"wordCount":703,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Deforestation","Food &amp; diets","Forest management &amp; restoration","Human well-being","Landscapes"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar","name":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","datePublished":"2014-06-24T07:10:45+00:00","dateModified":"2015-10-19T08:35:48+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","width":640,"height":427,"caption":"Judy Loo dari Bioversity International berpidato pada diskusi panel Rencana Aksi Global untuk konservasi, pemanfataan berkelanjutan dan pengembangan sumber genetik hutan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, di Pertemuan Puncak Forests Asia di Jakarta, Mei. Foto @CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pakar: Keragaman genetik hutan, krusial bagi adaptabilitas, kini dalam ancaman besar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/c942de7242e8fc74951e10c1810c2c41","name":"Katherine Shea","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=ge876c929605b33d626028de221f26650","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eca5af4a4bb8b94549a94d0864cbdd677de92757c2b2f4df5c6fbeb044901aee?s=96&d=mm&r=g","caption":"Katherine Shea"},"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/katherine-shea"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/23053\/pakar-keragaman-genetik-hutan-krusial-bagi-adaptabilitas-kini-dalam-ancaman-besar#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/06\/FAO-foto.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23053","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/136"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23053"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23053\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23053"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23053"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23053"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=23053"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=23053"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=23053"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=23053"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=23053"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=23053"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=23053"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=23053"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=23053"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=23053"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}