{"id":22622,"date":"2014-05-20T16:00:23","date_gmt":"2014-05-20T09:00:23","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=22622"},"modified":"2015-10-19T14:41:44","modified_gmt":"2015-10-19T07:41:44","slug":"untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","title":{"rendered":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Catatan Editor:<\/strong> <a href=\"http:\/\/forestryevidence.com\/t20q\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">20 Pertanyaan Terpenting untuk Kehutanan dan Lanskap<\/a> merupakan salah satu tema diskusi dalam <a href=\"http:\/\/forestsasia.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pertemuan Puncak Forests Asia <\/a>, 5-6 Mei di Jakarta. Program ini, bagian dari inisiatif Kehutanan Berbasis Bukti CIFOR, akan diulas dalam <a href=\"\/\/www.cifor.org\/forestsasia\/program\/landscapes-issues-marketplace\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Landscapes Issues Marketplace<\/a>  dalam Pertemuan Puncak tersebut.<\/p>\n<p>Bagaimana seharusnya lembaga penelitian seperti CIFOR, dengan mandat dan tanggung jawab global, mengidentifikasi prioritas penelitian yang potensial? Bagaimana mereka dapat menimba secara efektif dari pengetahuan, keahlian dan wawasan komunitas global peneliti dan praktisi? Beberapa inisiatif baru yang menanggapi berbagai pertanyaan semacam ini di bidang topik lainnya telah menginformasikan sebuah proyek untuk mengidentifikasi prioritas penelitian untuk kehutanan dan lanskap.<\/p>\n<p><strong>Pertama, meninjau cakrawala..<\/strong><\/p>\n<p>Karya terbaru Sutherland et al  \u201c<a href=\"http:\/\/www.cell.com\/trends\/ecology-evolution\/pdf\/S0169-5347(13)00277-2.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Horizon scan of key global conservation issues<\/a>\u201d berakhir dengan suatu refleksi terhadap peran dan nilai dari pendekatan peninjauan cakrawala, meneguhkan <a href=\"http:\/\/www.tandfonline.com\/doi\/abs\/10.3200\/ENVT.49.1.20-34#.U08-LOaSxOU\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">karya Karlet al\u2019 sebelumnya<\/a> mengenai bagaimana membangun dialog antara ilmu pengetahuan dan kebijakan: &#8220;Mungkin yang paling penting, peninjauan cakrawala dapat mendorong para peneliti, pembuat kebijakan, dan praktisi untuk terlibat dalam penemuan fakta gabungan, suatu proses melalui mana para pihak dengan minat yang beragam secara potensial bekerja sama mengidentifikasi, mendefinisikan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang menghambat pengembangan kebijakan yang efektif.<\/p>\n<p>Niat serupa telah memotivasi latihan &#8216;peninjauan cakrawala&#8217; lain yang serupa, baru-baru ini- misalnya, Pretty et al menjelaskan, dalam makalah mereka <a href=\"http:\/\/ucanr.edu\/blogs\/food\/blogfiles\/5698.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">\u201cThe top 100 questions of importance to the future of global agriculture\u201d<\/a>: &#8220;Dalam makalah ini, kami berusaha meningkatkan dialog dan pemahaman di antara penelitian dan kebijakan pertanian dengan mengidentifikasi 100 pertanyaan terpenting untuk pertanian global. \u2026 Sasarannya ialah untuk menggunakan bukti ilmiah yang sehat untuk menginformasikan pembuatan keputusan dan menuntun para pembuat kebijakan dalam arah prioritas penelitian pertanian dan dukungan kebijakan di masa depan..\u201d<\/p>\n<p>Sebagian besar latihan meninjau cakrawala juga terutama bergantung pada jumlah pakar yang relatif sedikit (20 dan 55, dalam kedua contoh di atas) untuk mengindentifikasi masalah prioritas atau pertanyaan, meskipun masing-masing di antaranya mungkin meminta dukungan pendapat lebih luas. Mereka kemudian menggunakan teknik Delphi, yaitu suatu proses penghalusan berulang oleh panel (-panel) ahli, untuk menggabungkan dan memperhalus topik-topiknya.<\/p>\n<p>Meskipun banyak masalah terkait hutan muncul dalam peninjauan cakrawala yang terfokus pada lingkungan hidup atau pertanian-misalnya, &#8220;kehilangan lahan ekstensif di Asia Tenggara dari pengurangan lahan gambut,&#8221;atau &#8220;Dapatkah pembayaran untuk layanan ekosistem (misal sekuestrasi karbon, kredit air hijau, pengayaan keanekaragaman hayati) menuju pada adopsi praktik-praktik tata guna lahan dan pengelolaan yang direkomendasikan oleh para petani yang miskin sumber daya di negara berkembang?&#8221; -survei global ini belum menyamai dengan fokus khusus pada hutan, kehutanan atau lanskap.<\/p>\n<p><strong>Kemudian, T10Q&#8230;<\/strong><\/p>\n<p>Suatu pendekatan terkait tetapi berbeda untuk pengidentifikasian pertanyaan prioritas penelitian untuk kehutanan Inggris telah dikembangkan, diterapkan dan dilaporkan oleh Petrokofsky et al (<a href=\"http:\/\/forestry.oxfordjournals.org\/content\/83\/4\/357.full\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">di sini<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.sciencedirect.com\/science\/article\/pii\/S1389934112001232\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">di sini<\/a>). Mereka menggunakan &#8220;pendekatan kolaboratif, dari bawah ke atas&#8221; yang dimulai dari suatu survei daring (online) untuk mendapatkan keragaman dan jumlah pemangku kepentingan yang lebih besar daripada yang mungkin dengan metode peninjauan cakrawala &#8220;konvensional&#8221;. Kemudian mereka menggunakan proses berbasis Delphi yang terstruktur untuk mengidentifikasi dan menetapkan topik-topik prioritas.<\/p>\n<p>Seperti latihan peninjauan cakrawala yang dibicarakan di atas, proses T10Q <a href=\"http:\/\/onlinelibrary.wiley.com\/doi\/10.1111\/1365-2745.12195\/abstract\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">dan proses-proses lain yang serupa<\/a>memberikan suatu dasar yang kuat untuk memprioritaskan usaha-usaha penelitian dan memandu alokasi sumber daya kepada komunitas peneliti dan lembaga penelitian. Hal itu secara khusus sangat membantu untuk lembaga seperti CIFOR, dengan tanggung jawab kepada para pemangku kepentingan global, dengan minat dan prioritas mereka yang beragam.<\/p>\n<p><strong>Berikutnya, T20Q&#8230;<\/strong><\/p>\n<p>Untuk berbagai alasan tersebut, CIFOR dan para mitranya dalam  Inisiatif Kehutanan Berbasis Bukti (EBF)sedang membangun dalam pekerjaan penetapan prioritas ini dengan peluncuran sebuah proyek yang disebut <a href=\"http:\/\/forestryevidence.com\/t20q\/home\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">T20Q<\/a>. Dimulai <a href=\"\/\/www.cifor.org\/forestsasia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Mei ini<\/a>, T20Q \u2014  20 Pertanyaan Terpenting untuk Kehutanan dan Lanskap\u2014 akan menawarkan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya kepada siapa pun yang tertarik tentang prioritas penelitian untuk menginformasikan kebijakan dan praktik terkait yang lebih baik tentang <a href=\"\/\/www.cifor.org\/about-us\/science-for-forests-and-people.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">kehutanan<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.landscapes.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">lanskap<\/a> dalam artinya yang paling luas, dan dalam konteks <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/21481\/sdg-focus-areas-document-released-with-great-opportunities-for-forestry\">Sasaran Pembangunan Berkelanjutan<\/a> yang sedang timbul.<\/p>\n<p>Seperti pendahulunya, proses T20Q tidak membuat asumsi pendahuluan apa pun mengenai topik mana yang penting; tetapi, proses ini menyaring berbagai tanggapan sesuai dengan isinya dan mengidentifikasi prioritas yang timbul. Pengidentifikasi dasar yang diberikan secara anonim oleh para responden-seperti misalnya umur, jenis kelamin, negara dan kelompok pemangku kepentingan&#8211;akan memungkinkan topik-topik prioritas untuk dilaporkan menurut berbagai wilayah, kelompok minat. Jadi proyek ini kenyataannya akan menghasilkan banyak &#8216;T20Q&#8217; dan mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan di seluruh komunitas responden global. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hal tersebut di <a href=\"http:\/\/forestryevidence.com\/t20q\/home\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">laman T20Q<\/a>.<\/p>\n<p>Penyelesaian T20Q akan berlangsung sampai awal 2015. Ketika sudah selesai, para mitra T20Q akan membagikan hasil-hasilnya secara luas, menggunakannya untuk memprioritaskan topik-topik yang didukung oleh <a href=\"\/\/www.cifor.org\/ebf\/reviews.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">tinjauan sistematik EBF<\/a>, dan mengambil dari hasil tersebut untuk menginformasikan proses penetapan prioritas penelitian seperti misalnya<a href=\"\/\/www.cifor.org\/online-library\/browse\/view-publication\/publication\/4334.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">kepemilikan CIFOR.<\/a><\/p>\n<p><strong>Untuk pertanyaan mengenai berbagai topik dalam artikel ini, silakan menghubungi Peter Kanowski di p.kanowski@cgiar.org.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Catatan Editor: 20 Pertanyaan Terpenting untuk Kehutanan dan Lanskap merupakan salah satu tema diskusi dalam Pertemuan Puncak Forests Asia , 5-6 Mei di Jakarta. Program ini, bagian dari inisiatif Kehutanan Berbasis Bukti CIFOR, akan diulas dalam Landscapes Issues Marketplace dalam Pertemuan Puncak tersebut. Bagaimana seharusnya lembaga penelitian seperti CIFOR, dengan mandat dan tanggung jawab global, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":130,"featured_media":22624,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6090],"tags":[],"language":[2171],"location":[12215],"tag-bahasa":[2587,2951,2463,2822],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3087],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1458],"class_list":["post-22622","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-forests-news","language-bahasa-indonesia","location-global","tag-bahasa-bentang-alam","tag-bahasa-kehutanan-berbasis-bukti","tag-bahasa-ktt-hutan-asia","tag-bahasa-tujuan-pembangunan-berkelanjutan","type-bahasa-analisis"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Catatan Editor: 20 Pertanyaan Terpenting untuk Kehutanan dan Lanskap merupakan salah satu tema diskusi dalam Pertemuan Puncak Forests Asia , 5-6 Mei di Jakarta. Program ini, bagian dari inisiatif Kehutanan Berbasis Bukti CIFOR, akan diulas dalam Landscapes Issues Marketplace dalam Pertemuan Puncak tersebut. Bagaimana seharusnya lembaga penelitian seperti CIFOR, dengan mandat dan tanggung jawab global, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-05-20T09:00:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-19T07:41:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"343\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Peter Kanowski\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\"},\"author\":{\"name\":\"Peter Kanowski\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/2c01517e1f8fa98bd91b93badc54e6ac\"},\"headline\":\"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat\",\"datePublished\":\"2014-05-20T09:00:23+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-19T07:41:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\"},\"wordCount\":775,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/05\\\/T20Q.jpg\",\"articleSection\":[\"Forests News\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\",\"name\":\"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/05\\\/T20Q.jpg\",\"datePublished\":\"2014-05-20T09:00:23+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-19T07:41:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/05\\\/T20Q.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/05\\\/T20Q.jpg\",\"width\":500,\"height\":343,\"caption\":\"T20Q: 20 Pertanyaan Terpenting bagi Kehutanan dan Lanskap, menawarkan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya kepada siapa pun yang tertarik tentang prioritas penelitian untuk menginformasikan kebijakan dan praktik terkait yang lebih baik tentang kehutanan dan lanskap dalam artinya yang paling luas, dan dalam konteks Sasaran Pembangunan Berkelanjutan.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/2c01517e1f8fa98bd91b93badc54e6ac\",\"name\":\"Peter Kanowski\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g103d90bf283710bbbe4860caad741107\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Peter Kanowski\"},\"description\":\"Peter Kanowski is Deputy Director General, Science - Cross Cutting &amp; Impact at the Center for International Forestry Research, where his responsibilities include science quality, capacity development, and the Evidence Based Forestry initiative. Through the EBF initiative, CIFOR is working with partners to strengthen the quality of research conclusions relevant to policy and practice. Prior to joining CIFOR, Peter was Professor of Forestry at the Australian National University, and a Lecturer at Oxford University\u2019s Forestry Institute, where his research focused on forest governance and practices, smallholder forestry, and planted forests.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/peter-kanowski\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/22622\\\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat","og_description":"Catatan Editor: 20 Pertanyaan Terpenting untuk Kehutanan dan Lanskap merupakan salah satu tema diskusi dalam Pertemuan Puncak Forests Asia , 5-6 Mei di Jakarta. Program ini, bagian dari inisiatif Kehutanan Berbasis Bukti CIFOR, akan diulas dalam Landscapes Issues Marketplace dalam Pertemuan Puncak tersebut. Bagaimana seharusnya lembaga penelitian seperti CIFOR, dengan mandat dan tanggung jawab global, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-05-20T09:00:23+00:00","article_modified_time":"2015-10-19T07:41:44+00:00","og_image":[{"width":500,"height":343,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Peter Kanowski","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat"},"author":{"name":"Peter Kanowski","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/2c01517e1f8fa98bd91b93badc54e6ac"},"headline":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat","datePublished":"2014-05-20T09:00:23+00:00","dateModified":"2015-10-19T07:41:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat"},"wordCount":775,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","articleSection":["Forests News"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat","name":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","datePublished":"2014-05-20T09:00:23+00:00","dateModified":"2015-10-19T07:41:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","width":500,"height":343,"caption":"T20Q: 20 Pertanyaan Terpenting bagi Kehutanan dan Lanskap, menawarkan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya kepada siapa pun yang tertarik tentang prioritas penelitian untuk menginformasikan kebijakan dan praktik terkait yang lebih baik tentang kehutanan dan lanskap dalam artinya yang paling luas, dan dalam konteks Sasaran Pembangunan Berkelanjutan."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Untuk menetapkan prioritas penelitian, ajukan pertanyaan yang tepat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/2c01517e1f8fa98bd91b93badc54e6ac","name":"Peter Kanowski","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g103d90bf283710bbbe4860caad741107","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/23975911743b78f513b5b42dd9972915509a86270f6459982559bfc74320da33?s=96&d=mm&r=g","caption":"Peter Kanowski"},"description":"Peter Kanowski is Deputy Director General, Science - Cross Cutting &amp; Impact at the Center for International Forestry Research, where his responsibilities include science quality, capacity development, and the Evidence Based Forestry initiative. Through the EBF initiative, CIFOR is working with partners to strengthen the quality of research conclusions relevant to policy and practice. Prior to joining CIFOR, Peter was Professor of Forestry at the Australian National University, and a Lecturer at Oxford University\u2019s Forestry Institute, where his research focused on forest governance and practices, smallholder forestry, and planted forests.","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/peter-kanowski"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/22622\/untuk-menetapkan-prioritas-penelitian-ajukan-pertanyaan-yang-tepat#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/05\/T20Q.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/130"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22622"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22622\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22624"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22622"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=22622"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=22622"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=22622"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=22622"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=22622"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=22622"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=22622"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=22622"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=22622"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=22622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}