{"id":21167,"date":"2014-02-03T16:09:08","date_gmt":"2014-02-03T09:09:08","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=21167"},"modified":"2018-02-07T15:50:09","modified_gmt":"2018-02-07T08:50:09","slug":"riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","title":{"rendered":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Children living near forests may be better nourished\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/k_Fpe4t53p8?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>BOGOR, Indonesia (3 Februari 2014) \u2013 Kecenderungan pada anak-anak yang tinggal di wilayah Afrika dengan tutupan pohon rapat makanan bergizi yang lebih banyak, menambah kepercayaan akan penelitian yang menunjukkan bahwa hutan memiliki peranan kunci dalam ketahanan pangan, merujuk<a href=\"\/\/www.cifor.org\/online-library\/browse\/view-publication\/publication\/4360.html?_ga=1.111284231.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\"> jurnal<\/a> baru yang dipublikasikan Perubahan Iklim Global.<\/p>\n<p>Meningkatkan produksi tanaman pangan kaya energi seperti beras, jagung, dan gandum dipandang penting untuk mencapai ketahanan pangan global, tetapi jika mengorbankan hutan justru bisa merusak ketahanan pangan.<\/p>\n<p>\u201cPenelitian kami menunjukkan bahwa anak-anak di Afrika yang tinggal di dalam masyarakat yang dikelilingi tutupan hutan memiliki keragaman makanan lebih tinggi dan mengonsumsi lebih banyak buah serta sayur,\u201d kata Amy Ickowitz, ahli ekonomi <a href=\"\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Kehutanan Internasional<\/a> (CIFOR). \u201cDi daerah ini, keragaman makanan meningkat seiring tutupan pohon, anak-anak di tempat dengan banyak pepohonan memiliki makanan yang lebih sehat.\u201d<\/p>\n<p><b>TANTANGAN YANG RUMIT<\/b><\/p>\n<p>Secara global, sekitar <a href=\"https:\/\/www.wfp.org\/hunger\/stats\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">870 juta<\/a> orang tidak memiliki cukup makanan, dan lebih dari <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/docrep\/x0245e\/x0245e01.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">dua miliar<\/a> menderita defisiensi mikronutrisi, atau \u201ckelaparan tersembunyi\u201d, menurut lembaga pangan PBB, sementara ada <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/news\/story\/en\/item\/161819\/icode\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">1,4 miliar<\/a> orang obesitas atau kelebihan berat badan. Data PBB memproyeksikan bahwa populasi global akan <a href=\"http:\/\/www.unfpa.org\/pds\/trends.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">meningkat<\/a> dari 7 miliar ke lebih dari 9 miliar pada 2050, memerlukan peningkatan produksi makanan sepadan, dan tentu akan memberikan tekanan lebih terhadap hutan-hutan tropis yang sudah dilanda ekspansi pertanian tak berkelanjutan.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika pentingnya konsumsi mikronutrien dan keragaman makanan diakui, kebutuhan untuk bergerak meningkatkan area produksi atau hasil tanaman pokok guna mencapai ketahanan pangan menjadi jelas,&#8221; kata Ickowitz . Bukti terbaru menunjukkan antara <a href=\"http:\/\/ww.pnas.org\/content\/107\/38\/16732\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">1980 dan 2000<\/a>,  95 persen lahan baru untuk pertanian awalnya merupakan lahan yang tertutup oleh hutan, tambahnya.<\/p>\n<p>Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menggunakan analisis regresi untuk menentukan hubungan statistik antara tutupan pohon dan kualitas gizi makanan anak-anak. Mereka memantau data makanan dari survei kesehatan demografis 93.000 anak-anak antara usia 1 dan 5 tahun dari 21 negara Afrika dan mengombinasikannya dengan data tutupan pohon dari <a href=\"http:\/\/www.landcover.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Global Land Cover Facility<\/a>. Regresi ini menemukan korelasi positif yang signifikan secara statistik antara tutupan pohon dan keragaman makanan.<\/p>\n<p><b>KESETIMBANGAN RENTAN<\/b><\/p>\n<p>Para peneliti berusaha menguji hubungan tutupan pohon dengan tiga indikator kunci kualitas makanan yang terhubung ke asupan mikronutrien &#8212; keragaman makanan, konsumsi buah dan sayuran, serta konsumsi makanan hewani.<\/p>\n<p>Sepanjang penelitian, ditemukan pengamatan menarik : Konsumsi buah dan sayuran meningkat sampai 45 persen tutupan pohon, kemudian menurun seiring dengan peningkatan tutupan pohon yang lebih tinggi dari itu. Tidak ditemukan hubungan serupa antara tutupan pohon dan konsumsi sumber makanan hewani.<\/p>\n<p>Ada tiga skenario yang dengan itu Ickowitz menduga ada dampak positif tutupan pohon pada gizi.<\/p>\n<p>Pertama, anak-anak yang tinggal di daerah dekat hutan mungkin memiliki akses lebih besar terhadap buah liar, sayuran hijau, lundi, siput dan daging hewan liar &#8212; makanan yang bisa memberikan mikronutrisi penting seperti vitamin A, zat besi, dan seng.<\/p>\n<p>Kedua, `rumah tangga yang menanam atau memanen tanaman hutan di lahan mereka memperoleh keuntungan dari peningkatan akses terhadap buah-buahan dan kacang-kacangan dari pohon.<\/p>\n<p>Ketiga, teknik pertanian yang digunakan di banyak area hutan menghasilkan bahan makanan yang lebih bergizi karena melibatkan percampuran mosaik kompleks beragam tanaman, kata Ickowitz.<\/p>\n<p>&#8220;Kunci yang mendasari tiga skenario tersebut,&#8221; katanya, &#8220;adalah kondisi yang mencegah orang di semua tempat memiliki akses sama yang diatur pasar terhadap makanan bergizi. Misalnya, mereka tidak dapat membeli barang di toko lokal karena tidak memiliki uang tunai, atau  mereka tinggal di daerah terpencil dan bergantung pada hasil dari kawasan hutan lokal mereka.\u201d<\/p>\n<p>Meskipun para ilmuwan menemukan bukti yang menghubungkan tutupan pohon dan indikator kualitas makanan, data yang mereka miliki tidak membedakan hutan alam, hutan tanaman, lahan gambut tua, dan agroforestri.<\/p>\n<p>&#8220;Kami tidak dapat mencari tahu dari data kami apakah orang yang tinggal di dekat hutan mengumpulkan makanan yang lebih bergizi dari hutan, apakah mereka membudidayakannya di lahan pertanian dan hutan agro, atau kombinasi,&#8221; kata Ickowitz.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil penelitian menunjukkan deforestasi dapat memiliki efek negatif jangka panjang pada gizi, sehingga penting bahwa kita melakukan penelitian lebih lanjut untuk lebih memahami hubungan yang telah kita temukan antara tutupan pohon dan gizi.\u201d<\/p>\n<p><b>Untuk informasi lebih lanjut tentang topik yang dibahas dalam artikel ini, silakan hubungi Amy Ickowitz <\/b><b>di <\/b><b>a.ickowitz@cgiar.org<\/b><\/p>\n<p><i>Penelitian CIFOR tentang hutan dan <\/i><i>nutrisi merupakan bagian dari Program CGIAR mengenai Hutan, Pohon, dan Agroforestri serta  didukung oleh Departemen Pembangunan Internasional Inggris (DFID) dan Badan Pembangunan Austria.<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BOGOR, Indonesia (3 Februari 2014) \u2013 Kecenderungan pada anak-anak yang tinggal di wilayah Afrika dengan tutupan pohon rapat makanan bergizi yang lebih banyak, menambah kepercayaan akan penelitian yang menunjukkan bahwa hutan memiliki peranan kunci dalam ketahanan pangan, merujuk jurnal baru yang dipublikasikan Perubahan Iklim Global. Meningkatkan produksi tanaman pangan kaya energi seperti beras, jagung, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":91,"featured_media":21168,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[182,188,137,95,1072],"tags":[],"language":[2171],"location":[12245],"tag-bahasa":[2876,2509,2587,2516,2550,2553,2589,2615],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[989],"class_list":["post-21167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-community-forestry","category-food-and-diets","category-forest-management-restoration","category-human-wellbeing","category-landscapes","language-bahasa-indonesia","location-africa","tag-bahasa-amy-ickowitz","tag-bahasa-anak-anak","tag-bahasa-bentang-alam","tag-bahasa-kehutanan-masyarakat","tag-bahasa-ketahanan-pangan","tag-bahasa-makanan-hutan","tag-bahasa-mata-pencaharian","tag-bahasa-nutrisi","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BOGOR, Indonesia (3 Februari 2014) \u2013 Kecenderungan pada anak-anak yang tinggal di wilayah Afrika dengan tutupan pohon rapat makanan bergizi yang lebih banyak, menambah kepercayaan akan penelitian yang menunjukkan bahwa hutan memiliki peranan kunci dalam ketahanan pangan, merujuk jurnal baru yang dipublikasikan Perubahan Iklim Global. Meningkatkan produksi tanaman pangan kaya energi seperti beras, jagung, dan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-02-03T09:09:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-07T08:50:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"332\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Julie Mollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@jmollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\"},\"author\":{\"name\":\"Julie Mollins\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\"},\"headline\":\"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak\",\"datePublished\":\"2014-02-03T09:09:08+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:50:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\"},\"wordCount\":688,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/02\\\/nutrisi-dan-hutan.jpg\",\"articleSection\":[\"Community forestry\",\"Food &amp; diets\",\"Forest management &amp; restoration\",\"Human well-being\",\"Landscapes\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\",\"name\":\"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/02\\\/nutrisi-dan-hutan.jpg\",\"datePublished\":\"2014-02-03T09:09:08+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:50:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/02\\\/nutrisi-dan-hutan.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/02\\\/nutrisi-dan-hutan.jpg\",\"width\":500,\"height\":332,\"caption\":\"Penelitian kami di Afrika menemukan, anak-anak yang tinggal di dalam masyarakat yang dikelilingi tutupan hutan memiliki keragaman makanan lebih tinggi dan mengonsumsi lebih banyak buah serta sayur,\u201d kata Amy Ickowitz, ilmuwan CIFOR. Photo: Aulia Erlangga\\\/CIFOR\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\",\"name\":\"Julie Mollins\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Julie Mollins\"},\"description\":\"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/juliemollins\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/jmollins\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/jmollins\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21167\\\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak","og_description":"BOGOR, Indonesia (3 Februari 2014) \u2013 Kecenderungan pada anak-anak yang tinggal di wilayah Afrika dengan tutupan pohon rapat makanan bergizi yang lebih banyak, menambah kepercayaan akan penelitian yang menunjukkan bahwa hutan memiliki peranan kunci dalam ketahanan pangan, merujuk jurnal baru yang dipublikasikan Perubahan Iklim Global. Meningkatkan produksi tanaman pangan kaya energi seperti beras, jagung, dan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-02-03T09:09:08+00:00","article_modified_time":"2018-02-07T08:50:09+00:00","og_image":[{"width":500,"height":332,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Julie Mollins","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@jmollins","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak"},"author":{"name":"Julie Mollins","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467"},"headline":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak","datePublished":"2014-02-03T09:09:08+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:50:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak"},"wordCount":688,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","articleSection":["Community forestry","Food &amp; diets","Forest management &amp; restoration","Human well-being","Landscapes"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak","name":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","datePublished":"2014-02-03T09:09:08+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:50:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","width":500,"height":332,"caption":"Penelitian kami di Afrika menemukan, anak-anak yang tinggal di dalam masyarakat yang dikelilingi tutupan hutan memiliki keragaman makanan lebih tinggi dan mengonsumsi lebih banyak buah serta sayur,\u201d kata Amy Ickowitz, ilmuwan CIFOR. Photo: Aulia Erlangga\/CIFOR"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Riset temukan kaitan antara tutupan pohon dan nutrisi pada anak-anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467","name":"Julie Mollins","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","caption":"Julie Mollins"},"description":"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/juliemollins\/","https:\/\/x.com\/jmollins"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/jmollins"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21167\/riset-temukan-kaitan-antara-tutupan-pohon-dan-nutrisi-pada-anak-anak#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/02\/nutrisi-dan-hutan.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/91"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21167\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21167"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=21167"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=21167"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=21167"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=21167"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=21167"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=21167"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=21167"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=21167"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=21167"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=21167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}