{"id":21063,"date":"2014-01-20T15:12:12","date_gmt":"2014-01-20T08:12:12","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=21063"},"modified":"2018-02-07T15:15:03","modified_gmt":"2018-02-07T08:15:03","slug":"meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","title":{"rendered":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut"},"content":{"rendered":"<p>LIMA, Peru (20 Januari 2014) \u2014 Kondisi ekonomi dan politik di Peru mendorong meningkatnya deforestasi, walaupun negara tersebut menetapkan target nol deforestasi bersih pada 2021, demikian ditunjukkan sebuah penelitian baru.<\/p>\n<p>\u201cPeru mengalami pertumbuhan ekonomi,\u201d kata Mary Menton dari <a href=\"\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Pusat Penelitian Kehutanan Internasional<\/a> (CIFOR), salah seorang penulis utama \u201c<a href=\"\/\/www.cifor.org\/online-library\/browse\/view-publication\/publication\/4226.html?_ga=1.78183191.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Konteks REDD+ di Peru: Pendorong, agen dan institusi<\/a>\u201d (dipublikasikan dalam bahasa Spanyol), terbaru dalam sebuah <a href=\"http:\/\/www.forestsclimatechange.org\/global-comparative-study-on-redd\/national-redd-processes-and-policies\/the-context-for-redd-drivers-agents-and-institutions.html?_ga=1.78183191.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">rangkaian laporan tak berkala<\/a> yang mengumpulkan dan menganalisa informasi ekstensif mengenai kondisi politik dan ekonomi negara kaya hutan.<\/p>\n<p>\u201cPertumbuhan ini tengah terjadi \u2013 dan tampaknya terus akan terjadi \u2013 dengan pengorbanan Amazon Peru.\u201d<\/p>\n<p>Kerangka <a href=\"http:\/\/www.un-redd.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">REDD+<\/a>, yang menjadi bagian negosiasi perubahan iklim sejak 2007, mengusulkan agar negara berkembang mengurangi gas rumah kaca dengan menurunkan deforestasi dan degradasi hutan, menjaga hutan, meningkatkan jumlah pohon, dan mendorong manajemen dan pemanfaatan hutan berkelanjutan.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.unep.org\/greeneconomy\/Portals\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Data resmi<\/a> menempatkan tutupan hutan Peru sekitar 73 juta hektar, setara dengan 60 persen wilayah tanah mereka. Kecepatan deforestasi 0,15 persen relatif rendah, walaupun deforestasi terjadi menyebabkan <a href=\"http:\/\/www.minam.gob.pe\/dmdocuments\/SCNCC-MINAM.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">separuh emisi gas rumah kaca Peru<\/a>.<\/p>\n<p>\u201cKecepatan deforestasi historis tidak merefleksikan dampak terbaru dan masa depan jalur antar-samudera, tidak juga ekspansi agroindustri yang berlangsung saat ini di Amazon,\u201d kata Hugo Che Piu, penulis utama dan presiden <a href=\"http:\/\/www.dar.org.pe\/inicio.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Derecho Ambient Recursos Naturales<\/a> (DAR).<\/p>\n<p>Meskipun Kementerian Lingkungan Peru telah mengumumkan dalam forum internasional mengenai komitmen mencapai nol deforestasi bersih <a href=\"http:\/\/www.minam.gob.pe\/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=871&amp;Itemid=97\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">dengan rencana<\/a> menjaga 54 juta hektar hutan, tujuan tersebut tidak mencerminkan dampak aktivitas sekarang dan yang direncanakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti projek jalan utama dan infrastruktur energi.<\/p>\n<p>\u201cJika pemerintah benar-benar ingin mencapai nol deforestasi bersih dan mereduksi emisi dari perubahan penggunaan lahan, pemerintah harus menyeimbangkan tuntutan konservasi hutan dan pertumbuhan ekonomi,\u201d kata Menton.<\/p>\n<p><b>Jalan menuju kaya<\/b><\/p>\n<p>Pertumbuhan ekonomi menjadi tekanan politik utama di Peru, di mana kemiskinan tersebar, khususnya masyarakat desa, dan terutama di pegunungan dimana <a href=\"http:\/\/www.inei.gob.pe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">60,3 persen diklasifikasikan miskin dan 21,1 persen sangat miskin<\/a>.<\/p>\n<p>Penyebab utama \u2013 dan mungkin tertua \u2013 deforestasi adalah aktivitas pemerintah mendorong pemukiman di Amazon, sebagian besar melalui imigrasi dari pegunungan. Di tengah membesarnya tuntutan produksi pertanian, pemerintah mengenalkan serangkaian kebijakan untuk mendorong pertanian bagi pasar nasional atau, dalam kasus minyak sawit, untuk pasar internasional.<\/p>\n<p>Di antara insentif yang diberikan adalah memberi legalitas lahan yang telah dikonversi menjadi pertanian. Pemerintah melewati hukum yang melarang konversi lahan negara dengan menggunakan regulasi lain yang memungkinkan perubahan ketika orang memberi nilai ekonomi bagi lahan \u2013 yang hampir selalu berarti konversi lahan menjadi pertanian.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat asli dan penduduk desa yang menjaga dan mengelola hutan secara lestari tidak bisa mendapat hak atas hutan tersebut, menciptakan kontradiksi yang perlu diselesaikan untuk menciptakan investasi riil melawan deforestasi,\u201d kata Che Piu.<\/p>\n<p>Konstruksi infrastruktur jalan, yang dikaitkan dengan meningkatnya deforestasi <a href=\"http:\/\/www.bicusa.org\/en\/Document.102484.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">sudah terbukti<\/a>, telah menghubungkan populasi lokal dengan seluruh bagian Peru dan membawa mingran baru dari Andes dan wilayah lain. Kebijakan lain mendorong investasi infrastruktur energi dan eksploitasi minyak dan gas, untuk menciptakan pendapatan pajak besar.<\/p>\n<p>\u201cSemua investasi ini berjalan tanpa pertimbangan penuh dampak sosial dan lingkungan,\u201d tambah Menton. \u201cDan itu tidak cukup kebijakan dan kelembagaan yang berfungsi melanai perlindungan hutan.\u201d<\/p>\n<p><b>HILANG SAAT BERTUGAS<\/b><\/p>\n<p>Kebijakan lain yang berkontribusi terhadap kondisi pro-deforestasi terjadi akibat ketidakhadiran mereka, kata indikasi laporan.<\/p>\n<p>\u201cKami menemukan bahwa di sana tidak ada visi terintegrasi, lintas sektor dalam perencanaan penggunaan lahan dalam jangka pendek, medium atau panjang,\u201d kata Menton.<\/p>\n<p>\u201cHali ini setidaknya turut bertanggungjawab bagi kontradiksi dalam kerangka legal dan institusional antara tujuan pemerintah nasional dengan regional dan lokal.\u201d<\/p>\n<p>Yang juga hilang adalah mekanisme untuk mencapai koordinasi dan komunikasi mengenai manajemen hutan antar lembaga \u2013 walaupun dalam rencana terakhir, setidaknya empat badan akan bertanggungjawab terhadap manajemen hutan masa depan, yang harus mampu mengkoordinasikan fungsi dan tingkatnya jika mereka membantu mengerem deforestasi.<\/p>\n<p>\u201cSemua tingkat pemerintahan memiliki banyak strategi dan rencana, tetapi apa yang direncanakan tidak terjadi,\u201d kata Menton.<\/p>\n<p>\u201cKami memandang dengan strategi penebangan ilegal, yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa tindakan, dan rencana anti-korupsi juga mengarah pada cara yang sama.\u201d<\/p>\n<p>\u201cDalam kondisi ini, tantangan utama yang harus dijawab REDD+ di Peru adalah menunjukkan bahwa hal ini dapat diterapkan dengan cara efektif dalam hutan, dan tidak hanya menjadi strategi belaka,\u201d kata Che Piu menambahkan.<\/p>\n<p><b>MENGEJAR \u201cNILAI TAMBAH\u201d <\/b><\/p>\n<p>Mengatasi deforestasi adalah dengan berpegang pada agenda nasional.<\/p>\n<p>Pemerintah Peru terlibat dalam beberapa skema REDD+, termasuk proses <a href=\"http:\/\/www.forestcarbonpartnership.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Fasilitas Kemitraan Hutan Karbon Bank Dunia<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.un-redd.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">UN-REDD<\/a>.<\/p>\n<p>Lebih dari 40 projek hutan karbon berlangsung pada tingkat subnasional. Baru-baru ini <a href=\"https:\/\/www.climateinvestmentfunds.org\/cif\/node\/5\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Rencana Investasi Hutan (FIP) InterAmerican Development Bank<\/a> milik Bank Dunia sepakan dan bersiap mengucurkan 50 juta dolar AS untuk program REDD nasional.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.aidesep.org.pe\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Asosiasi Antar-etnis untuk Pembangunan Amazon Peru<\/a> (AIDESEP) secara terus menerus berada di depan diskusi nasional, mendorong kesetaraan REDD dengan menjamin konsultasi dan partisipasi masyarakat asli dan memprioritaskan mengamankan kepemilikan lahan bagi masyarakat asli sejalan dengan syarat awal REDD di Peru. Tuntutan mereka telah menjadi bagian program FIP.<\/p>\n<p>\u201cInkorporasi proposal masyarakat asli adalah salah satu kemajuan paling penting dalam fase persiapan REDD dalam bidang tata kelola,\u201d kata Che Piu.<\/p>\n<p>Walaupun <a href=\"\/\/www.cifor.org\/online-library\/browse\/view-publication\/publication\/4010.html?_ga=1.36387491.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">analisis media<\/a> CIFOR mengindikasikan bahwa aktor internasional \u2013 terutama LSM lingkungan \u2013 mendominasi di Peru, dengan suara dan posisi pemerintah seringkali tidak ada dalam koran nasional. Hal ini melemahkan kebijakan terkait REDD, yang membutuhkan <a href=\"\/\/www.cifor.org\/publications\/pdf_files\/Books\/BAngelsen120105.pdf?_ga=1.7982129.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">pengakuan nasional<\/a> untuk bisa berhasil.<\/p>\n<p>Bagi Peru, daya tarik utama REDD+ terletak pada potensi saling menguntungkan \u2013 nilai tambah \u2013 bagi peningkatan penghidupan, memperkuat tata kelola hutan dan konservasi keragaman hayati.<\/p>\n<p>Sebuah fokus pada saling-menguntungkan juga berkontribusi pada target deforestasi negara: Pengalaman menunjukkan bahwa memiliki kebijakan atas hak dan partisipasi masyarakat asli, konservasi keragaman hayati dan pemanfaatan secara berkelanjutan sumber daya hutan membantu menjaga banyak hutan, bahkan ketika kebijakan tidak sepenuhnya dijalankan.<\/p>\n<p>\u201cAliran pendanaan yang diusulkan dalam RPP pemantauan karbon 20 kali lebih banyak daripada dana yang diusulkan untuk memantau dampak sosial dan lingkungan,\u201d kata ChePiu menunjukkan.<\/p>\n<p>\u201cSejak awal, pemerintah telah berkata bahwa hal ini menarik karena saling-menguntungkan,\u201d kata Menton.<\/p>\n<p>\u201cTetapi bahkan jika memilih mengejar hal itu dibanding deforestasi secara langsung, hal ini membutuhan kapasitas dan koordinasi untuk mewujudkannya.\u201d<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih mengenai isu yang didiskusikan dalam artikel ini, silahkan hubungi Mary Menton di <b><a href=\"mailto:m.menton@cgiar.org\">m.menton@cgiar.org<\/a>. <\/b><\/p>\n<p><i>Penelitian ini dilakukan sebagai bagian dari Kajian Komparatif Global mengenai REDD+ di bawah <\/i><i><a href=\"\/\/www.cifor.org\/crp6?_ga=1.109125382.2037507436.1376965167\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Program Riset CGIAR mengenai Hutan, Pohon dan Agroforestri<\/a><\/i><i> dan didukung oleh AusAid, Departemen Pembangunan Internasional UK dan Biro Kerjasama Pembangunan Norwegia (NORAD).<\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LIMA, Peru (20 Januari 2014) \u2014 Kondisi ekonomi dan politik di Peru mendorong meningkatnya deforestasi, walaupun negara tersebut menetapkan target nol deforestasi bersih pada 2021, demikian ditunjukkan sebuah penelitian baru. \u201cPeru mengalami pertumbuhan ekonomi,\u201d kata Mary Menton dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), salah seorang penulis utama \u201cKonteks REDD+ di Peru: Pendorong, agen dan institusi\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":94,"featured_media":20928,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_hide_featured_image":false,"_jetpack_featured_image_duplicate_dismissed":0,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,161,180,151,184],"tags":[],"language":[2171],"location":[],"tag-bahasa":[2522,3489,2567,3488,2589,2684,2530,3393,2819,2584],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[1048],"class_list":["post-21063","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-deforestation","category-mitigating-climate-change","category-redd-2","category-value-chains-finance","language-bahasa-indonesia","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-derecho-ambient-recursos-naturales","tag-bahasa-gas-rumah-kaca","tag-bahasa-hugo-che-piu","tag-bahasa-mata-pencaharian","tag-bahasa-nol-deforestasi","tag-bahasa-pertumbuhan-ekonomi","tag-bahasa-peru","tag-bahasa-redd","tag-bahasa-tata-guna-lahan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.8 (Yoast SEO v28.8) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"LIMA, Peru (20 Januari 2014) \u2014 Kondisi ekonomi dan politik di Peru mendorong meningkatnya deforestasi, walaupun negara tersebut menetapkan target nol deforestasi bersih pada 2021, demikian ditunjukkan sebuah penelitian baru. \u201cPeru mengalami pertumbuhan ekonomi,\u201d kata Mary Menton dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), salah seorang penulis utama \u201cKonteks REDD+ di Peru: Pendorong, agen dan institusi\u201d [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-01-20T08:12:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-02-07T08:15:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"595\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"450\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Imogen Badgery-Parker\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\"},\"author\":{\"name\":\"Imogen Badgery-Parker\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b432e2c85d34ce3bae91c0c84bc7a433\"},\"headline\":\"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut\",\"datePublished\":\"2014-01-20T08:12:12+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:15:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\"},\"wordCount\":995,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/01\\\/8933652814_de172a15d3_z.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Deforestation\",\"Mitigation\",\"REDD+\",\"Value chains &amp; finance\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2014\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\",\"name\":\"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/01\\\/8933652814_de172a15d3_z.jpg\",\"datePublished\":\"2014-01-20T08:12:12+00:00\",\"dateModified\":\"2018-02-07T08:15:03+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/01\\\/8933652814_de172a15d3_z.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2014\\\/01\\\/8933652814_de172a15d3_z.jpg\",\"width\":595,\"height\":450,\"caption\":\"Peru mengalami pertumbuhan ekonomi dan terus bertumbuh yang terus akan berlangsung \u2013 dengan pengorbanan Amazon Peru, kata Mary Menton dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR).\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b432e2c85d34ce3bae91c0c84bc7a433\",\"name\":\"Imogen Badgery-Parker\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g6675a1af9465017a6fbbf119288326cc\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Imogen Badgery-Parker\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/imogen\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/21063\\\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut","og_description":"LIMA, Peru (20 Januari 2014) \u2014 Kondisi ekonomi dan politik di Peru mendorong meningkatnya deforestasi, walaupun negara tersebut menetapkan target nol deforestasi bersih pada 2021, demikian ditunjukkan sebuah penelitian baru. \u201cPeru mengalami pertumbuhan ekonomi,\u201d kata Mary Menton dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR), salah seorang penulis utama \u201cKonteks REDD+ di Peru: Pendorong, agen dan institusi\u201d [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2014-01-20T08:12:12+00:00","article_modified_time":"2018-02-07T08:15:03+00:00","og_image":[{"width":595,"height":450,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Imogen Badgery-Parker","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut"},"author":{"name":"Imogen Badgery-Parker","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#\/schema\/person\/b432e2c85d34ce3bae91c0c84bc7a433"},"headline":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut","datePublished":"2014-01-20T08:12:12+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:15:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut"},"wordCount":995,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Deforestation","Mitigation","REDD+","Value chains &amp; finance"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#respond"]}],"copyrightYear":"2014","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut","name":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","datePublished":"2014-01-20T08:12:12+00:00","dateModified":"2018-02-07T08:15:03+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","width":595,"height":450,"caption":"Peru mengalami pertumbuhan ekonomi dan terus bertumbuh yang terus akan berlangsung \u2013 dengan pengorbanan Amazon Peru, kata Mary Menton dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional (CIFOR)."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Meski ada antusiasme REDD+, deforestasi di Peru berlanjut"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#\/schema\/person\/b432e2c85d34ce3bae91c0c84bc7a433","name":"Imogen Badgery-Parker","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g6675a1af9465017a6fbbf119288326cc","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c9801e9b043138c20307eaae570c03a49ddce371b8519ba3d0a16ccd0b4a55e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Imogen Badgery-Parker"},"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/imogen"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/21063\/meski-ada-antusiasme-redd-deforestasi-di-peru-berlanjut#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2014\/01\/8933652814_de172a15d3_z.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21063","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/94"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21063"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21063\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21063"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=21063"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=21063"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=21063"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=21063"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=21063"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=21063"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=21063"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=21063"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=21063"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=21063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}