{"id":20354,"date":"2013-11-18T13:29:57","date_gmt":"2013-11-18T06:29:57","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=20354"},"modified":"2015-10-06T11:26:56","modified_gmt":"2015-10-06T04:26:56","slug":"mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","title":{"rendered":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/ykE-c--guLg\" width=\"500\" height=\"315\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p>Sistem pelacakan deforestasi di Brasil \u2013 yang diikuti dengan langkah-langkah penegakan di lapangan \u2013 <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/13491\/how-much-credit-can-brazil-take-for-slowing-amazon-deforestation-and-how-low-can-it-go\/\">kerap dikutip<\/a> sebagai elemen kunci dari pengurangan dramatis deforestasi di Amazon dalam beberapa dekade terakhir. Namun keterbukaan dan transparansi sistem ini <a href=\"http:\/\/www.niccd.org\/sites\/default\/files\/NICCD_Monitoring_Case_Study_AmazonDeforestation.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">menjadi sepenting<\/a> inovasi teknis dan kebijakannya, kata para pakar.<\/p>\n<p>Dalton de Morrison Valeriano telah bekerja di lembaga mirip NASA \u2013 yaitu <a href=\"http:\/\/www.inpe.br\/ingles\/index.php\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">National Institute for Space Research (INPE)<\/a> \u2013 sejak 1980-an.<\/p>\n<p>Dengan ekor kuda keperakan dan logat pengaruh California, dia terlihat seperti seorang artis musik masa kini ketimbang peneliti \u2013 namun dialah yang mengkoordinasikan program pemantauan deforestasi INPE Amazon, yang termasuk pula sistem pemantauan satelit <a href=\"http:\/\/www.obt.inpe.br\/prodes\/index.php\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">PRODES (Program to Calculate Deforestation in the Amazon).<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.gofc-gold.uni-jena.de\/wg_biomass\/wp-content\/uploads\/2012\/06\/Valeriano_Dalton.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Sejak 1988<\/a>, satelit PRODES telah merekam deforestasi tahunan di Amazon Brasil \u2013 meski program sebelumnya memulainya dengan menggunakan satelit buatan 1970-an.<\/p>\n<p>Selama kurun 1990-an, peneliti INPE mencermati komputer mereka mengingat selalu tingginya ancaman perusakan \u2013 <a href=\"http:\/\/www.inpe.br\/ingles\/news\/news.php?Cod_Noticia=10\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">hampir seluas 30,000 km<sup>2 <\/sup>dibabat pada tahun 1995<\/a>. Yang membuat semakin memusingkan, lanjut Valerino, adalah datanya tersedia untuk publisitas.<\/p>\n<p>\u201cSaat itu benar-benar membuat kami tidak bisa tidur,\u201d Tambahnya.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat mengkhawatirkan melihat deforestasi yang sedemikian besar terjadi di setiap harinya, serta menyaksikan betapa penegakan hukum beserta aparatnya tidak mampu menanggulanginya. Jadi kami menyaksikan semuanya terjadi namun tak ada yang bisa dilakukan.\u201d<\/p>\n<p>\u201cHal yang tidak bagus pula jika sebuah lembaga memiliki informasi namun tidak menyediakannya bebas untuk diakses atau diverifikasi oleh setiap orang.\u201d<\/p>\n<p>Ini semua berubah di tahun 2003, saat pemerintahan baru Brasil memutuskan untuk memberikan <a href=\"http:\/\/www.dgi.inpe.br\/CDSR\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">akses penuh secara daring<\/a> kepada publik terhadap gambar-gambar, peta dan statistik PRODES.<\/p>\n<p>\u201cSejak saat itu, kami menjadi penyedia informasi strategis bagi pengendalian deforestasi,\u201d terang Valeriano.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap bisa menyediakan alat bagi siapa saja untuk mengecek peta serta memeriksa akurasinya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKami menerima respon yang sangat baik, bahkan dari mereka yang sebelumnya ragu mengenai kemampuan kami pun akhirnya bisa mencobanya juga \u2013 dan produk ini menerima semakin banyak pujian dari banyak pengguna.\u201d<\/p>\n<table border=\"1\" width=\"480\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"0\">\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"top\" width=\"358\"><b>Tulisan ini menjadi bagian dari paket multimedia tentang hutan hujan Amazon. Simak lebih lanjut di <\/b><b><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.cifor.org\/amazon\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">forestsnews.cifor.org\/amazon<\/a><\/b><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Dan yang lebih penting lagi, lanjut Valeriano, mempublikasikan data mampu melibatkan warga Brasil untuk melawan deforestasi.<\/p>\n<p>\u201cIni sangat membantu,\u201d tambahnya. \u201cDi satu sisi, hal ini memampukan masyarakat untuk mengecek kemajuan pengendalian deforestasi. Mereka tahu di lokasi mana yang berjalan dan jika terdapat lokasi yang mereka temui bukti bahwa pengendalian tidak berjalan, mereka bisa menuntut tindakan.\u201d<\/p>\n<p><b>Konsekuensi Transparansi<\/b><\/p>\n<p>Hal ini tentu saja dapat menimbulkan risiko politik bagi pemerintahan, kata Sven Wunder, Principal Scientist <a href=\"\/\/www.cifor.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Centre for International Forestry Research<\/a> di Rio de Janeiro.<\/p>\n<p>\u201cAnda akan terus tahu di mana dan kapan deforestasi sedang berjalan sehingga tidak ada yang bisa bersembunyi di balik ketidakpastian, seperti yang terjadi di banyak negara di kawasan ini. Jadi, ini adalah keputusan untuk menciptakan transparansi di sekitaran tata guna lahan yang memiliki konsekuensi dengan jangkauan luas,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>\u201cKita bisa melihat debat yang terjadi di antara warga Brasil bahwa mereka dapat menekan pemerintahan lokal, mereka dapat menekan perusahaan dan entitas korporasi yang tidak bertindak seperti seharusnya \u2013 hal ini membuka penuh semacam variasi pengaruh yang tidak ada sebelumnya.\u201d<\/p>\n<p>Valeriano menyatakan bahwa di tahun 2003, terjadi kekhawatiran mengenai implikasi dari transparansi ini. Namun, lanjutnya, semuanya berjalan baik di Brasil.<\/p>\n<p>\u201cHal ini telah meningkatkan reputasi kami, tidak hanya INPE dan peralatan untuk pemantauan dan pengendalian, namun juga bagi negara sendiri, dalam konteks tekad untuk mengendalikan deforestasi. Saat kami menyatakan telah mengurangi deforestasi, ini bukan bualan, kami benar-benar melakukannya \u2013 dan hal ini telah diterima oleh semua orang,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<blockquote><p>Ini adalah sebuah keputusan untuk menciptakan transparansi tentang tata guna lahan &#8211; Anda akan terus tahu di mana dan kapan deforestasi sedang berjalan sehingga tidak ada yang bisa bersembunyi di balik ketidakpastian, seperti yang terjadi di banyak negara di kawasan ini.<i> <\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><b>Mengurangi deforestasi ilegal<\/b><\/p>\n<p>Data deforestasi tahunan yang andal dan diverifikasi secara independen menjadi penting untuk mengarahkan aksi kebijakan dan respon publik \u2013 namun PRODES menunjukkan di mana deforestasi yang telah terjadi sehingga tidak dapat dihentikan seketika itu juga.<\/p>\n<p>Oleh karenanya di tahun 2004, INPE memperkenalkan program satelit barunya. Jika PRODES mengukur deforestasi dengan sangat detil, program baru ini yang disebut <a href=\"http:\/\/www.obt.inpe.br\/deter\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">DETER<\/a>, mendeteksi dengan resolusi yang lebih kasar namun pada waktu sesungguhnya dengan lebih tepat, lalu mengirimkan data kepada Badan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Brasil, <a href=\"http:\/\/www.ibama.gov.br\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">IBAMA<\/a> (Brazilian Institute of Environment and Natural Resources), setiap dua mingguan.<\/p>\n<p>IBAMA selanjutnya memiliki tim lapangan di Amazon, menghentikan deforestasi ilegal dan menghukum pelaku dalam hitungan hari (secara teori, <a href=\"http:\/\/www.niccd.org\/sites\/default\/files\/NICCD_Monitoring_Case_Study_AmazonDeforestation.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">namun praktiknya kerap lebih lama<\/a>).<\/p>\n<p>Di sini, transparansi juga menjadi kunci, ujar George Ferreira, koordinator pemantauan lingkungan hidup IBAMA.<\/p>\n<p>Nama-nama orang yang ditengarai melakukan pembabatan secara illegal dimasukkan ke dalam daftar publik secara daring. Rumah-rumah pemotongan hewan dapat mengecek daftarnya untuk memastikan ternak yang mereka beli tidak berasal dari kawasan terlarang; dan bank bisa menolak permohonan kredit dari mereka yang terlibat dapat deforestasi ilegal.<\/p>\n<p>\u201cDalam pandangan saya, banyak orang di Brasil yang tidak malu melakukan kejahatan lingkungan, namun jika langsung mengarah pada keuangan mereka \u2013 jika mereka tidak dapat menjual produknya atau mendapat pinjaman dari bank \u2013 hal inilah yang akan menyiutkan nyali,\u201d Ferreira menambahkan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_19605\" aria-describedby=\"caption-attachment-19605\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/17312\/seeing-the-forest-and-the-trees-brazils-transparency-in-deforestation-data\/inpe-thumb\" rel=\"attachment wp-att-19605\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-19605\" src=\"\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/INPE-thumb-500x300.jpeg\" alt=\"Sejak tahun 2003 pemerintah Brasil telah memberi masyarakat informasi yang transparan dan strategis akan kontrol deforestasi. Apakah contoh ini bisa ditetapkan untuk negara-negara pemilik hutan lainnya?\" width=\"500\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/INPE-thumb-500x300.jpeg 500w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/INPE-thumb-566x340.jpeg 566w, https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/10\/INPE-thumb.jpeg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-19605\" class=\"wp-caption-text\">Sejak tahun 2003 pemerintah Brasil telah memberi masyarakat informasi yang transparan dan strategis akan kontrol deforestasi. Apakah contoh ini bisa ditetapkan untuk negara-negara pemilik hutan lainnya?<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sistem ini belum berkerja secara sempurna \u2013 terutama selama musim penghujan, saat awan tebal menutupi satelit INPE dari pandangan untuk mengamati apa yang terjadi di lapangan.<\/p>\n<p>\u201cAwan sebenarnya memaksa kami untuk bekerja dengan semacam jendela,\u201d kata Valeriano.<\/p>\n<p>\u201cJadi kami bisa bekerja dengan baik dari bulan Mei hingga September atau Oktober, namun sangat terbatas (selama) di bulan lain.\u201d<\/p>\n<p>INPE sekarang sedang mengujicobakan teknologi yang bisa melihat dari balik awan \u2013 namun Valeriano menambahkan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cIni bagus, namun beberapa deforestasi masih luput, jadi belum bisa sepenuhnya untuk peta \u2013 namun untuk tujuan pendeteksian, ini adalah pilihan terbaik di kala musim hujan,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Namun teknologi baru kian cepat bermunculan. Faktanya, <a href=\"http:\/\/fas-amazonas.org\/versao\/2012\/wordpress\/wp-content\/uploads\/2009\/10\/ACTUALIZED-08-06-CIFOR-UP.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">riset terbaru CIFOR<\/a> yang berfokus pada Juma Sustainable Development Reserve di Amazonas menemukan bahwa dalam skala spasial kecil, sistem PRODES ternyata tidak mendeteksi deforestasi yang terjadi jika dibandingkan dengan metode baru (lebih padat karya).<\/p>\n<p><b>Berbagi teknologi<\/b><\/p>\n<p>Sejalan dengan usaha organisasi untuk mengembangkan solusi teknis baru, sebagai bagian dari etos transparansi, baik IBAMA maupun INPE juga berbagi pengetahuan dan teknologi dengan negara lain.<\/p>\n<p>IBAMA mengembangkan alat bantu pemantauan dengan sebuah software yang terbuka dan gratis, tambah Ferreira. Saat ini sedang ada di tingkatan akhir untuk mengembangkan seperangkat software untuk pemetaan daring yang diharapkan akan tersedia di internet dan dapat diunduh secara cuma-cuma.<\/p>\n<p>Sementara itu, INPE menyelenggarakan worksop di Afrika, Asia dan negara-negara Amazon lain, berbagi software dan melatih orang-orang tentang bagaimana merancang program pemantauan deforestasi mereka sendiri.<\/p>\n<p>\u201cTentu saja kami tidak ingin melayani negara lain; itu bukan tujuan lembaga ini. Yang bisa kami lakukan adalah membangun kapasitas \u2013 dan itulah yang sedang kami lakukan mulai dari Papua Nugini hingga Ekuador,\u201d jelas Valeriano.<\/p>\n<p>Seberapa bagus sistem ini dapat menginspirasi tempat lain akan tergantung pada tekad politik tiap negara untuk mewujudkan transparansi. Namun mungkinkah perubahan politik di Brasil kemudian akan mengancam program pemantauan deforestasi ini?<\/p>\n<p>\u201cItu satunya-satunya hal yang tidak dapat kami kendalikan,\u201d imbuh Valeriano.<\/p>\n<p>\u201cNamun jika ada orang yang mengatakan hendak menutup program ini atau merubahnya ke arah lain, akan ada banyak perlawanan, karena kesadaran publik yang telah kami bangun.\u201d<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat Brasil ingin mencermati pengendalian terhadap deforestasi.\u201d<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai tema ini, silakan menghubungi Sven Wunder di <a href=\"mailto:s.wunder@cgiar.org\">s.wunder@cgiar.org<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sistem pelacakan deforestasi di Brasil \u2013 yang diikuti dengan langkah-langkah penegakan di lapangan \u2013 kerap dikutip sebagai elemen kunci dari pengurangan dramatis deforestasi di Amazon dalam beberapa dekade terakhir. Namun keterbukaan dan transparansi sistem ini menjadi sepenting inovasi teknis dan kebijakannya, kata para pakar. Dalton de Morrison Valeriano telah bekerja di lembaga mirip NASA \u2013 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":63,"featured_media":20365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[462,137,13,180],"tags":[],"language":[2171],"location":[12231],"tag-bahasa":[2688,4786,2522,4787,4788,2846,2574,2597,2942,2584,3677],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[545],"class_list":["post-20354","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-climate-change-energy","category-forest-management-restoration","category-governance","category-mitigating-climate-change","language-bahasa-indonesia","location-brazil","tag-bahasa-amazon","tag-bahasa-dalton-de-morrison-valeriano","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-george-ferreira","tag-bahasa-ibama","tag-bahasa-inpe","tag-bahasa-pembalakan-liar","tag-bahasa-pemetaan","tag-bahasa-sven-wunder","tag-bahasa-tata-guna-lahan","tag-bahasa-transparansi","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sistem pelacakan deforestasi di Brasil \u2013 yang diikuti dengan langkah-langkah penegakan di lapangan \u2013 kerap dikutip sebagai elemen kunci dari pengurangan dramatis deforestasi di Amazon dalam beberapa dekade terakhir. Namun keterbukaan dan transparansi sistem ini menjadi sepenting inovasi teknis dan kebijakannya, kata para pakar. Dalton de Morrison Valeriano telah bekerja di lembaga mirip NASA \u2013 [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-11-18T06:29:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-06T04:26:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"324\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kate Evans\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\"},\"author\":{\"name\":\"Kate Evans\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4876a00a383e40d407811a87baf4130e\"},\"headline\":\"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi\",\"datePublished\":\"2013-11-18T06:29:57+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-06T04:26:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\"},\"wordCount\":1203,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/11\\\/Map-Brazil.jpg\",\"articleSection\":[\"Climate change &amp; energy\",\"Forest management &amp; restoration\",\"Governance\",\"Mitigation\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2013\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\",\"name\":\"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/11\\\/Map-Brazil.jpg\",\"datePublished\":\"2013-11-18T06:29:57+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-06T04:26:56+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/11\\\/Map-Brazil.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/11\\\/Map-Brazil.jpg\",\"width\":500,\"height\":324},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/4876a00a383e40d407811a87baf4130e\",\"name\":\"Kate Evans\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g3f27c3c2db0b6432a0c0a78c2749a7a0\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kate Evans\"},\"description\":\"Kate Evans is a freelance journalist originally from New Zealand. After studying journalism at the University of Sydney and international relations at the Australian National University, she worked as a multimedia journalist at the Australian Broadcasting Corporation for three years...and then ran off to West Africa armed with a video camera and a love of African dance. She is now a writer, filmmaker and photographer.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/kate-evans\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/20354\\\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi","og_description":"Sistem pelacakan deforestasi di Brasil \u2013 yang diikuti dengan langkah-langkah penegakan di lapangan \u2013 kerap dikutip sebagai elemen kunci dari pengurangan dramatis deforestasi di Amazon dalam beberapa dekade terakhir. Namun keterbukaan dan transparansi sistem ini menjadi sepenting inovasi teknis dan kebijakannya, kata para pakar. Dalton de Morrison Valeriano telah bekerja di lembaga mirip NASA \u2013 [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2013-11-18T06:29:57+00:00","article_modified_time":"2015-10-06T04:26:56+00:00","og_image":[{"width":500,"height":324,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Kate Evans","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@CIFOR_ICRAF","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi"},"author":{"name":"Kate Evans","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4876a00a383e40d407811a87baf4130e"},"headline":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi","datePublished":"2013-11-18T06:29:57+00:00","dateModified":"2015-10-06T04:26:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi"},"wordCount":1203,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","articleSection":["Climate change &amp; energy","Forest management &amp; restoration","Governance","Mitigation"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#respond"]}],"copyrightYear":"2013","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi","name":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","datePublished":"2013-11-18T06:29:57+00:00","dateModified":"2015-10-06T04:26:56+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","width":500,"height":324},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengamati hutan, pepohonan: Transparansi Brasil akan data deforestasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/4876a00a383e40d407811a87baf4130e","name":"Kate Evans","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g3f27c3c2db0b6432a0c0a78c2749a7a0","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9d6bfe3bf6898ca5dd59ede60b0498880dbc1baa454f47ca9bb4d6f757f0b8c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kate Evans"},"description":"Kate Evans is a freelance journalist originally from New Zealand. After studying journalism at the University of Sydney and international relations at the Australian National University, she worked as a multimedia journalist at the Australian Broadcasting Corporation for three years...and then ran off to West Africa armed with a video camera and a love of African dance. She is now a writer, filmmaker and photographer.","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/kate-evans"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/20354\/mengamati-hutan-pepohonan-transparansi-brasil-akan-data-deforestasi#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/11\/Map-Brazil.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/63"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20354"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20354\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20354"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=20354"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=20354"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=20354"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=20354"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=20354"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=20354"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=20354"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=20354"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=20354"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=20354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}