{"id":16540,"date":"2013-05-28T13:42:04","date_gmt":"2013-05-28T06:42:04","guid":{"rendered":"http:\/\/www.forestsnews.org\/?p=16540"},"modified":"2015-10-27T17:00:09","modified_gmt":"2015-10-27T10:00:09","slug":"ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","title":{"rendered":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d"},"content":{"rendered":"<p>ROMA, Italia (28 Mei 2013) \u2013 Pandangan bahwa meningkatkan produksi pertanian adalah strategi untuk mendapatkan situasi keamanan pangan global, kenyataannya membuat lahan pertanian menggerogoti ekosistem yang berharga, menimbulkan dampak kerusakan hutan dan malah tidak menyelesaikan keamanan pangan dan masalah nutrisi, kata para ilmuwan.<\/p>\n<p>Riset lanjutan perlu dilakukan untuk memahami dampak menyeluruh hutan dan sistem pertanian berbasis pohon pada sistem diet dan kebutuhan nutrisi untuk sedikitnya <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/forestry\/28811\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">1 miliar orang<\/a> yang kehidupannya dipengaruhi langsung oleh hutan, demikian dikatakan para ilmuwan dalam makalah diskusi yang dirilis pada saat <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/forestry\/food-security\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Konferensi Internasional mengenai Hutan untuk Keamanan Pangan dan Nutrisi<\/a> yang digelar Organisasi Makanan dan Pertanian PBB (Food and Agriculture Organization\/FAO) di Roma.<\/p>\n<p>\u201cPenggenjotan besar-besaran produksi pertanian seiring meningkatnya populasi dunia dapat menggerogoti sumber makanan bernutrisi yang ditemukan di hutan,\u201d kata Terry Sunderland, ilmuwan di Center for International Forestry Research (CIFOR) dan salah seorang penulis <a href=\"\/\/www.cifor.org\/online-library\/browse\/view-publication\/publication\/4103.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">laporan mengenai keamanan pangan, nutrisi dan peran hutan<\/a> tersebut.<\/p>\n<p>\u201cIni bukan soal produksi, ini soal kesetaraan, penyebaran, daya beli dan limbah makanan,\u201d katanya mengutip laporan <a href=\"http:\/\/www.adelaide.edu.au\/directory\/randy.stringer\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Randy Stringer<\/a>, profesor di Universitas Adelaide yang sangat berpengaruh, ketika pada tahun 2000 ia <a href=\"http:\/\/papers.ssrn.com\/sol3\/papers.cfm?abstract_id=231211\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">menyatakan<\/a> bahwa dunia memproduksi makanan yang cukup untuk semua.<\/p>\n<p>Data PBB mengindikasikan bahwa populasi global akan <a href=\"http:\/\/esa.un.org\/unpd\/wup\/Documentation\/final-report.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">meningkat<\/a> dari 7 miliar menjadi lebih dari 9 miliar pada 2050, makin mendorong tingginya angka deforestasi dan memperparah ancaman kesehatan.<\/p>\n<p>Pada 2012, badan PBB yang menangani pangan memperkirakan bahwa sedikitnya <a href=\"https:\/\/www.wfp.org\/hunger\/stats\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">870 juta<\/a> orang kelaparan\u2014angka yang diturunkan dari tahun sebelumnya\u2014dan lebih dari <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/docrep\/x0245e\/x0245e01.htm\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">2 miliar<\/a> menderita defisiensi mikronutrisi, atau \u201ckelaparan tersembunyi.\u201d<\/p>\n<p>Sedikitnya <a href=\"http:\/\/www.fao.org\/news\/story\/en\/item\/161819\/icode\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">1,4 miliar<\/a> orang mengalami kegemukan, kelebihan berat badan, banyak yang menderita penyakit tak menular terkait seperti diabetes dan masalah jantung.<\/p>\n<p><b>Makanan di Hutan<\/b><\/p>\n<p>Makanan dari hutan, termasuk burung liar, binatang pengerat, dan binatang lebih besar, seperti juga daun, batang, buah, jamur dan kacang-kacangan adalah sumber mikronutrisi bagi banyak masyarakat pedesaan.<\/p>\n<p>Bukti yang muncul di Afrika mengindikasikan masyarakat yang tinggal di wilayah dengan tutupan pohon lebat makan lebih banyak buah dan sayuran, menurut hasil penelitian CIFOR. Masyarakat juga kembali ke hutan untuk mencari makanan ketika produksi sistem pertanian rendah, kata Sunderland.<\/p>\n<p>Konsumsi makanan hutan kaya zat besi seperti sayuran dan daging hewan liar dapat membantu memerangi defisiensi zat besi, yang mempengaruhi <a href=\"http:\/\/www.who.int\/nutrition\/topics\/ida\/en\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">2 miliar orang<\/a>, menurut data <a href=\"http:\/\/www.who.int\/nutrition\/topics\/vad\/en\/index.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),<\/a> serta dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan kognitif, secara negatif mempengaruhi prestasi sekolah dan produktivitas kerja.<\/p>\n<p>Banyak buah dan sayuran didapat dari hutan dan area liar sangat kaya kandungan vitamin A dan kalsium, membantu melawan defisiensi vitamin A, yang menurut WHO menyebabkan sekitar 250 ribu hingga 500 ribu anak menjadi buta setiap tahun, separuh dari mereka menderita selama 12 bulan sebelum kehilangan penglihatan.<\/p>\n<p>\u201cMemanfaatkan sistem alami, bahkan masyarakat miskin bisa mendapatkan diet yang baik,\u201d kata Sunderland, mengutip studi terbaru ilmuwan CIFOR yang mengatakan bahwa makanan dari peternakan hutan di Tanzania menyumbangkan 31 persen vitamin A, 26 persen zat besi dan 23 persen kalsium terhadap diet setempat.<\/p>\n<p>\u201cKita selalu menganggap masyarakat miskin memiliki diet buruk, tetapi kenyataannya Anda tidak harus kaya untuk mendapatkan diet bagus dan gaya hidup sehat.\u201d<\/p>\n<p><b>Penggerogotan Pertanian<\/b><\/p>\n<p>Sekitar 100 hingga 110 persen peningkatan permintaan hasil pertanian dunia dari 2005 hingga 2050 akan menghasilkan konversi sekitar 1 miliar hektare (2,5 miliar akre) lahan untuk pertanian, menurut <a href=\"http:\/\/www.pnas.org\/content\/108\/50\/20260\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">laporan 2011<\/a>.<\/p>\n<p>Sebagian besar perluasan pertanian yang diduga mengorbankan hutan dan wilayah berpohon lainnya, terjadi akibat <a href=\"http:\/\/www.palgrave-journals.com\/ejdr\/journal\/v25\/n1\/full\/ejdr201244a.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer nofollow\">pandangan<\/a> bahwa meningkatkan produksi makanan harus dilakukan tanpa mempedulikan pertimbangan kerugian lingkungan alami. Pendekatan ini mengabaikan kegagalan dalam sistim suplai makanan yang ada, termasuk konsumsi berlebihan, limbah, kehilangan pasca-panen dan distribusi tak merata.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada solusi hitam-putih,\u201d kata Sunderland.<\/p>\n<p>\u201cKita memiliki sejumlah cara yang dapat berkontribusi pada keamanan pangan\u2014mengintegrasikan hutan dan pohon ke dalam pertanian adalah salah satunya. Pohon dan hutan memainkan peran penting dalam mendukung pertanian.\u201d<\/p>\n<p>Riset lanjutan akan membantu ilmuwan mendapat pemahaman lebih baik tentang bagaimana hutan dapat berkontribusi bagi keamanan pangan dan masa depan yang sensitif-nutrisi, sebuah projek vital untuk meminimalkan pertukaran antara konservasi keragaman dan pertanian berkelanjutan, tambahnya.<\/p>\n<p>Hasil kerja ini merupakan bagian dari <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/14851\/nepal-eager-to-join-global-efforts-to-fight-deforestation-but-not-getting-to-the-root\/www.cifor.org\/crp6#.UV67txnphQs\">Program Riset CGIAR tentang Hutan, Tanaman dan Agroforestri<\/a><\/p>\n<p>Kontak ilmuwan: <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/15734\/scientists-aim-to-pinpoint-role-of-forests-in-battle-against-hidden-hunger\/t.sunderland@cgiar.org\">Terry Sunderland<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.forestsnews.org\/15734\/scientists-aim-to-pinpoint-role-of-forests-in-battle-against-hidden-hunger\/b.powell@cgiar.org\">Bronwen Powell<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ROMA, Italia (28 Mei 2013) \u2013 Pandangan bahwa meningkatkan produksi pertanian adalah strategi untuk mendapatkan situasi keamanan pangan global, kenyataannya membuat lahan pertanian menggerogoti ekosistem yang berharga, menimbulkan dampak kerusakan hutan dan malah tidak menyelesaikan keamanan pangan dan masalah nutrisi, kata para ilmuwan. Riset lanjutan perlu dilakukan untuk memahami dampak menyeluruh hutan dan sistem pertanian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":91,"featured_media":36740,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[161,188,95],"tags":[],"language":[2171],"location":[12245],"tag-bahasa":[2497,2522,2569,2550,2553,2615,2480,2943],"tag-espanol":[],"tag-francais":[],"type-espanol":[],"type-bahasa":[3099],"type-english":[],"type-francais":[],"coauthors":[989],"class_list":["post-16540","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-deforestation","category-food-and-diets","category-human-wellbeing","language-bahasa-indonesia","location-africa","tag-bahasa-daging-satwa-liar","tag-bahasa-deforestasi","tag-bahasa-kesehatan","tag-bahasa-ketahanan-pangan","tag-bahasa-makanan-hutan","tag-bahasa-nutrisi","tag-bahasa-pertanian","tag-bahasa-terry-sunderland","type-bahasa-berita"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v28.4 (Yoast SEO v28.4) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d - Landscape Alliance Forests News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"ROMA, Italia (28 Mei 2013) \u2013 Pandangan bahwa meningkatkan produksi pertanian adalah strategi untuk mendapatkan situasi keamanan pangan global, kenyataannya membuat lahan pertanian menggerogoti ekosistem yang berharga, menimbulkan dampak kerusakan hutan dan malah tidak menyelesaikan keamanan pangan dan masalah nutrisi, kata para ilmuwan. Riset lanjutan perlu dilakukan untuk memahami dampak menyeluruh hutan dan sistem pertanian [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Landscape Alliance Forests News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-05-28T06:42:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-10-27T10:00:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"333\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Julie Mollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@jmollins\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@CIFOR_ICRAF\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\"},\"author\":{\"name\":\"Julie Mollins\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\"},\"headline\":\"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d\",\"datePublished\":\"2013-05-28T06:42:04+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-27T10:00:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\"},\"wordCount\":646,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/05\\\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg\",\"articleSection\":[\"Deforestation\",\"Food &amp; diets\",\"Human well-being\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#respond\"]}],\"copyrightYear\":\"2013\",\"copyrightHolder\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/#organization\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\",\"name\":\"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d - Landscape Alliance Forests News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/05\\\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg\",\"datePublished\":\"2013-05-28T06:42:04+00:00\",\"dateModified\":\"2015-10-27T10:00:09+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/05\\\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2013\\\/05\\\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg\",\"width\":500,\"height\":333,\"caption\":\"Data PBB mengindikasikan peningkatan populasi global dari 7 miliar menjadi 9 miliar lebih tahun 2050, yang makin mendorong tingginya angka deforestasi di wilayah tropis dan memperparah ancaman kesehatan. CIFOR\\\/Olivier Girard\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"name\":\"Landscape Alliance Forests News\",\"description\":\"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Organization\",\"Place\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#organization\",\"name\":\"CIFOR-ICRAF\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\",\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/CIFORICRAF\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/CIFOR_ICRAF\"],\"telephone\":[],\"openingHoursSpecification\":[{\"@type\":\"OpeningHoursSpecification\",\"dayOfWeek\":[\"Monday\",\"Tuesday\",\"Wednesday\",\"Thursday\",\"Friday\",\"Saturday\",\"Sunday\"],\"opens\":\"09:00\",\"closes\":\"17:00\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id#\\\/schema\\\/person\\\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467\",\"name\":\"Julie Mollins\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Julie Mollins\"},\"description\":\"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/juliemollins\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/jmollins\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/author\\\/jmollins\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/id\\\/16540\\\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.forestsnews.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/12\\\/cifor-icraf-logo.png\",\"width\":596,\"height\":250,\"caption\":\"CIFOR-ICRAF\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d - Landscape Alliance Forests News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d","og_description":"ROMA, Italia (28 Mei 2013) \u2013 Pandangan bahwa meningkatkan produksi pertanian adalah strategi untuk mendapatkan situasi keamanan pangan global, kenyataannya membuat lahan pertanian menggerogoti ekosistem yang berharga, menimbulkan dampak kerusakan hutan dan malah tidak menyelesaikan keamanan pangan dan masalah nutrisi, kata para ilmuwan. Riset lanjutan perlu dilakukan untuk memahami dampak menyeluruh hutan dan sistem pertanian [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","og_site_name":"Landscape Alliance Forests News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","article_published_time":"2013-05-28T06:42:04+00:00","article_modified_time":"2015-10-27T10:00:09+00:00","og_image":[{"width":500,"height":333,"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Julie Mollins","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@jmollins","twitter_site":"@CIFOR_ICRAF","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi"},"author":{"name":"Julie Mollins","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467"},"headline":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d","datePublished":"2013-05-28T06:42:04+00:00","dateModified":"2015-10-27T10:00:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi"},"wordCount":646,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","articleSection":["Deforestation","Food &amp; diets","Human well-being"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#respond"]}],"copyrightYear":"2013","copyrightHolder":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/#organization"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi","name":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d - Landscape Alliance Forests News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","datePublished":"2013-05-28T06:42:04+00:00","dateModified":"2015-10-27T10:00:09+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#primaryimage","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","width":500,"height":333,"caption":"Data PBB mengindikasikan peningkatan populasi global dari 7 miliar menjadi 9 miliar lebih tahun 2050, yang makin mendorong tingginya angka deforestasi di wilayah tropis dan memperparah ancaman kesehatan. CIFOR\/Olivier Girard"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ilmuwan membidik peran kunci hutan dalam perang melawan \u201ckelaparan tersembunyi\u201d"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#website","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","name":"Landscape Alliance Forests News","description":"The latest news on REDD+, climate change, biofuels, gender, conservation, trade, deforestation, indigenous &amp; community groups, dry forests, food security, illegal logging, governance and biodiversity.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Organization","Place"],"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#organization","name":"CIFOR-ICRAF","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id","logo":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo"},"image":{"@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/CIFORICRAF","https:\/\/x.com\/CIFOR_ICRAF"],"telephone":[],"openingHoursSpecification":[{"@type":"OpeningHoursSpecification","dayOfWeek":["Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"],"opens":"09:00","closes":"17:00"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id#\/schema\/person\/18a6edef8169e1c81d3306a074a16467","name":"Julie Mollins","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=gd7b35bd5dbca81f466deabc370b98c72","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1f55707cf05d0244c435d770653d563d9e6e2d686bddc75b68dc920cf5031404?s=96&d=mm&r=g","caption":"Julie Mollins"},"description":"Since 2013, Julie Mollins has served in various editorial and outreach roles with CGIAR-affiliated organizations, including as editor of Forests News for CIFOR (2013-2014, 2018 and November 2019 to June 2022), editor of Landscape News for the Global Landscapes Forum (GLF) and news editor and media manager for the International Maize and Wheat Improvement Center (CIMMYT). She also works in communications at the World Bank. Previously, she worked for Reuters in Toronto and London, the former Reuters Foundation humanitarian website AlertNet in London, and several national news and business publications in Canada.","sameAs":["https:\/\/www.linkedin.com\/in\/juliemollins\/","https:\/\/x.com\/jmollins"],"url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/author\/jmollins"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/16540\/ilmuwan-membidik-peran-kunci-hutan-dalam-perang-melawan-kelaparan-tersembunyi#local-main-organization-logo","url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","contentUrl":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/cifor-icraf-logo.png","width":596,"height":250,"caption":"CIFOR-ICRAF"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.forestsnews.org\/wp-content\/uploads\/2013\/05\/8635989939_5d15a36765_c-500x333_bhs.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16540","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/91"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16540"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16540\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16540"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16540"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16540"},{"taxonomy":"language","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/language?post=16540"},{"taxonomy":"location","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/location?post=16540"},{"taxonomy":"tag-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-bahasa?post=16540"},{"taxonomy":"tag-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-espanol?post=16540"},{"taxonomy":"tag-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tag-francais?post=16540"},{"taxonomy":"type-espanol","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-espanol?post=16540"},{"taxonomy":"type-bahasa","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-bahasa?post=16540"},{"taxonomy":"type-english","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-english?post=16540"},{"taxonomy":"type-francais","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/type-francais?post=16540"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.forestsnews.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/coauthors?post=16540"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}